8 Jun 2020

Kisah Pengemudi Taksi Selamatkan Gadis yang Diculik



Selama pandemi Covid-19, nyaris semua sektor terdampak. Termasuk transportasi, akibat dari minimnya orang bepergian.
Dadang seorang pengemudi Taksi Bluebird, beruntung masih mendapat penumpang di selasa pagi. Dia bersyukur, meski penumpang jauh berkurang dibanding masa sebelum pandemi.

Dadang tetap berusaha keras, dengan tetap aktif dengan cara menunggu atau mencari penumpang baru. Maka ketika melihat wanita muda tampak kebinbungan, dengan wajah lusuh dan hijab tergerai di dekat Halte Taman Empu Sendok Kebayoran Baru. Dadang menawarkan, mungkin perempuan ini butuh angkutan taksi.

Perempuan bernama Narmi Andriani, justru merespon dengan kisah panjang. Dia adalah perempuan asal Jambi, yang ternyata sejak 29 Mei dilaporkan sebagai orang hilang.
Mengetahui gadis ini memerlukan pertolongan, Dadang mengarahkan Narmi menghubungi kerabat terdekat. Setelah menelusuri facebook, diketahui salah satu kerabat mengunggah tentang berita kehilangan Narmi.

Singkat cerita, Narmi ternyata diculik dan berhasil melarikan diri setelah pura-pura pingsan. Oleh si penculik dibuang dijalanan, kemudian ditolong orang dinaikkan bak terbuka. Ternyata kendaraan ini naik kapal, hingga sampai ke Jakarta.

Di Jakarta kebingungan, hingga sampai di Taman Empu Sendok dan ketemu Dadang. Sang pengemudi taksi, akhirnya mendapatkan nomor telepon ayah Narmi di Jambi. SItuasi mulai terang, dan jalan keluar mulai ditemukan.

Ayah Narmi meminta bantuan membawa Narmi ke Polres Senen, dan kemudian beberapa saudara Narmi menemui di Polres tersebut. Malam harinya, sang ayah berangkat dari Jambi menjemput Narmi ke Jakarta.

-------

Tekad Dadang membantu, tentu mengakibatkan dirinya tidak bisa mencari penumpang. Dengan lirih berujar, "Saya tidak membayangkan sekiranya kejadian yang dialami Narmi itu terjadi pada anak atau keponakan saya".


Jawaban ini, menggambarkan kebesaran jiwa dan keikhlasannya; dia telah berbuat sesuatu untuk kebaikan dan kebahagiaan orang (lain); sementara ia tidak mengharapkan balasan apalagi pujian.

“Saya melakukan ini sesuai yang saya yakini, dan sekarang saya bersyukur dapat bekerja di perusahaan Bluebird yang sesuai keyakinan saya, selalu berusaha memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penumpang.

Atas pengorbanannya, Bluebird memberi apresiasi kepada Dadang, karena telah menginspirasi tentang sebuah sikap baik dan bijak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA