21 Nov 2015

Indosat Ooredoo Hadirkan Dunia Digital


Gedung Indosat Ooredoo (dokpri)
Pelataran  gedung kantor Indosat tampak beda, terasa semarak dan penuh kesibukan. Persis  di atas tengah pintu masuk, terpampang jelas tulisan Indosat Ooredoo. Posisinya yang head on, begitu eye catching memungkinkan dibaca siapapun yang melewati.  
Sebuah mobil besar parkir di sudut kanan halaman, dipenuhi antrean panjang. Saya berada ditengah barisan, hendak mengambil makan siang. Foodtruck menyediakan nasi kebuli, plus air mineral dan sop buah, menjadi menu siang hari tak begitu terik. Sementara pada sudut lain, terdapat arena games yang mengundang rasa penasaran. Petugas berseragam dengan logo dan warna khas, terlihat hilir mudik memantau arena acara. Sesekali komunikasi melalui handy talky terjalin, mengesankan koordinasi yang terus terjalin.
Persis di kanan dan kiri pintu utama, terdapat petugas membantu pengunjung melakukan regristasi online. Undangan yang sudah dikirim by email, tinggal scan barcode akan keluar nama pemilik undangan.
Foodtruck di pelataran (dokpri)

Regristasi Online (dokpri)
Saya masuk ke loby gedung, mendapati suasana tak kalah meriah. Layaknya sebuah exibition, ruangan yang biasa lenggang mendadak berubah. Kebetulan hari ini bukan kali pertama, saya berkunjung ke kantor Indosat. Sehingga bisa membandingkan suasana yang tampak, tak seperti hari-hari biasanya.
Persis di depan sebuah cafe, terlihat pengunjung antusias mencermati aneka penawaran. Stand yang dipasang display pembelian online, dikerubuti beberapa orang secara bersamaan.  Beberapa orang ada yang sedang bertransaksi, untuk aneka pembelian. Ada yang sedang memasang headphone, terlihat menggoyangkan kepala asyik mendengarkan lagu. Ada juga yang berdiskusi santai, sambil menikmati penganan dan minuman di meja.
Suasana Loby (dokpri)
  
Regristasi sebelum masuk Lift (dokpri)
Sebelum masuk lift sebelah kanan, terdapat meja regristasi kedua yaitu secara manual. Kami undangan kembali mengisi data, kemudian diberi lembaran kertas kecil bertulus "Souvenir". Setelah semua prosesi terlewati, baru dipersilakan naik ke lantai 2. Tak butuh waktu lama, lift mengantar undangan ke lantai yang dituju.
Ruangan lantai 2 semestinya benderang, disulap gelap dengan lampu neon panjang warna-warni. Musik berdentam menguasai indera pendengaran, merangsang nadi berdegup lebih kencang. Kain seperti gorden warna hitam lebar menjuntai memenuhi ruangan, berhasil mencegah sinar matahari masuk. Lampu dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga cahaya tak leluasa membias ke semua sudut ruang. Sinar lampu temaram berbentuk panjang, membimbing undangan berjalan.  Setalah lift lantai dua terbuka, undangan berjalan menyusuri lorong. Mengitari ruangan untuk menuju lift naik ke lantai 4, dan sengaja pintu darurat dibiarkan terbuka. Kami yang tak mau menunggu terlalu lama, memilih jalan kaki naik dengan tangga ke tempat acara.
Kejuatan ternyata belumlah usai, ruangan lantai 4 tak kalah unik. Masih dengan musik menghentak energic,  kerlap kerlip gambar memantul di dinding berlapis kain hitam. Saya membaca sekilas tulisan yang muncul bergantian, menggambarkan perjalanan dan prestasi Indosat.
suasana digital lantai 2 (dokpri)

Pose dulu (dokpri)
Atmosfir digital (dokpri)
Tak ayal saya seperti memasuki mesin waktu, berada jauh sekian puluh tahun ke depan. Selintas di benak tergambar, film Stratreck atau film sejenis berlatar dunia luar angkasa.
Arena acara terkesan begitu luas dan keren, dipenuhi kepulan asap buatan. Warna warni cahaya berkilat, satu lampu terfocus di atas panggung. Menyorot garis-garis laser warna hijau, kuning, merah berbaur dengan kepulan asap. Ada jalan membentang dibuat khusus, berada ditengah sekaligus memisahkan undangan yang duduk di kursi kanan dan kiri panggung.
Sampai akhirnya mendapat tempat duduk, saya menarik nafas dan berkesimpulan
 "DIGITAL"!!
Ya...saya seperti berada di dunia lain, yang penuh dengan digital technologi.
Dengan musik yang terus diperdengarkan, mengajak undangan berada di masa depan. Undangan menikmati makan siang, yang tertata di pinggir panggung. Aneka menu tumpah ruah- pendek kata undangan begitu dimanjakan. Saya mengambil minuman dan desert saja, mengingat lambung sudah penuh dengan nasi kebuli. Wajah-wajah gembira terpancar, berpadu obrolan dan candaan antar teman.
Dan, Acara dimulai. Pandangan kami focus pada satu titik, yaitu panggunng utama.
DJ berwajah bule di sudut panggung, memainkan musik techno. Alat berbentuk bundar seperti bola, dengan bulatan-bulatan kecil di permukaannya. Setiap bulatan yang disentuh sang DJ, menghasilkan alunanan nada berbeda. Sorotan lampu bergantian, menambah suasana panggung lebih semarak. Sekitar sepuluh menit sang DJ beraksi, ditutup dengan riuh tepuk tangan di ujung penampilan.
Panggung Utama (dokpri)

Penampilan DJ (dokpri)
Sejenak panggung kosong, muncul tayangan pada layar dinding background. Ganti-berganti menggambarkan ragam masyarakat, yang mulai melek tekhnologi. Betapa smartphone menjadi bagian tak terpisahkan, dengan keseharian masyarakat Indonesia. Ibu- ibu memasak dengan melihat resepnya dari smartphone, maraknya Gojek lengkap dengan telephone pintar juga. Masih banyak profesi lainnya, saling terhubung dan menghubung dengan telephone genggam.
Satu benang merah paling kuat adalah, bahwa keterhubungan (conection) bisa difasilitasi dengan jaringan.
Tak lama tayangan selesai, disusul kemunculan Alexander Rusli, President Director and CEO Indosat Ooredoo. Beliau berlari melintasi panggung pandek, yang membentang ditengah kursi undangan. Kemunculan dari belakang undangan yang tiba-tiba, berhasil mengangetkan saya. Musik energik berpacu, selaras dengan ayunan gesit sang petinggi. Dua anak tangga menuju panggung utama, dilibas dengan langkah yang masih cepat. Hingga membawa Alexander Rusli, berada tepat di atas panggung.
Untuk beberapa saat musik energik tetap diperdengarkan, Pak Alexander Rusli terlihat sedikit terengah. Senyumnya terus mengembang, bahasa tubuh dan tatapannya menyapu seluruh ruangan. Seolah menyapa Undangan yang hadir, sembari mengucapkan salam selamat datang.
Strategi yang cantik, sebagai cara melepas lelah yang menyergap. Hingga nafas demi nafas bisa diatur, perlahan musik mulai mereda.
Alexander Rusli (dokpri)
Pak Alexander mengabarkan, Identitas baru yang kini disandang adalah Indosat Ooredoo. Oodero dipetik dari bahasa arab, yang berrati keinginan. Kata "Ingin" ibarat sebuah cita-cita, sekaligus awal sebuah langkah. Transformasi sudah dipersiapkan sejak dua tahun lalu, dan Indosat Ooredoo menjadikan digital sebagai DNA perusahaan.
Indonesia sebagai trend setter di dunia digital, meyediakan layanan yang menjawab kebutuhan konsumen.
Investasi di jaringan data dan digital, terbukti telah berhasil ;
- Peningkatan penggunaan data mencapai 155%
- Lebih dari 19 juta pelanggan aktif menggunakan facebook setiap bulannya
- Basis pelanggan selullar mencapai 6 juta pada akhir Q3 - 2015
- Investasi modernisasi jaringan siap, mengaktifkan LTE da meningkatkan pengalaman data dan digital.
Identitas baru, masih dengan mempertahankan nama dan warna identitas terdahulu.
"Tapi kami menambahkan semangat baru, Indosat dan Ooredoo bersama-sama menjadi kebanggan Indonesia dengan identitas dunia" tegas Pak Alexander Rusli.
Digital Untuk Semua
Dunia digital harus bersahabat, simple dan mudah diakses untuk sebanyak orang. Sehingga digital dan tehnologi diharapkan dapat membantu, meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
H.E. Sheikh Abdulla Bin Mohammed Bin Saud Al Thani, Chairman dari Ooredoo Group menjelaskan dalam Press Release "Hari ini adalah saat tepat meluncurkan brand Ooredoo, kami berkomitmen menggunakan teknologi mobile untuk meningkatkan kualitas hidup manusia di manapun kami beroperasi. Indosat meyakini hal tersebut, dan hari ini saya bangga menyaksikan kemitraan yang telah kami bangun melangkah ke tahap berikutnya"
H.E. Sheikh Abdulla Bin Mohammed Bin Saud Al Thani  menambahkan "Pemerintah Indonesia memiliki visi yang kuat untuk membangun digital dan memberikan akses bagi setiap masyarakat ke dunia ekonomi digital, dengan rencana startegis yang kami umumkan hari ini, Indosat Ooredoo mendukung komitmen pemerintah Indonesia dan akan bekerja keras untuk memberi manfaat dari dunia digital untuk semua."
Alexander Rusli (dokpri)
Berdasarkan survey dari Indosat Ooredoo, 70% responden menginginkan dunia digital dengan akses internet yang cepat dan stabil. Hal ini selain bisa menambah produktifitas, tentu saja diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup. Maka acara peluncuran sebagai moment istimewa, awal bagi Indosat Ooredoo untuk melangkah pada tahap berikutnya.
Indosat Ooredoo mengokohkan tiga pilar kekuatan baru ;
1.Produk dan layanan yang memberi kebebasan
2.Jaringan data yang unggul
3. Memperlakukan pelanggan sebagai sahabat.
"Ke depan Indosat Ooredoo menargetkan, menjadi nomor satu dalam pendapatan digital, nomor satu dalam pengalaman digital dan brand digital pilihan pelanggan nomor satu" Ungkap Alexander Rusli.
"Hari ini, dengan satu tombol, Indosat Ooredoo siap mengaktifkan 4G dengan LTE Advanced Network yang mampu menyediakan kecepatan sampai 112 mbps. Dengan kecepatan jaringan tersebut, kami meluncurkan produk produk baru. Kenoksi 4G dengan tarif 3G dan paket layanan dimana pelanggan dapat memilih berbagai konten yang mereka sukai, mulai dari live streaming pertandingan sepak bola sampai menonton film-film terbaru" sambung Alexander Rusli
Alexander Rusli dengan Bola kaca (dokpri)
Lampu dipanggung mendadak gelap, Pak Alexander bergeser mundur. Memegang bola kaca yang telah disiapkan, dalam hitungan detik bola memancarkan warna kuning. Kemudian lampu menyala kembali, tertuju ke atas panggung. 
(ka-ki) Joy Wahyudi, Alexander Rusli, Prashant Gokarn (dokpri)

Sesi Tanya Jawab (dokpri)

Wefie bersama journalist (dokpri)
Dua petinggi Indosat Ooredo lainnya muncul,  kemudian bertiga menempati kursi putar. Bersama satu moderator, yang memandu jalannya sesi tanya jawab. Acara berjalan lancar, semua pertanyaan sebenarnya ada di Press release. Mungkin karena berita pers dibagikan bersamaan opening event, sehingga penanya tidak sempat membaca.
Kemeriahan Launching Indosat Ooredoo belumlah usai, setelah acara inti dan narasumber turun panggung. Undangan masih dimanjakan kembali, dengan penampilan penyanyi berkarakter -Tulus-.
Terus terang saya penggemar penyanyi unik ini, pita suaranya yang jernih, melodi dan lyrik lain dari yang lain. Rasanya event organiser sangat teliti sampai detil, termasuk menentukan siapa penyanyi yang sejalan dengan tema acara. 
Tulus tampil Memukau (dokpri)

Tulus On Stage (dokpri)
Tulus membawakan sekitar enam lagu, hampir sebagian besar undangan hapal lagunya. Lagu Gajah, Jangan cintaiku apa adanya, Seribu tahun, Sepatu dan lagu lainnya mengalun dengan merdu. Hingga lagu terakhir penyanyi bertubuh subur ini, menuntaskan acara luar biasa ini. Saya masih saja terbayang kemegahan acara ini, sampai malam hari susah move on. Hehehe.
Sukses selalu untuk Indosat Ooredo.

16 komentar:

  1. Enaknya jalan-jalan.. Jeremy Aku.. Eh.. Tulus..

    BalasHapus
  2. Enaknya jalan-jalan.. Jeremy Aku.. Eh.. Tulus..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo Mas Tulus eh Jeremy eh Mas Fahmi hehehhehehee
      saya baru nyadar kalau sdh sobatan sama Tulus hahaha
      :)

      Hapus
  3. selamat indosat ooredoo, semoga semakin sukses dalam mengemban dunia digital ^^

    rame banget ya mas, acaranya seruuuu ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. seru dan keren Mbak Titis
      trimakasih sdh berkunjung
      salam :)

      Hapus
  4. Waaah kayaknya acaranya seru yaaa. Sayang aku gak bs hadir waktu itu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. seru bingits Mbak Oline :)
      trimakasih kunjungannya
      salam :)

      Hapus
  5. lengkap.. kurang foto makanannya aja hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ya... Makan2nya belumm hehehe
      makasih Mas Unggul
      salam :)

      Hapus
  6. liputan yang enkap dan cerdas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Om Jay sudah berkunjung
      salam :)

      Hapus
  7. keren acaranay ya mas agung, aku gak bisa moto suasana digital di lorng lantai 2 itu loh

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah sayang banget ya mbak Lidya
      terimakasih kunjungannya
      salam :)

      Hapus
  8. Nyesel banget saya gak bisa ikut :(

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA