13 Jan 2019

Mengisi Liburan di Arcadia by Horison Mangga Dua Jakarta


Arcadia by Horison - dokpri


Liburan sekolah bertepatan dengan libur akhir tahun, rupanya menjadi moment yang mengesankan bagi keluarga kecil Kami.
Ya, Saya menyimpulkan demikian, setelah melihat dan membaca kegaduhan terjadi di group WA wali santri.

Hari pertama masuk belum ada pelajaran, ustad membagikan foto tentang keseruan yang terjadi di Pondok Pesantren.
Secara bergiliran, anak-anak mengisahkan kegiatan selama liburan. Tampak wajah-wajah ceria itu, sontak kegembiraan di gambar menular pada kami orang tua.

Saya dan istri menebak, si sulung bakal menceritakan kegiatan liburan, dengan menginap di Arcadia Mangga Dua by Horison.

Liburan di Arcadia by Horison Mangga Dua

Pagi di Rabu pertama tahun 2019, anak-anak merengek mengajak segera berangkat, ke tempat yang telah kami janjikan.
Jadwal kami sepakati sehari yang lalu, adalah hendak melewatkan dua hari satu malam, dengan menginap di Arcadia Mangga Dua Jakarta.

Anak-anak cukup antusias dengan rencana disampaikan, begitu bangun tidur langsung mandi – lain dari hari biasanya.
Sementara si ibu  beberes, cukup membawa satu tas berisi pakaian ganti untuk 4 orang. Dan saya ayahnya, segera order kendaraan melalui aplikasi.

Tidak sampai sepuluh menit, bunyi klakson roda empat terdengar dari depan rumah. Anak-anak berhamburan, segera masuk ke dalam mobil yang tengah menunggu.
Perjalanan siang itu cukup lancar, jalanan daerah Tangsel relatif lengang. Apalagi setelah masuk JORR, rem nyaris tidak bersentuhan dengan telapak kaki kanan.
Arcadia Horizon- dokpri

Sekitar satu jam perjalanan, roda mobil berputar perlahan, masuk ke pelataran dan merapat tidak jauh dari pintu masuk hotel.
Arcadia Mangga Dua, berada di jantung kawasan pecinan Jakarta, memiliki 202 kamar, dilengkapi dengan fasilitas WIFI, serta pijat dan refleksologi.

Begitu turun dari mobil, petugas menyambut dengan membukakan pintu, selanjutnya kami menuju meja reservasi.
Meja reservasi didesign sangat unik, berjajar tiga meja ukuran 2x1 bergaya minimalis, tampak satu desktop dan perangkat pendukung.

Karena saya sudah reservasi (by phone) dua hari lalu, begitu langkah kaki ini mendekat, petugas langsung memastikan “Betul dengan Pak Agung.”
Tidak sampai lima menit, kunci kamar bertulis nomor 1008 diserahkan, akan menjadi tempat kami menginap dan melewatkan waktu.

Malam hari di seputaran Arcadia Mangga dua

“Seruuu,” ujar anak-anak. Pasar malam digelar di sepanjang jalan tiangseng (penghubungan Jl.Pangeran Jayakarta dengan Jl. Raya Mangga Dua), berlangsung cukup meriah.
Kami berempat menyusuri jalanan, melihat penjual baju, penjual makanan, minuman, sayuran, snack, mainan dan tumpah ruah penjual lainnya ada di pasar malam.
suasana pasar kaget -dokpri

Merasakan suasana pasar malam, menjadi hiburan tersendiri, meskipun kembali ke hotel kami hanya membeli makanan kecil dan juice untuk anak-anak.
Sampai di area loby, kami sempat hunting spot di beberapa sudut hotel. Ada tempat favorit anak-anak, yaitu di berpose di anak tangga dengan latar lukisan hitam putih berbingkai.
spot instagramble di Arcadia by Horizon -dokpri

Sementara pada dinding yang terletak di kanan dan kiri lift, digambar museum gajah dan hotel Arcadia.
Sambil menunggu pintu lift terbuka, gadis kecil kesayangan dan ibunya, masing-masing berpose di dinding berbeda.
di dekat lift -dokpri

Mendekati jam sembilan malam, kami naik ke lantai sepuluh, selanjutnya anak-anak melihat televisi, dan saya menyaksikan panorama Jakarta dari jendela.
Kawasan Jakarta Utara, di benak saya identik dengan kawasan belanja Mangga Dua dan Pantai Ancol. Hanya butuh 30 menit waktu tempuh, untuk sampai ke Bandara Soetta..

Tak jauh dari Arcadia Mangga Dua hotel, terdapat kawasan Kota Tua yang ikonik dan selalu menjadi lokasi favorit liburan.
Arcadia Mangga Dua hotel aksesable dengan transportasi publik, selain dekat halte busway, tidak jauh dengan Stasiun Commuter Line Pangeran Jayakarta.
Garden and Jogging track- dokpri

Selain menyediakan tujuh meeting room (Horison 1 – 7), di lantai tiga terdapat garden dilengkapi play ground dan joging track.
Anda yang ingin menikmati sajian khas Arcadia Hotel Mangga Dua, bisa berkunjung ke Santan Restaurant, yang berada satu lantai dengan Putri Lounge.

santan restoran- dokpri

-0O0-
Pagi hari, ketika anak lanang dan ibunya masih bermalas-malasan. Saya dengan si bungsu, berjalan-jalan di Raya Mangga Dua.
Suasana liburan sangat terasa, hanya satu dua kendaraan sesekali melintas, lalu lalang pejalan kaki belum terlalu ramai.
Kakak di Loby -dokpri

Meskipun tidak begitu ramai, penjual aneka jajanan pasar, penjual nasi uduk, penjual nasi kuning, tetap giat menjemput rejeki.
Satu dua orang yang melintaspun berhenti, membeli nasi dibungkus untuk sarapan, dengan harga cukup terjangkau – saya buktikan sendiri ketika membeli nasi kuning.

Tanpa terasa hari beranjak siang, kami segera bersiap pulang. Melhat garis di wajah anak-anak tampak riang,  kami dua orang tua turut senang.

“Dua hari lagi kakak balik Pondok,” ujarnya pelan.
Saya merasa kegalauan itu, tapi kami meyakinkan padanya, bahwa jalan menuntut ilmu adalah jalan yang harus ditempuh demi masa depan yang lebih baik.
“Kalau satu saat kangen, kakak ingat-ingat saja liburan di Arcadia Mangga Dua” hibur ibunya.

4 komentar:

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA

Daftar Blog Saya