Tampilkan postingan dengan label fruitaholic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fruitaholic. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Maret 2018

Buah Sunpride Sahabatku Saat Diet



Buah Sunpride Sahabatku - dokpri

Beberapa nama buah Sunpride, ---saya akui-- menjadi “penyelamat “ dan menemani saat-saat bertransformasi.
Saya tidak mengada-ada, saat menuliskan dan atau mengucapkan Buah Pasti Sunpride. Kalimat tersebut, lahir dari pengalaman pribadi.

Sebagai bujang yang sudah bekerja (kala itu), saya sempat terbuai dengan kalimat “badan subur tanda makmur.”
Cukup masuk akal juga, kalau (katakan) orang berpenghasilan –biasanya--  tak pikir panjang dalam hal konsumsi makanan.

Alhasil saya hilang control, makan apa dan kapan saja sesuai selera dan keinginan. Jenis makanan tidak dipilih dan pilah, asal mau dan suka langsung beli.

Kamis, 22 Februari 2018

Jangan Salah Pilih ! Pisang Ya Sunpride, yang Lain Hmm..



Pisang Cavendishh Sunpride - dokumentasi pribadi
Sunpride sudah identik dengan buah Pisang, menjadi jaminan brand buah berkualitas. Tak mengherankan, masyarakat gemar konsumsi pisang Sunpride. So, tak ragu lagi, dengan mantap berujar Buah Pasti Sunpride
Saya suka pisang Sunpride, jangan kaget juga kalau nge-gap, pergi nonton ke Bioskop bawa pisang Sunpride.

Gak ke Bioskop saja sih, ke Monas, ke Gedung Kebangkitan Nasional, ke Bundaran HI, ke Sarinah, ke Setu Bungur, di bus TransJakarta, di Halte TJ, di Commuter Line, di Stasiun, di ruang seminar—banyak tempat pokoknya—saya bawa pisang (tepatnya buah-buahan Sunpride).
Mau bukti ?? baca sampai selesai ya !!

Pisang menjadi buah favorit, selain praktis dibawa juga kaya manfaat. Namun, bukan sembarang pisang pantas menjadi pilihan.
Jangan Salah Pilih. Pisang Ya Sunpride !

Selasa, 20 Februari 2018

Nanas Honi Sunpride Bukan Nanas Biasa



Nanas Honi Sunpride - dokpri


Nanas Honi Sunpride, telah berhasil mengubah pandangan saya terhadap buah Nanas. Atas perubahan ini, tak berlebihan saya mantap mengucap “BuahPasti Sunpride.”

Dulu, saya lumayan kurang suka dengan buah nanas. Musababnya –mungkin fruitaholic bisa menebak--, sudah jelas !
Setelah konsumsi nanas, suka muncul gatal pada ujung lidah dan tenggorokan. Saya masih ingat, kenangan masa kecil saat melihat ibu mengupas buah nanas.

Mula- mula buah nanas dikuliti, sehingga tampak mata buah menempel nyaris di sekujur permukaan daging buah.

Sabtu, 13 Januari 2018

Memilih Hidup Sehat itu Tidak Mahal !



Seporsi Nanas Honi Sunpride- dokpri


Tubuh manusia, diciptakan begitu luar biasa. Bisa beradaptasi dengan segala situasi, memiliki sistem imun atau kekebalan. Daya tahan tubuh sangat bisa dijaga, dengan memperhatikan asupan diserap tubuh, juga gaya atau pola hidup yang diterapkan.

Misalnya, mengatur makanan yang dimasukkan dalam lambung. Dengan memilih dan memilah, makanan dan atau minuman yang bermanfaat atau tidak bila dikonsumsi.
Misalnya (lagi), mengatur setiap aktivitas tubuh. Kapan sebaiknya aktif bergerak, dan kapan waktunya beristirahat.

Kalau dua hal (asupan dan aktivitas) tersebut seimbang dan baik, saya yakin bonusnya adalah sehat. Ya, kesehatan adalah dambaan setiap orang.

Selasa, 26 Desember 2017

Demi Badan Sehat Siapapun Bisa Menjadi Fruitaholic



Foto dari WAG Fruitaholic

Terhitung 18 bulan sudah, saya rajin mengonsumsi buah dan sayuran. Selain konsumsi asupan kaya serat, diimbangi dengan memperbanyak aktivitas fisik.

Berat gak menjalaninya ? Berat pastinya.
Bukankah peperangan paling berat, adalah perang untuk mengalahkan (ego) diri sendiri. Sekuat tenaga, setiap hari saya bertempur dengan keinginan – keinginan “besar” yang sejak lama digemari.

Senin, 18 Desember 2017

Yuk, Konsumsi Buah dengan Benar !


Sunpride

Pernah ga, menikmati soup buah yang segar dalam mangkok saji –biasanya warna bening. Padu padan, terdiri dari daging buah melon, dikerok berbentuk bulat. Kemudian bercampur daging buah pepaya, masih ada lagi daging buah naga dengan bulatan serupa.

Irisan tipis bulat buah pisang, dipadu dengan kerokan buah alpukat berwarna kuning berlapis hijau. Serutan tipis dan memanjang dari kelapa muda, dicampur potongan warna kuning berbentuk dadu dari buah nangka.
Aneka warna- warni menggoda, diatasnya ditambah serutan es batu, diguyur syrup warna merah. Paling atas, ditumpuk butiran lembut bak salju dari es batu serut
Eit’s belum selesai, pucuk butiran lembut es, terdapat lelehan susu kental manis (SKM) warna putih gading. Atau kalau suka cokelat, dipilih SKM warna cokelat.
Sungguh,  menggoda penglihatan, menuntun tangan segera mengambil, menikmati sesendok demi sesendok. Setiap suapan soup buah, citarasanya menempel di lidah dan masuk tenggorokan. Keesokkan hari, pengin beli lagi dan lagi, saking tergiurnya dan cinta dengan soup buah.
Enak sih, tapi sehat ga ya ?
Dulu, saya penggemar berat soup buah. Saking gemarnya, membeli sendiri beberapa jenis buah, disimpan di kulkas. Sewaktu-waktu pengin, tinggal bikin sendiri.
Apalagi kalau bulan Ramadhan tiba, berbuka puasa dengan minuman segar, pasti sangat nikmat. Tiap sore, bisa membeli takjil dan diganti-ganti. Sore ini soup buah,  besok es teller, besoknya es kelapa muda, kemudian kolak, dan seterusnya--perhatikan, semua ada unsur buah.
sumber ; resepsimbok.com
Mendekati lebaran, pipi ini semakin tembem saja. Bobot tubuh bertambah drastis, alhasil angka jarum timbangan, semakin menjauh dari kata ideal.
Lazimnya, segala yang enak, dampaknya tidak selalu enak. Segala yang memanjakan, biasanya berdampak pada celaka.
-0-
Belakangan, saya sedang keranjingan, mengikuti vlog dari presenter senior Dewi Hughes. Beliau, berhasil menurunkan berat badan (saat saya menulis sekarang) sebanyak 80 kg. Padahal, sebelumnya Hughes terkenal tambun, dengan berat mencapai 150 kg.
Rahasia keberhasilan presenter kenamaan ini, satu diantaranya rajin konsumsi real food. Ya. makanan sejati, dan buah masuk dalam kategori real food.
Real Food, adalah makanan yang tumbuh dari bumi, disinari matahari, disirami air dan diolah alam. Buah yang matang di pohon, termasuk makanan sejati, tidak perlu diolah dan diolah lagi.
Manisnya buah pepaya, mangga, melon, nanas, jambu, semangka, jeruk, pisang dan sebagainya dan sebagainya, sebenarnya sudah lebih dari cukup.
Tak perlu, dicampur dengan syrup atau lelehan susu kental manis. Tak perlu diblender, dengan pemanis buatan, yang justru akan merusak rasa manis dari alam.
Dari vlog demi vlog Dewi Hughes yang saya ikuti, salah satu faktor pemicu kegemukan saya, ternyata salah konsumsi buah. Kegemaran saya akan soup buah dan sejenisnya, justru membuat tubuh ini mengembang.
Titik balik itu terjadi, ketika satu malam saya tidak bisa bangkit dari tempat tidur. Keesokkan hari periksa ke dokter, diagnosa penyakit ini dan itu keluar dari mulut dokter. Sejak saat itu, saya bertekad sekuat tenaga untuk berubah.
-0-
Untung ada Sunpride, brand buah terkemuka, konsisten mempersembahkan buah berkualitas. Kali pertama kenal, selalu saya identikkan dengan buah pisang. 
Dokumentasi Pribadi
Ternyata, Sunpride tidak hanya pisang lho. Ada Guava Crystal, Nanas Honi, Baby Orange, Melon, Pepaya California, Salak, Buah Naga dan sederet nama buah lainnya.
Terhitung, nyaris dua tahun terakhir, saya rajin konsumsi buah Sunpride. Dibarengi, dengan mengurangi konsumsi gula, karbohidrat, tepung, menghindari gorengan dan rutin gerak badan.
Setahun terakhir, saya mulai merasakan ada yang berbeda. Dari sisi penampilan. pipi chubby ini mulai kempes, perut buncitpun semakin rata. Dulu saya sering pusing dan masuk angin, sekarang sangat jarang saya kerokan.
Seiring perubahan gaya hidup, dengan penuh kesadaran saya lebih suka konsumsi buah secara langsung. Artinya, buah tidak perlu lagi, dibuat dalam bentuk soup buah, es teller, juice buah dan makanan sejenisnya.
So, konsumsi buah itu simple, tidak perlu dicampur ini dan itu. Salam Sehat.

Minggu, 26 November 2017

Jangan Ragu Berujar, Buah Pasti Sunpride !



Sunpride -dokpri

Saya yakin, sebagian besar kita yang di kota, gemar mengonsumsi buah. Apalagi, Indonesia negara dengan iklim tropis. Sangat memungkinkan, aneka jenis tanaman dengan mudah tumbuh di bumi pertiwi.
Sampai-sampai, selain ada dua musim, yaitu hujan dan panas. Kita juga mengenal, musim buah-buahan.
Sebut saja, musim rambutan, musim mangga, musim durian, musim duku, musim jeruk dan musim buah-buahan lainnya.
Siapa coba, tidak betah, hidup di negeri yang subur makmur ini. Bahan pangan tersedia, bahkan bisa menanam sendiri di pekarangan.

Sabtu, 28 Oktober 2017

Panen Raya GANAS dalam Program ‘Indonesia Berdaya’ Dompet Dhuafa


buah Ganas (Naga dan Nanas) -dokpri

Hamparan lahan seluas 8 hektare di Desa Cingkarong, Kecamatan Cijambe Kab Subang Jawa Barat. Sejauh mata memandang, tumbuh subur pohon buah naga tumpang sari dengan buah nanas dan Pepaya.
Siapa sangka, lahan subur dikelilingi perbukitan hijau memanjakan penglihatan, dulunya adalah lahan mati dan tidak terurus. Dompet Dhuafa menginisiasi, dalam program pemberdayaan dengan mengangkat potensi lokal daerah Subang.
Program Wakaf yang kaya pemberdayaan, baik bagi kemandirian ekonomi dan edukasi dikelola secara baik dan teratur. Wakaf berpotensi mengembangkan pemberdayaan ekonomi secara produktif, satu diantaranya adalah pemberdayaan Dompet Dhuafa melalui program pertanian di Subang.

Kamis, 28 September 2017

Panen Golden Melon SUNPRIDE di Cilegon


Golden Melon menunggu masa panen -dokpri
Tak bisa dipungkiri, SUNPRIDE telah menjadi brand yang identik dengan kualitas. Coba saja anda perhatikan, penampilan aneka buah SUNPRIDE selalu sedap dan enak di pandang mata.
Mulai dari Pisang Cavendish, Highland Banana, Guava Crystal, Nanas Honi, Rock Melon, Golden Melon, Baby Orange dan masih banyak buah lain dengan merek SUNPRIDE. Selain penampilan yang mempesona, dari sisi rasa juga tak bisa diabaikan.
Sebuah quote ‘Hasil Tidak Pernah Mengkhianati Usaha,’ rasanya pas disematkan pada setiap buah SUNPRIDE. 

Senin, 18 September 2017

Mengasah Kreatifitas Bersama Buah



Buah Sunpride

Saya yakin semua sepakat, bahwa konsumsi buah itu menyehatkan. Tapi kenapa, anak anak atau mungkin orang dewasa kurang suka buah. Anak saya di rumah juga sama, ada saja alasan untuk menghindari makan buah. 
Buah dianggap makanan pendamping, kehadirannya difungsikan sebagai pencuci mulut. Kalau mau mencermati saat hajatan atau resepsi, tempat buah kerap ada di ujung meja setelah makanan utama.

Secara psikologis kita dianjurkan, mengambil makan besar dulu menyusul buah. Beberapa acara saya temui, mengganti buah dengan puding atau kue manis.

Kamis, 13 Juli 2017

Memetik Manfaat Buah – Buahan


dokumentasi pribadi

“Alam Semesta Memang dahsyat” bisik benak ini
Siang itu saya menyaksikan sebuah Vlog, tentang manfaat konsumsi aneka buah-buahan bagi kesehatan tubuh kita. Betapa Tanah Air tercinta Indonesia, teramat kaya raya dengan hasil bumi yang berlimpah ruah.
Mulai dari sayuran dan buah buahan, bisa ditanam dan atau beli di mana saja, mulai dari pasar tradisional, tukang buah keliling atau di pinggir jalan, Pasar modern sampai Supermarket. Sistem transaksi yang diberlakukan terbilang unik, bisa tawar menawar demi kesepatan harga atau ada juga yang sudah ada bandrolnya.
Semua bebas memilih, tentu dengan konsekwensi yang mengikutinya. Kalau mau belanja di pasar tradisional, mungkin harus siap dengan yang becek dan senggol senggolan. Kalau mau yang lebih bersih dan berpendingin ruangan, silakan belanja di Pasar Modern atau Supermarket.
Buah Bit dengan kulit berwarna merah, mengandung oksigen yang bagus untuk detoksifikasi liver, ginjal, kanker, usus dengan antioksidan tinggi. Buah Tomat mengandung anti inflmasi, membantu dalam mengatasi bengkak dan atau radang tenggorokan.
Buah Nanas membantu proses penyembuhan, semua yang bersangkutan dengan pernafasan,  seperti hidung mampet,asma dan sebagainya. Air dari buah Timun  mengandung alkaline bagus dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi. Jeruk peras (lemon/ nipis) bisa dibuat menjadi infuse water, membantu memperlancar metabolisme tubuh dan menyusutkan berat badan.
Tubuh perlu banyak nutrisi, sehingga perlu asupan yang bervariasi demi pemenuhannya. Buah bisa menjadi asupan paling diprioritaskan, karena bisa dimakan tanpa diolah dan memiliki kandungan yang murni.
Kalau bosan konsumsi buah segar, bisa juga dijuice tanpa campuran gula atau susu kental.  Jadi benar benar juice buah murni, agar kandungan didalamnya tidak bercampur dengan yang lainnya.
-0o0-
Ada satu hal menyadarkan saya, betapa beruntungnya kita tinggal di Tumpah darah tercinta. Sebagai negara tropis Indonesia punya dua musim, selain itu juga memiliki musim buah buahan- bener ga.
Ada musim mangga, musim jambu, musim rambutan, musim durian, musim semangka, musim duku dan musim musim buah lainnya.
Dengan aneka musim yang ada, sangat membantu kita mendapatkan asupan yang sehat. Coba kalau hanya buah itu-itu saja, bisa bisa kita kelebihan satu zat sementara kekurangan zat lainnya. Dengan konsumsi sehat alami, maka sel sel baik dalam tubuh manusia akan terjaga dan terlindungi.
Maka tak ada alasan lagi malas konsumsi buah, kalau yang di konsumsi adalah asupan sehat keuntungan kita sendiri rasakan.

Sabtu, 24 Juni 2017

Konsumsi Buah Selama Ramadan



Persediaan buah selama Ramadan -dokpri

Tanpa terasa bulan Ramadan sudah di ujung, bagaimana puasa anda masing-masing. Apakah sudah ada yang batal (entah karena sakit atau sebab lain), atau  justru ada peningkatan di banding tahun sebelumnya.
Kalau saya, sampai hari ke 29 insyaallah puasa lancar tanpa hambatan berarti. Rasa lapar dan haus cukup bisa diatasi,  kalau dari sisi ibadah ritual mungkin musti terus diperbaiki. Tak henti belajar ikhlas dan berserah diri, terus berproses menjadi yang lebih baik.
Saya yakin setiap orang punya pengalaman rohani selama Ramadan, akan menarik kalau diceritakan satu persatu.
Terkait asupan dalam tubuh, pasti terjadi perubahan pola makan dan minum. Biasanya puasa bisa dijadikan sarana diet, sehingga selain sehat jiwa sehat raga bisa diperoleh—karena detoxifikasi.
Pada awal datangnya bulan Ramadan, saya bertekad akan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran. Semnetara sumber karbohidrat juga diganti, asupan gula benar-benar dibatasi atau  diminimalisir.
Alhasil pada saat  buka puasa , saya memilih konsumsi buah dan atau kurma diimbangi minum air putih. Kalaupun ada pilihan minuman teh, saya selingin dengan minum teh tawar hangat. Kemudian berhenti berbuka melaksanakan sholat magrib, setelah lambung beradaptasi baru makan ubi atau singkong rebus plus sayuran.
Pun saat makan sahur, saya tetap memilih konsumsi buah dan perbanyak minum air putih. Pada saat sahur bergantian sedia singkong atau ubi rebus, sebagai asupan yang mengandung karbohidrat kompleks.
Bagaimana hasilnya?
Terhitung sejak awal Ramadan saya berusaha disiplin, akhirnya bobot badan perlahan mulai ideal. Dengan tinggi badan saya 177 cm, pada saat terakhir menimbang berat ini mencapai 76 kg.
- (“Indeks Massa Tubuh” (IMT). berat tubuh (dalam kg) dibagi tinggi tubuh dalam meter kuadrat. 76/ (1.77 x 1.77) = 24.5 ( berat badan sehat adalah berkisar 18.5 – 24.9 ) -
Buah adalah asupan kaya serat, juga sebagai sumber vitamin dan mineral. Konon serat  yang terkandung pada buah-buahan, berfungsi sebagai penunda datangnya rasa lapar. Buah-buahan juga mengandung magnesium dan potasium, zat yang membantu tubuh memproduksi energi untuk beraktivitas.
Buah pisang cocok untuk sahur karena kaya akan serat, mengandung sekitar 105 kalori sebagian besar terdiri dari air  dan karbohidrat. Melon dan semangka sangat cocok untuk berbuka, kandungan air dalam dua buah tersebut bisa mengganti cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.
Menurut Jansen Ongko, Msc, RD  selaku Nutrisionis mengatakan dalam acara bersama Sunpride di Surabaya “Meskipun puasa mengakibatkan perubahan pola makan, bukan berarti puasa sama dengan mengurangi asupan gizi harian. Idealnya laki-laki membutuhkan 1800 - 2500 kalori pehari, sedangkan perempuan 1500 - 2000 kalori setiap harinya. Oleh karena itu, meski berpuasa tetap disarankan mengonsumsi buah dan sayur 3 - 5 porsi setiap hari.
Indonesia  yang kaya akan buah buahan, selain pisang, melon dan semangka yang saya sebutkan di atas, selama puasa bisa mengonsumsi apel, pir, buah naga, dan buah lainnya yang kaya kandungan akan air.
O’ya meskipun berusaha disiplin, saya tetap saja sesekali “terpaksa” konsumsi nasi. Biasanya kalau makanan anak bungsu tidak habis, maka tugas si ayah mendapat jatah menghabiskan.

Daftar Blog Saya