18 Nov 2019

Jangan Kecil Hati, Anak Lahir Prematur Bisa Tumbuh Optimal !

sumber hamil.co.id


Saya punya saudara, dulu  lahirnya prematur.  Ukuran badan sebesar botol kecap atau sirup, berat badannya juga 1 kg lebih sedikit. Kala itu di kampung belum ada inkubator, jadi si bayi tidur dekat lampu petromax (duuh, bahaya banget pastinya). Berkat ASI dan asupan nutrisi yang tepat dan cukup, bayi tumbuh sehat dan kini sudah dewasa.
Tokoh dunia sekelas Albert Einstein dan Sir Issac Newton juga dilahirkan prematur. Di RSCM ada dokter anak, bernama dr, Muhammad Azharry Rusli Sp.A. Beliau mengaku alumni NICU (Neonatal Intensive Care Unit), selain menjadi dokter kini kerap diundang sebagai narasumber di berbagai seminar kesehatan anak.

Jadi para orangtua, yang dianugerahi buah hati lahir prematur jangan berkecil hati. Sudah banyak contoh di sekitar kita, para pesohor dan orang sukses di bidangnya, dulu lahir prematur.

-----

Sudah pada tahu kan, tanggal 17 November diperingati sebagai “Hari Prematur Sedunia”. Danone Indonesia tak lelah mengedukasi masyarakat, dengan menggelar acara “Bicara Gizi : Upaya Pencegahan dan Tata Laksana Anak Prematur Agar Tumbuh Kembang Optimal.”
Vera Galuh Sugijanto, VP General Secretary Danone Indonesia, dalam sambutannya menyampaikan, Danone ingin meningkatkan kesadaran masyarakat, bahwa nutrisi dan penaganan yang tepat pada 1000 HPK berpengaruh pada kesehatan jangka panjang, terlebih pada anak yang lahir prematur. Vera Galuh mengakui, dirinya adalah ibu dari tiga anak kembar yang lahir prematur, sehingga merasakan manfaat dukungan medis dan nutrisi yang tepat. 
dukungan medis dan nutrisi yang tepat, berperan sangat penting dalam meningkatkan kesehatan dan perkembangan anak-anak saya” ujar Vera.
dokpri

-----

Data WHO, terdapat 10 negara yang menyumbang 60% kelahiran prematur di dunia. Indonesia menempati peringkat 5 tertinggi, dengan angka kelahiran prematur 675.500 (tahun 2010). Kelahiran prematur, disinyalir menjadi penyebab kematian tertinggi pada anak baru lahir.
Kelahiran prematur atau lahir pada usia kandungan kurang dari 37 minggu, menjadi penyebab komplikasi kondisi kesehatan. Dampak dalam jangka pendek, yaitu gangguan pernafasan dan peningkatan infeksi. Sementara dampak jangka panjang,  yaitu peningkatan resiko penyakit tidak menular, seperti hypertensi dan diabetes.

Dr.dr Ali Sungkar, Sp.OG-KFM, Dokter Obesteri dan Ginekologi Konsultan Fetomaternal Rumah Sakit dr.Cipto Mangunkusumo (RSCM), menjelaskan, bahwa ada beberapa faktor resiko pemicu kelahiran prematur. Antara lain usia ibu terlalu muda saat terjadi kehamilan, ibu hamil dengan kembar dua atau lebih, infeksi saat kehamilan, penyakit diderita ibu saat hamil (diabetes, hipertensi, anemia dan lain sebagainya).
 kurangnya nutrisi saat hamil, gaya hidup tidak sehat, hingga gangguan kesehatan mental saat mengandung seperti depresi,” tambah dr Ali

Masih menurut dr Ali, anak lahir prematur tetap memiliki kesempatan tumbuh kembang dengan baik, asalkan diterapkan tata laksana dengan tepat. Yaitu pemberian nutrisi sejak dini, sehingga berdampak positif pada perkembangan syaraf otak. Kemudian dilakukan pemantauan tumbuh kembang anak, menggunakan grafik pertumbuhan yang tepat.

Hal ini diaminkan dr, Muhammad Azhary Rusli Sp.A, Dokter Spesialis Anak Konsultan Neonatalogi RSCM, “Meski lahir prematur, anak masih memiliki kesempatan untuk tumbuh sehat seperti anak-anak lainnya,” jelas dr Azhary.
Menurut dr Azhari, nutrisi awal kelahiran sangat diperlukan, untuk membantu kejar tumbuh, mengurangi resiko terjadinya masalah dalam tumbuh kembang bayi. ASI sangat direkomendasikan, sebagai nutrisi paling baik. Tak ketinggalan, dukungan keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga berpengaruh kepada perkembangan kesehatan anak.
Ki-Ka; dr Azary, dr Ali Sungkar, Cynthia Lamusu, Arief Mujahidin, Moderator-dokpri


Panduan tata laksana bisa diikuti orangtua dalam merawat anak prematur

  • Pastikan setelah memandikan, badan anak benar benar kering dan segera diselimuti untuk menjaga suhu tubuhnya. Anak prematur dengan berat lahir rendah, lebih rentan mengalami hipotermia.
  • Sebaiknya ibu mempraktekkan metode kanguru, yaitu menghangatkan anak baru lahir dengan menggunakan suhu tubuh ibunya. Metode ini dipercaya, meningkatkan berat badan bayi dan memperkuat ikatan batin antara ibu dan anak.
  • Berikan ASI sesering mungkin walau waktunya pendek pendek (setidaknya sekali dalam 2 jam)
  • Jika belum bisa menyusui, ASI bisa diperah dengan peralatan pendukung (sendok/ gelas). ASI bisa meingkatkan imunitas dan perkembangan tubuh anak.


-----
Nakita.id

Siapa tak kenal Cynthia Lamusu, penyanyi jebolan ajang Asia Bagus yang tergabung dalam group vokal B3. Seperti kita ketahui, Cyntia adalah ibu dengan 2 anak kembar yang lahir prematur. Kala itu tekanan darah Cynthia mencapai 170/110, sehingga membahayakan janin jika tidak segera ditangani.
Tatjana lahir dengan berat 2,12 kg dan Bima 1,24 kg, tapi dengan dukungan baik dari tim dokter dan keluarga serta pemenuhan nutrisi yang tepat, anak-aak saya dapat tumbuh dengan sehat dan ceria” tutur Cyinthia.

Dengan pemenuhan gisi yang tepat pada 100 HPK, serta penerapan tata laksana yang baik. Dua buah hati dari pasangan Cynthia Lamusu dan Surya Saputra, telah berhasil bisa mengejar ketertinggalan tumbuh kembang.
Saya yakin, setiap masalah pasti ada jalan keluar. Nah di sini pentingnya orangtua membuka diri, dengan asupan informasi yang tepat. Upaya Danone patut diapresiasi, konsisten dan selalu komitmen dengan edukasi nutrisi.
Semoga bermanfaat !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA