19 Jan 2020

Sajak Mengeja Dewasa

dokpri
 
Dewasa tak terpaku usia
Buah dari proses yang setia
Dewasa bukan soal tampilan saja
Tetapi refleksi dan perangi nyata

Dewasalah mataku
Agar pandangan yang kau tuju
Adalah yang pantas dituju
Sehingga kornea tak merekam yang kelabu

Seandainya mulutku mendewasa
Maka hanya sedikit memproduksi kata
Caci dan maki menguap seketika
Biarkan yang terucap kemanfaatan semata

Dewasa juga ada di pikiran
Menabur cinta di ladang harapan
Menyemai benih kasih bermekaran
Dan memanen perilaku menawan

Andai kakikupun dewasa
Niscaya mengayun ke arah cahaya.
Menyusuri jalanan menuju baqa
Mengabaikan segala yang tida makba,

Mendewasalah diriku dan hidupku
Genggam fitrah kemanusiaanmu
Menjaga segenap perjalanan waktu
Meniti jalan kepada-Nya kan menuju

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA

Daftar Blog Saya