Senin, 30 November 2015

Dessert Special Persembahan G.B Bistro & Dessert


Gelato Bar & Bistro Senayan City (dokpri)
 Siapa yang suka Gelato?
Saya yakin sebagian besar orang suka gelato, tanpa peduli berapapun usianya. Sajian bercita rasa dingin ini nikmat disantap, baik saat bersantai atau tampil sebagai dessert (makanan penutup). Seiring dengan perkembangan jaman, maka gelato mengalami inovasi yang luar biasa. Hadir dengan aneka toping pilihan, demi memanjakan lidah pecinta gelato.
GB Bistro (Gelato Bar & Bistro) menoreh perjalanan panjang sejak 2003, memperkenalkan varian terbaru. Secara khusus mengundang Food Blogger, menjadi saksi "Launching New Gelato 2016"
Sabtu siang Food Blogger mulai berdatangan, menikmati suasana GB  Bistro yang hommy. Berada di sebuah Plaza kelas Premium, tepatnya Senayan City mall Lower Ground L18 Jakarta Selatan. Tempat berkelas ini sangat masyhur, menjadi rujukan pusat perbelanjaan modern dan pusat gaya hidup terkemuka.
GB Bistro memiliki gerai pertama di Dharmawangsa Square, menyusul Gerai kedua di Senayan City berdiri sejak 2008. GB Bistro (sebelumnya Gelato Bar)  dihadirkan, sebagai wujud kecintaan pemiliknya pada dunia kuliner khususnya dessert.  Kala itu Gelato bar, ingin mengkhususkan diri pada sajian dessert. Seiring berjalannya waktu, konsep berkembang ke arah Restaurant. Perusahaan melakukan rebranding menjadi GB Bistro, dengan menitikberatkan kepada makanan dari pada dessert.
0o0 
GB Bistro (dokpri)
Menginjakkan kaki di GB Bistro, pengunjung disuguhi pemandangan memikat hati. Persis di kiri pintu masuk, berjajar aneka gelato dalam etalase berpendingin. Saya berulang menelan ludah, menyaksikan deretan gelato aneka rasa. Mulai dari rasa Ekspresso, Green Tea, Vanilla, Milk Strawberry, Chocolate, Salted Caramel, Dragon Fruit, Pannacota, Mint, Manggo, Gingerbread, Avocado Coffe, Blueberry Butter Cookies dan masih banyak plihan lainnya.
Penataan gelato sangat memikat perasaan, disajikan dalam loyang khusus dan bergumpal-gumpal. Untuk gelato dengan rasa buah seperti Buah Naga, Avocado dan Mangga, irisan buah yang senada di sandingkan. Sungguh pemandangan yang menarik, sekaligus menggoda pengunjung segera memesan.
Aneka Gelato di etalase (dokpri)

Aneka Tampilan Gelato di Etalase (dokpri)
Mengapa Gelato, bukan Ice Cream?
Gelato dibuat dari bahan segar yaitu susu dan bahan alami lainnya (seperti Chocolate, Kacang Hazelnut dan buah-buahan) dan gula. Gelato hanya mengandung 5-7% lemak (0-1% untuk sorbet) sedang ice krim mengandung lebih dari 20% lemak.
Lalu, Apa Varian Terbaru yang Launching?
Menyambut natal 2015, inilah persembahan GB Bistro
Cookie Santa Waffle
Terdiri dari Waffle Crispy dengan Pannacota Gelato, Oreo Cookies dan potongan Strawberry segar).
Perpaduan warna yang sempurna, warna putih dari gelato, merah dari potongan Strawberry dengan sedikit daun berwarna hijau tua, coklat muda dari waffel, hitam dari Oreo Cookies, serta lelehan coklat.
Cookie Santa Waffle (dokpri)
Masalah cita-rasa, jangan disangsikan. Saat lidah menyentuh lembutnya gelato, sensasi "NYESSSS" langsung merebak. Kemudian mengiris waffle, sedikit kenyal berada dalam kunyahan. Potongan strawberry yang sedikit masam, akan terasa eksotis ketika dinikmati bersama gelato. Suara "Kletuk" dari oreo yang terselip cream didalamnya, membuat cita-rasa semakin tiada dua.
Saya sangat recomended, anda musti menikmati Cookie Santa Waffle
Merry Jingle Sundae
Terdiri dari Gingerbread dan Chocolate Gelato dihidangkan besama Chocolate Brownies dan Toping Waffle dan Caramel)
Merry Jingle Sundaes (dokpri)
Menilik dari kalimat tema "Merry Jingle", potekan kayu manis dan warna merah hijau sangat mencerminkan suasana natal.  Warna gelato coklat ditumpuk dengan gelato putih dilapisi  lelehan warna putih pekat. Selain itu ada lembaran kecil waffle warna hijau dan merah.
Pendek kata penampilan Merry Jingle Sundaes, sangat selaras dengan suasana bulan Desember.
Dalam rangka menyambut pergantian tahun, ada promo menarik lhoo
Gelato Festival, diselenggarakan sepanjang Desember;
- Buy 2 Get 3 untuk setiap pembelian Gelato ( 28 Nov - 31 Des'15)
- Buy 1 Get 1 untuk setiap pembelian Gelato pada Boxing Day, 26 Des'15
Untuk mengetahui GB Bistro silakan klik gbbistro.com

Minggu, 29 November 2015

GeMa CerMat Mengajak Masyarakat Melek Obat


Pencanangan GeMa CerMat oleh Metri Kesehatan (dokpri)
Hasil riset kesehatan dasar (Riskedas) 2014, menunjukkan data sekitar 35.2 % rumah tangga meyimpan obat untuk swamedikasi. Dari angka 35.2% terbagi lagi, 27.7% menyimpan obat antibiotika dan sebanyak  86.1% mendapat antibiotika tanpa resep.
Kurangnya pemahaman masyarakat dan  minimnya informasi dari tenaga kesehatan, menyebabkan masyakarat menggunakan antibiotika tanpa supervisi tenaga kesehatan. Tak ayal sering tersiar kabar, salah mengonsumsi obat atau over dosis.  Apalagi penyalahgunaan konsumsi antibiotika yang berlebih, dampaknya sangat fatal bagi kesehatan jantung.
GeMa CerMat, kependekan dari Gerakan Masyarakat Cerdas menggunakan Obat.  Sebagai upaya  bersama antara pemerintah dab masyarakat, melalui rangkaian kegiatan mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman dan ketrampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan benar.
Pada 27 November 2015, Mentri Kesehatan Prof. Dr. Dr Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K) hadir sosialisasi Pencanangan GeMa CerMat. 
Mentri Kesehatan Memberi Sambutan (dokpri)
Dalam sambutannya Mentri Kesehatan mengharapkan, peran serta seluruh komponen masyarakat mendukung GeMa CerMat. Tanpa dukungan dan gandeng tangan dengan seluruh pihak, Kemenkes akan kesulitan mewujudkan Gerakan ini.
Bersama elemen Masyarakat (dokpri)

Simulasi (dokpri)
Pada acara yang sama hadir tiga elemen masyakarat, yaitu kader Posyandu, Komunitas Masyarakat Bekasi dan Komunitas Blogger. Tiga elemen ini sebagai percontohan, melek terhadap obat-obatan. Ibu Mentri secara khusus menyambangi meja ke meja, menyaksikan simulasi dari setiap kelompok masyarakat. Setiap kelompok menjelaskan, sekilas tentang bagaimana memperlakukan obat.
Berupa ;
- Penggolongan Obat ; Cair, setengah padat, padat.
- Berdasarkan Cara Penggunaan ; Obat Dalam, Obat Luar
- Berdasarkan Penandaan ; Obat Bebas, Obat Terbatas, Obat Keras, Obat  psikotropika, Narkotika
Hal- Hal yang harus diketahui Tentang Obat
- Komposisi ; Zat Tunggal, Kombinasi dari berbagai macam zat aktif dan bahan tambahan lainnya.
- Indikasi ; Informasi khasiat obat
- Aturan Pakai (Obat diminum sampai habis, diminum jika perlu, obat dikunyah dulu, dikocok dulu dsb)
- Waktu Minum Obat ; Sebelum/ sesudah  Makan
- Efek Samping Obat (mengantuk, alergi, pusing, mual, muntah)
- Kontra Indikasi ; Tidak dianjurkan/ dilarang karena dapat meningkatkan resiko terhadap pasien.
Hal- Hal Yang Perlu diperhatikan Dalam Menggunakan Obat
- Nomor Izin Edar (tanda yang menunjukkan obat telah mendapat izin edar dari pemerintah, sehingga dijamin aman dan bermutu)
- Masa Kadaluarsa  (waktu yang menunjukkan batas akhir obat masih berkhasiat dan aman digunakan.
Peringatan dan Perhatian
- Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hiperfoli prostat dan retensi urine.
- Selama minum obat tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor.
- Tidak dianjuran pada anak usia dibawah 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
Penyimpanan Obat di Rumah
- Simpan di tempat yang sejuk, kering dan terhindar dari sinar matahari langsung
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak
- Simpan dalam kemasan aslinya
- Jangan mencampur tablet dan kapsul dalam satu wadah.
- Obat dalam bentuk cair jangan disimpan dalam lemari pendingin.
- Hindarkan obat cair menjadi beku
- Jangan tinggalkan obat dalam mobil
- Pisahkan penyimpanan obat dalam dan obat luar.
Mengenali Obat Rusak
- Lewat tanggal kadaluarsa
- Label pada obat sudah tidak terbaca
- Warna dan bentuk sudah berubah
Pemusnahan Obat di Rumah
Tujuannya untuk melindungi masyarakat dari bahaya yang disebabkan oleh penggunaan obat atau perbekalan kesehatan yang tidak memenuhi persyaratan mutu keamanan dan kemanfaatan, juga menghindari pembiayaan, pemeliharaan, penjagaan atas obat yang sudah tidak layak digunakan.
Caranya ;
- Pisahkan isi obat dari kemasannya
- Lepaskan etiket dan tutup dari wadah atau botol obat
- Buang isi obat melalui saluran air yang mengalir, atau pendam di dalam tanah
- Buang dus obat/ blister/ strip pembungkus obat setelah digunting terlebih dahulu
- Buang secara terpisah tutup dan tube, setelah digunting terlebihd ahulu.
Gunakan Antibiotik secara Bijak
- Tepat diagnosa
- Tepat ndikasi penyakit
- Tepat pemilihan obat
- Tepat dosis, cara dan lama pemakaian
- Tepat penyerahan obat
- Tepat penilaian kondisi pasien
- Tepat Pemberian Informasi.
Mentri Kesehatanm memberi keterangan press (dokpri)
Kesadaran untuk membuka wawasan tentang penggunaan obat, musti dimulai dari diri sendiri. kalau saja setiap individu dalam masyarakar, mampu membentengi diri sendiri dengan pengetahuan tentang obat, niscaya akan minim penyalahgunaan tentang obat.
Namun upaya penyadaran obat, musti ditekankan juga pada tenaga kesehatan. Dokter, perawat, petugas kesehatan tidak mudah merekomendasikan antibiotik kecuali memang diperlukan. Semoga upaya positif dari GeMa CerMat, menjadi langkah awal dan berkesinambungan demi menciptakan masayarakat yang sehat. (salam)

Jumat, 27 November 2015

"Breaktime" Wadah Pakar Blogger Berbagi Info


Media Gathering breaktime.co,id (dokpri)
Ada ga sih, Portal Online yang kekinian?
Coba deh klik breaktime.co.id , rasakan dan resapi perbedaan dengan portal lainnya.
Derasnya arus informasi dewasa ini, menimbulkan dua hal yang tak bisa dipisahkan. Satu sisi masyarakat dimanjakan dengan beragam informasi, pada sisi lain pengelola portal dituntut bersaing ketat dan sehat. Situasi yang terjadi syah-syah saja, karena persaingan hal yang wajar sepanjang jaman.
Berbagai strategi  dan inovasi dikerahkan pemilik portal, demi merebut hati pembaca. Satu diantara banyak cara, adalah update content yang kekinian.
Ya..Lifestyle jawabnya
"Dunia seputar gaya hidup seperti travel, kuliner, kesehatan, fashion, serta hiburan adalah hal yang sering diperbincangkan oleh masyarakat di berbagai usia, bahkan sudah menjadi kebutuhan hidup sehari hari. Hal inilah yang membuat breaktime hadir di tengah masyarakat Indonesia" ucap Stephani Sugandi Gan, CEO PT. Digital Netwerk Venture Indonesia.
Breaktime hadir dengan konsep personalize e-Magazine berbasis komunitas menjadi pilihan penggemar travel, kuliner, kesehatan, fashion serta hiburan.
0o0
Rabu 26/11'15 bertempat di Kafeine kawasan SCBD, berlangsung acara  Media gathering. Breaktime.co.id yang berkantor di Malang, mencoba menghadirkan wajah baru di dunia portal.
Dengan tagline "it's Time To get Smart", breaktime ingin selalu menghadirkan berita yang "Smart" (akurat, terpercaya, membantu, menghibur).
Tak  tanggung-tanggung demi mengejawantah tagline, breaktime. menggandeng pakar dibidangnya. Untuk bidang kesehatan, terdapat nama Dr. Yosefin Eka Budiarti, sedangkan bidang fashion terdapat perancang mode ternama Musa Widyatmijo, Bsc.
Pembaca juga diberi kesempatan berinteraksi secara online, kepada kedua pakar untuk menuntaskan keingintahuan seputar kesehatan dan fashion.
Sementara pada saat acara, hadir dua blogger kenamaan yang expect di bidangnya. Traveling bloger dikomandani Barry Kusuma, sementara untuk blogger kuliner dipercaya nama Jie W. Kusumo.
"kami menyambut baik breaktime , berharap tulisan kami menjadi informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas terutama pemerhati gaya hidup. Berbagi informasi adalah salah cara untuk lebih dekat dengan dunia  gaya hidup, misalnya saja travel" ungkap Barry
"Dunia gaya hidup, apalagi kuliner di Indonesia. saat ini semakin beragam dan kaya. Bahkan masyarakat banyak yang mengunjungi seuatu tempat khusus untuk mencicipi kuliner. Kehadiran breaktime akan menambah referensi bagi pecinta kuliner dan bisa menjadi pilihan pertama bagi mereka" tambah Jie.
(Ka-Ki) Jie W kusumo- Stephani Sugandi Gan- Barry Kusuma
Kedua blogger ternaa ini sepakat, dengan kalimat "Content Is a King". Bagaimanapun juga content menjadi raja alias senjata utama, untuk merebut perhatian pembaca. Untuk memperkuat content, bisa menampilkan foto yang menarik, video yang mendukung dan tentu tulisan yang original.
Kalau saja ketiga aspek tersebut (tulisan, foto, video) bisa berkolaborasi dengan baik, niscaya sebuah content akan merebut hati pembaca.
Bagiamana mengcreate sebuah content agar menarik?
"Kuncinya Riset" jawab Barry diamini Jie
"Eksplor sebuah tempat traveling yang eksotis, cirinya sebuah tempat eksotis adalah aksesnya masih susah dan nihil sinyal selular" Jelas Barry
"cari juga prespektif yang berbeda dari sebuah topik, sehingga tulisan kita akan tampil lain dari yang lain" ungkap Jie.
Sesuatu yang baru, dan menimbulkan penasaran pembaca adalah hal yang menarik.
O'ya ada yang perlu digaris bawahi,
Meskipun  mengangkat aneka topik tentang life style, termasuk hiburan di dalamnya tapi beraktime No Gossip.
"Jadi jangan harap mendapati kabar, artis ini sedang berantem dengan artis yang itu" jelas Stephani Sugandi Gan
Pada akhir acara Media Gathering, secara khusus Barry memperlihatkan video hasil karyanya. Saya pribadi yang masih kategori blogger amatir, cukup terpana dengan kreasi traveling blogger ini. selamat datang untuk breaktime.co,id , semoga bisa berkembang di tengah persaingan dan selalu menghadirkan sesuatu yang baru. (salam)

Dompetku Plus ; Saatnya Belanja Online Lebih Praktis


Talkshow Kopdar Komunitas Ooredoo- Moderator-Handrini Novi- Beny Hutagalung (dokpri)

Masih terekam dibenak, kemeriahan acara transformasi Indosat Ooredo kamis Minggu lalu.  Pak Alexander Rusli, Presiden Director dan CEO Indosat Ooeredoo, berujar akan terus memberi kejutan kepada pelanggan. Ternyata  apa yang disampaikan sang petinggi terbukti, bahkan belum genap sepekan dari acara megah tersebut.
Selasa 24/11'15 Blogger kembali diundang, dalam acara Kopdar Komunitas Ooredoo. Aneka Komunitas berkumpul, mulai dari Blogger, ICITY,  Duta IM3, beberapa nama penggila club sepak bola dunia, dan banyak komunitas lainnya.

Minggu, 22 November 2015

Teh Javana Candi ke Candi 10K "Mana Indonesiamu"


Dokumen Pribadi
Potensi Indonesia memang tiada dua, alam yang indah dan negri yang kaya raya. Rasanya tak berlebihan, apabila ada lagu -Tongkat, kayu dan batu jadi tanaman-. Segala potensi musti terus digaungkan, agar tumbuh kebanggaan sekaligus semangat mempertahankan.
Semangat mengangkat kekayaan Indonesia yang mendunia, menjadi latar belakang Teh Javana menggelar "Teh Javana Candi ke Candi 10K".  Hal ini sejalan dengan kampanye yang diusung, yaitu gerakan "Mana Indonesiamu".
"Maka dari itu Wings Food memilih candi Prambanan menjadi tempat pelaksanaan Teh Javana Candi ke Candi 10K, karena pada 1991 Candi Prambanan telah diakui UNESCO sebagai warisan dunia atau world heritage" Ujar Aristo Kristandyo, Group of Marketing Beverages Wings Food, saat acara Press Conference Teh Javana Candi ke Candi 10K di FX Sudirman.

Sabtu, 21 November 2015

Indosat Ooredoo Hadirkan Dunia Digital


Gedung Indosat Ooredoo (dokpri)
Pelataran  gedung kantor Indosat tampak beda, terasa semarak dan penuh kesibukan. Persis  di atas tengah pintu masuk, terpampang jelas tulisan Indosat Ooredoo. Posisinya yang head on, begitu eye catching memungkinkan dibaca siapapun yang melewati.  
Sebuah mobil besar parkir di sudut kanan halaman, dipenuhi antrean panjang. Saya berada ditengah barisan, hendak mengambil makan siang. Foodtruck menyediakan nasi kebuli, plus air mineral dan sop buah, menjadi menu siang hari tak begitu terik. Sementara pada sudut lain, terdapat arena games yang mengundang rasa penasaran. Petugas berseragam dengan logo dan warna khas, terlihat hilir mudik memantau arena acara. Sesekali komunikasi melalui handy talky terjalin, mengesankan koordinasi yang terus terjalin.
Persis di kanan dan kiri pintu utama, terdapat petugas membantu pengunjung melakukan regristasi online. Undangan yang sudah dikirim by email, tinggal scan barcode akan keluar nama pemilik undangan.
Foodtruck di pelataran (dokpri)

Regristasi Online (dokpri)
Saya masuk ke loby gedung, mendapati suasana tak kalah meriah. Layaknya sebuah exibition, ruangan yang biasa lenggang mendadak berubah. Kebetulan hari ini bukan kali pertama, saya berkunjung ke kantor Indosat. Sehingga bisa membandingkan suasana yang tampak, tak seperti hari-hari biasanya.
Persis di depan sebuah cafe, terlihat pengunjung antusias mencermati aneka penawaran. Stand yang dipasang display pembelian online, dikerubuti beberapa orang secara bersamaan.  Beberapa orang ada yang sedang bertransaksi, untuk aneka pembelian. Ada yang sedang memasang headphone, terlihat menggoyangkan kepala asyik mendengarkan lagu. Ada juga yang berdiskusi santai, sambil menikmati penganan dan minuman di meja.
Suasana Loby (dokpri)
  
Regristasi sebelum masuk Lift (dokpri)
Sebelum masuk lift sebelah kanan, terdapat meja regristasi kedua yaitu secara manual. Kami undangan kembali mengisi data, kemudian diberi lembaran kertas kecil bertulus "Souvenir". Setelah semua prosesi terlewati, baru dipersilakan naik ke lantai 2. Tak butuh waktu lama, lift mengantar undangan ke lantai yang dituju.
Ruangan lantai 2 semestinya benderang, disulap gelap dengan lampu neon panjang warna-warni. Musik berdentam menguasai indera pendengaran, merangsang nadi berdegup lebih kencang. Kain seperti gorden warna hitam lebar menjuntai memenuhi ruangan, berhasil mencegah sinar matahari masuk. Lampu dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga cahaya tak leluasa membias ke semua sudut ruang. Sinar lampu temaram berbentuk panjang, membimbing undangan berjalan.  Setalah lift lantai dua terbuka, undangan berjalan menyusuri lorong. Mengitari ruangan untuk menuju lift naik ke lantai 4, dan sengaja pintu darurat dibiarkan terbuka. Kami yang tak mau menunggu terlalu lama, memilih jalan kaki naik dengan tangga ke tempat acara.
Kejuatan ternyata belumlah usai, ruangan lantai 4 tak kalah unik. Masih dengan musik menghentak energic,  kerlap kerlip gambar memantul di dinding berlapis kain hitam. Saya membaca sekilas tulisan yang muncul bergantian, menggambarkan perjalanan dan prestasi Indosat.
suasana digital lantai 2 (dokpri)

Pose dulu (dokpri)
Atmosfir digital (dokpri)
Tak ayal saya seperti memasuki mesin waktu, berada jauh sekian puluh tahun ke depan. Selintas di benak tergambar, film Stratreck atau film sejenis berlatar dunia luar angkasa.
Arena acara terkesan begitu luas dan keren, dipenuhi kepulan asap buatan. Warna warni cahaya berkilat, satu lampu terfocus di atas panggung. Menyorot garis-garis laser warna hijau, kuning, merah berbaur dengan kepulan asap. Ada jalan membentang dibuat khusus, berada ditengah sekaligus memisahkan undangan yang duduk di kursi kanan dan kiri panggung.
Sampai akhirnya mendapat tempat duduk, saya menarik nafas dan berkesimpulan
 "DIGITAL"!!
Ya...saya seperti berada di dunia lain, yang penuh dengan digital technologi.
Dengan musik yang terus diperdengarkan, mengajak undangan berada di masa depan. Undangan menikmati makan siang, yang tertata di pinggir panggung. Aneka menu tumpah ruah- pendek kata undangan begitu dimanjakan. Saya mengambil minuman dan desert saja, mengingat lambung sudah penuh dengan nasi kebuli. Wajah-wajah gembira terpancar, berpadu obrolan dan candaan antar teman.
Dan, Acara dimulai. Pandangan kami focus pada satu titik, yaitu panggunng utama.
DJ berwajah bule di sudut panggung, memainkan musik techno. Alat berbentuk bundar seperti bola, dengan bulatan-bulatan kecil di permukaannya. Setiap bulatan yang disentuh sang DJ, menghasilkan alunanan nada berbeda. Sorotan lampu bergantian, menambah suasana panggung lebih semarak. Sekitar sepuluh menit sang DJ beraksi, ditutup dengan riuh tepuk tangan di ujung penampilan.
Panggung Utama (dokpri)

Penampilan DJ (dokpri)
Sejenak panggung kosong, muncul tayangan pada layar dinding background. Ganti-berganti menggambarkan ragam masyarakat, yang mulai melek tekhnologi. Betapa smartphone menjadi bagian tak terpisahkan, dengan keseharian masyarakat Indonesia. Ibu- ibu memasak dengan melihat resepnya dari smartphone, maraknya Gojek lengkap dengan telephone pintar juga. Masih banyak profesi lainnya, saling terhubung dan menghubung dengan telephone genggam.
Satu benang merah paling kuat adalah, bahwa keterhubungan (conection) bisa difasilitasi dengan jaringan.
Tak lama tayangan selesai, disusul kemunculan Alexander Rusli, President Director and CEO Indosat Ooredoo. Beliau berlari melintasi panggung pandek, yang membentang ditengah kursi undangan. Kemunculan dari belakang undangan yang tiba-tiba, berhasil mengangetkan saya. Musik energik berpacu, selaras dengan ayunan gesit sang petinggi. Dua anak tangga menuju panggung utama, dilibas dengan langkah yang masih cepat. Hingga membawa Alexander Rusli, berada tepat di atas panggung.
Untuk beberapa saat musik energik tetap diperdengarkan, Pak Alexander Rusli terlihat sedikit terengah. Senyumnya terus mengembang, bahasa tubuh dan tatapannya menyapu seluruh ruangan. Seolah menyapa Undangan yang hadir, sembari mengucapkan salam selamat datang.
Strategi yang cantik, sebagai cara melepas lelah yang menyergap. Hingga nafas demi nafas bisa diatur, perlahan musik mulai mereda.
Alexander Rusli (dokpri)
Pak Alexander mengabarkan, Identitas baru yang kini disandang adalah Indosat Ooredoo. Oodero dipetik dari bahasa arab, yang berrati keinginan. Kata "Ingin" ibarat sebuah cita-cita, sekaligus awal sebuah langkah. Transformasi sudah dipersiapkan sejak dua tahun lalu, dan Indosat Ooredoo menjadikan digital sebagai DNA perusahaan.
Indonesia sebagai trend setter di dunia digital, meyediakan layanan yang menjawab kebutuhan konsumen.
Investasi di jaringan data dan digital, terbukti telah berhasil ;
- Peningkatan penggunaan data mencapai 155%
- Lebih dari 19 juta pelanggan aktif menggunakan facebook setiap bulannya
- Basis pelanggan selullar mencapai 6 juta pada akhir Q3 - 2015
- Investasi modernisasi jaringan siap, mengaktifkan LTE da meningkatkan pengalaman data dan digital.
Identitas baru, masih dengan mempertahankan nama dan warna identitas terdahulu.
"Tapi kami menambahkan semangat baru, Indosat dan Ooredoo bersama-sama menjadi kebanggan Indonesia dengan identitas dunia" tegas Pak Alexander Rusli.
Digital Untuk Semua
Dunia digital harus bersahabat, simple dan mudah diakses untuk sebanyak orang. Sehingga digital dan tehnologi diharapkan dapat membantu, meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
H.E. Sheikh Abdulla Bin Mohammed Bin Saud Al Thani, Chairman dari Ooredoo Group menjelaskan dalam Press Release "Hari ini adalah saat tepat meluncurkan brand Ooredoo, kami berkomitmen menggunakan teknologi mobile untuk meningkatkan kualitas hidup manusia di manapun kami beroperasi. Indosat meyakini hal tersebut, dan hari ini saya bangga menyaksikan kemitraan yang telah kami bangun melangkah ke tahap berikutnya"
H.E. Sheikh Abdulla Bin Mohammed Bin Saud Al Thani  menambahkan "Pemerintah Indonesia memiliki visi yang kuat untuk membangun digital dan memberikan akses bagi setiap masyarakat ke dunia ekonomi digital, dengan rencana startegis yang kami umumkan hari ini, Indosat Ooredoo mendukung komitmen pemerintah Indonesia dan akan bekerja keras untuk memberi manfaat dari dunia digital untuk semua."
Alexander Rusli (dokpri)
Berdasarkan survey dari Indosat Ooredoo, 70% responden menginginkan dunia digital dengan akses internet yang cepat dan stabil. Hal ini selain bisa menambah produktifitas, tentu saja diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup. Maka acara peluncuran sebagai moment istimewa, awal bagi Indosat Ooredoo untuk melangkah pada tahap berikutnya.
Indosat Ooredoo mengokohkan tiga pilar kekuatan baru ;
1.Produk dan layanan yang memberi kebebasan
2.Jaringan data yang unggul
3. Memperlakukan pelanggan sebagai sahabat.
"Ke depan Indosat Ooredoo menargetkan, menjadi nomor satu dalam pendapatan digital, nomor satu dalam pengalaman digital dan brand digital pilihan pelanggan nomor satu" Ungkap Alexander Rusli.
"Hari ini, dengan satu tombol, Indosat Ooredoo siap mengaktifkan 4G dengan LTE Advanced Network yang mampu menyediakan kecepatan sampai 112 mbps. Dengan kecepatan jaringan tersebut, kami meluncurkan produk produk baru. Kenoksi 4G dengan tarif 3G dan paket layanan dimana pelanggan dapat memilih berbagai konten yang mereka sukai, mulai dari live streaming pertandingan sepak bola sampai menonton film-film terbaru" sambung Alexander Rusli
Alexander Rusli dengan Bola kaca (dokpri)
Lampu dipanggung mendadak gelap, Pak Alexander bergeser mundur. Memegang bola kaca yang telah disiapkan, dalam hitungan detik bola memancarkan warna kuning. Kemudian lampu menyala kembali, tertuju ke atas panggung. 
(ka-ki) Joy Wahyudi, Alexander Rusli, Prashant Gokarn (dokpri)

Sesi Tanya Jawab (dokpri)

Wefie bersama journalist (dokpri)
Dua petinggi Indosat Ooredo lainnya muncul,  kemudian bertiga menempati kursi putar. Bersama satu moderator, yang memandu jalannya sesi tanya jawab. Acara berjalan lancar, semua pertanyaan sebenarnya ada di Press release. Mungkin karena berita pers dibagikan bersamaan opening event, sehingga penanya tidak sempat membaca.
Kemeriahan Launching Indosat Ooredoo belumlah usai, setelah acara inti dan narasumber turun panggung. Undangan masih dimanjakan kembali, dengan penampilan penyanyi berkarakter -Tulus-.
Terus terang saya penggemar penyanyi unik ini, pita suaranya yang jernih, melodi dan lyrik lain dari yang lain. Rasanya event organiser sangat teliti sampai detil, termasuk menentukan siapa penyanyi yang sejalan dengan tema acara. 
Tulus tampil Memukau (dokpri)

Tulus On Stage (dokpri)
Tulus membawakan sekitar enam lagu, hampir sebagian besar undangan hapal lagunya. Lagu Gajah, Jangan cintaiku apa adanya, Seribu tahun, Sepatu dan lagu lainnya mengalun dengan merdu. Hingga lagu terakhir penyanyi bertubuh subur ini, menuntaskan acara luar biasa ini. Saya masih saja terbayang kemegahan acara ini, sampai malam hari susah move on. Hehehe.
Sukses selalu untuk Indosat Ooredo.

Daftar Blog Saya