12 Mar 2019

Manisnya Buah Naga Semanis Ganjaran Wakaf Bersama Prudential

Buah Naga di Kebun Berdaya DD- dokpri

Hujan sore-sore, di tengah perkebunan buah naga, berada di acara We Do Good related dengan Prudential Wakaf, nikmat sambil meneguk smoothies dragon fruit mix banana.
Semakin komplit sambil kumpul dan ngobrol ketawa ketiwi, merasakan semilir angin membawa tampias air, membuat suasana syahdu menambah keakraban.

Siapa coba, tidak mendadak haus, saat melihat gelas saji, di dalamnya terdapat lembut daging buah naga putih ditimpa lembut daging buah naga merah.
Di atasnya ditaburi sedikit granola, kemudian dihiasi buah cery iris dimodifikasi bentuk kipas dan selembar daun mint mempercantik penampilan.

‘Smothy dragon fruit mix banana’, sangat pas dinikmati ketika sedang dingin mendung menggelayut ataupun saat sedang terik menerpa.
Segelas saja sudah cukup menghilangkan dahaga saya, manis alami dari buah naga dan pisang, memberi manfaat bagi tubuh penikmatnya.

Dan tahukah kalian, buah naga super manis bahan smoothy, ternyata dihasilkan dari Perkebunan Agrowisata  “Indonesia Berdaya” yang dikelola Dompet Dhuafa.
Perkebunan seluas 10 hektare di daerah Subang, ditanami buah naga, pepaya, nanas dan jambu kristal, dengan tanaman andalan buah Naga adalah tanah Wakaf.

Tahun ini Prudential punya komitmen baru ‘We Do Good’, guna mewujudkan kebaikan, salah satunya melalui berwakaf’ jelas Boby dari Prudential Indonesia.

Kegiatan We do good camp, yang melibatkan komunitas dreamcoid dan Blogger’s, sebagai wujud keseriusan Prudential menjalankan Program Wakaf.
Jujur saya tercerahkan perihal salah satu wujud wakaf, merupakan concern Prudential Indonesia, jalanin bareng dengan Dompet Dhuafa sebagai salah satu partner.
Blogger Prudential di acara We Do Good Camp - dok WAG

Cirangkong Cijambe Subang – menjejakkan kaki di perkebunan buah naga, tubuh saya disambut udara segar bebas polusi menembus pori-pori.
Sejenak ingatan saya melayang ke kampung halaman, di sudut lereng Gunung Lawu Jawa Timur, yang memiliki suasana tidak jauh berbeda.  

Semesta dipersembahkan Sang Pencipta, sejatinya untuk mengantarkan kebaikan, satwa dan tetumbuhan sebagai sumber kehidupan bertumbuh demi kebaikan semata.
Manusia makhluk mulia, dihadirkan sebagai khalifah (pengelola semesta), bertugas menjaga keberlangsungan alam kehidupan, berfungsi untuk menebarkan kebaikan.

Saya sangat meyakini, Tuhan hanya menciptakan kebaikan mustahil menciptakan keburukan, kerusakan ada karena kita manusia belum memahami hakikat penciptaan.
Kebaikan sesungguhnya fitrah yang dimiliki setiap manusia, kebaikan sebenarnya adalah kebutuhan mendasar manusia (apabila manusia menyadarinya)

Sebagai asuransi syariah, Prudential Syariah tidak mau ketinggalan menjadi bagian membantu mewujudkan kebaikan melalui Program Wakaf .
Tagline We Do Good diusung, menawarkan dan memberi prespektif baru tentang wakaf, tanpa ribet dan tanpa menunggu berpunya.

Apa terlintas di pikiran, ketika mendengar kata Wakaf ? Saya pribadi (mungkin anda sama), membayangkan tanah wakaf untuk masjid dan atau makam.
di Perkebunan Indonesia Berdaya- koleksi pribadi (pic by mbak Yayat)

Mengacu peraturan baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), bahwa wakaf ternyata bisa melalui manfaat asuransi.
Jadi apablila orang sudah punya niat berwakaf, tidak perlu menunggu punya lahan sekian hektare, baru bisa menunaikan wakaf.

Kebun buah naga, pepaya, nanas, jambu kristal dan unggulan buah naga (naga putih dan naga merah) salah satu bentuk konkrit yang diikhtiarkan dari dana wakaf” jelas Muhammad Koharudin, Marcomm Spv Dompet Dhuafa.

Keunggulan dimiliki wakaf produktif, adalah manfaat yang berkelanjutan dan tersebar, dampaknya dirasakan banyak orang.
Dompet Dhuafa kini giat mengoptimalkan wakaf produktif, menunjukkan pada masyarakat bahwa berbuat baik (berwakaf) itu mudah dan sederhana.

Bahkan berwakaf bisa dengan program proteksi, dan secara otomatis bisa investasi seperti melalui Porgram Wakaf Prudential.
Karena berbagi memiliki makna yang luas, termasuk menceritakan kebaikan yang ada di sekitar kita, sehingga menginspirasi banyak orang berbuat kebaikan.
Smothies darogon fruit mix banana -dokpri

Segelas Somthies dargon fruit tandas juga, sementara di luar rintik hujan masih saja membuat tanah di perkebunan basah.
Geming Blogger dengan semangatnya, berhamburan memetik buah naga putih dan merah menawarkan citarasa.

Sesi memetik buah naga, sungguh menjadi pengalaman baru bagi saya, tapi ingat musti hati-hati jangan sampai duri duri kecil sekitar buah menancap di jari.
Tehnik memetik buah naga juga sangat simple, tak perlu tarik urat memisahkan dari tempatnya, sangat praktis dibantu dengan gunting.
Sesi petik buah naga- sumber WAG

Wajah sumringah berbalut senyum, menghampiri setiap blogger yang turut serta dalam keseruan petik buah naga.
Betapa alam semesta, selalu menebarkan kebaikan untuk kehidupan, tinggal seberapa peka manusia menyikapi kebaikan itu.

Maha Anggun Tuhan
Yang hanya Menciptakan hanya kebaikan
Maha Agung Ia
yang mustahil menganugerahkan keburukan.

Apalah yang menyelubungi kehidupan ini selain cahaya
Kegelapan hanyalah ketika taburan cahaya tidak diterima.
Kecuali kesucian tidaklah Tuhan berikan kepada kita
Kotoran adalah kesucian yang hakikatnya tak terpelihara.

Katakan kepadaku
Adakah neraka itu kufur dan durhaka
Sedang bagi keadilan hukum ia menyediakan dirinya
Kemanapun memandang yang tampak ialah kebenaran
Kebatilan hanyalah kebenaran yang tak diberi ruang.

(dicuplik dari puisi Tahajid Cintaku- Emha Ainun Nadjib 1988) 

40 komentar:

  1. Waaaaah seru banget nih mas agung bisa berkunjung di kebun yang banyak buah2 han nya.. aku ngiler sama buah naganya. Gelem lah di transfer

    BalasHapus
    Balasan
    1. Smoga next trip bisa ikutan ya Bowo Amin

      Hapus
  2. Tiba2 langsung kebayang segernya es Buah Naga yg Berrer, pesen 1 kg ya Mas hehhe

    BalasHapus
  3. Program wakaf Prudential dan Dompet Dhuafa ini bagus banget ya pak, terbukti nyata ada kebun buah produktif dan beromset ratusan juta

    BalasHapus
  4. Some genuinely excellent articles on this
    internet site, regards for contribution.

    BalasHapus
  5. Waaaah seru banget mas Agung, metik sendiri buah Naganya. Terus dibuat jus gitu. Seger, jadi pengen hehe. Terus program wakaf Prudential dan Dompet Dhuafa bagus bangeeet yah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jus buah naga dikreasikan sama chef gt :)

      Hapus
  6. Aduh itu foto smoothie buah naga nerah putihnya kenapa menggoda banget sih Mas?

    Seru banget acaranya. Jadi paham kalau berwakaf di jaman sekarang nggak sesulit yang dulu saya bayangkan.

    BalasHapus
  7. seger banget bacanya juga haha. Aku suka sama buah naga merah mix banana and tomato mas, ini menyegarkan banget dan sehat tentunya. Metik buah naga pakai gunting dan noted ya ada duri-duri kecilnya.

    BalasHapus
  8. Itu buah naganya bener-bener bikin ngiler
    Beruntung banget bisa berkunjung ke sana
    Metik langsung buah naga segar. Pasti manis ya
    Organik pula

    Btw ini prudential kok yo keren bener programnya

    BalasHapus
  9. keren ya programnya prudential... investasi wakaf...
    anyway jadi salfok,... foto eventnya bagus2 ya ... hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Prudential menggagas wakaf melalui manfaat asuransi

      Hapus
  10. Buah naganya rasanya neda nih enakkkk dan seger gituuu.... duh pengen balik sana deh, suasanya itu loh gak kita dapatka di Jakarta

    BalasHapus
  11. Perjalanan ke sana lumayan lama waktu tempuhnya. Tapi, langsung terbayar deh melihat buah-buahan segar seperti itu

    BalasHapus
  12. Program CSR nya prudential keren ya.wakaf yang bisa menghasilkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini produk Wakaf Prudential dg manfaat wakaf 🙏

      Hapus
  13. Keren ! Programnya kena banget!
    Jarang-jarang ada inovasi seperti ini, wakaf yang direalisasikan manfaatnya dengan sistem pengelolaan perkebunan seperti ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas, wakaf produktif lebih efektif ya

      Hapus
  14. asyik banget ini bisa memanen buah naga.. keren kreativitas program dari dompet dhuafa dan prudential

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul wakaf produktif menjadi solusi berwakaf

      Hapus
  15. Apa kabar Mas? Waduh sepertinya lama tidak muncul ya? Apa saya aja yang gak update? Hehehe... Sehat semua keluarga di rumah kan?
    Alhamdulillah ya.

    Senang bisa aktif lagi ikut acara blogger. Sayang ke perkebunan buah naga ini saya ga bisa ikut. Tapi ilmunya lewat reportase Mas Agung ini masih bisa dapat sih. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mbak Okti alhamdulillah sehat, saya masih ngeblog kok :)

      Hapus
  16. Paling seru pas bagian petik petik buah naga ya Mas. Sambil hujan-hujanan sambil milih milih manggaaa. Hihihi

    BalasHapus
  17. Meski ada hujan tapi tidak menyurutkan keseruan acaranya ya apalagi dikasih smoothies hehehe btw aku juga masih mikirnya kalau denger wakaf mesjid atau makam padahal sekarang sudah ga seperti itu lagi ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wakaf pun bisa melalui manfaat asuransi mbak

      Hapus
  18. Semakin mantap prudential dengan program wakaf ini ya

    BalasHapus
  19. Duhh..warna buah naga merah nya ranum-ranum banget. Menayang segarnya kalau dipakein es campur. Tanahnya subur dan sistem penanamannya juga baik baru tau klo ini kerjasama berdaya antara prudent dan DD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pruden menyediakan manfaat asuransi, DD inisiator wakaf produktif :)

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA

Daftar Blog Saya