27 Sep 2021

Stasiun Manggarai Setara Stasiun KRL di Jepang

 

Siang itu saya dibuat pangling, melihat penampilan baru Stasiun Manggarai. Pasalnya selama pandemi, nyaris dua tahun sangat jarang naik Commuter line (CL).

Sebagai pengguna CL, saya ikut bangga turut menikmati fasilitas modern di Stasiun ternama ini.

Ya, sejalan dengan pengembangan dan pembangunan Stasiun Manggarai oleh Kementrian Perhubungan. Masyarakat bisa merasakan operasional jalur layang KRL, yang beroperasi mulai Sabtu, 25 September 2021.

Jalur layang tersebut adalah peron jalur 10,11,12, dan 13, untuk perjalanan KRL Lin central (Bogor – Jakarta Kota PP).

Selain layanan KRL yang semakin keren, Stasiun Manggarai juga terintegrasi dengan antar moda transportasi Jabodetabek.

Kalian yang ingin naik KA Bandara Soekarno Hatta, atau berpindah menggunakan layanan Bus Transjakarta, tak perlu repot lagi.

Konsep stasiun yang terbagi dalam 3 lantai, mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat dan melayani lebih cepat dan lebih baik.

Fasilitas disediakan cukup lengkap, mulai tangga manual, escalator dan lift, sehingga tidak perlu menyeberang rel.


Tidak berhenti di conecting antar moda transportasi, KAI Commuter menyiapkan enam gate electronik dan loket transaksi pembelian Kartu Multi Trip (KMT) dab Tiket Harian Berjamin (THB), serta vending machine untuk pengisian saldo KMT.

Sebegitu lengkap dan modernnya, Mentri Perhubungan Budi Karya menyetarakan Stasiun Manggarai dengan Stasiun KRL di Jepang.

O’ya, saat ini KAI Commuter mmengoperasikan 994 perjalanan KRL setiap hari, dan sekitar 54% perjalanan (538) melalui Stasiun Manggarai.

Jalur layang ini nantinya dilewati 170 perjalanan KRL, yang akan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta.

Kalian pengguna KRL Commuter, jangan abai dengan prokes ya. Demi kesehatan dan keselamatan bertransportasi, gunakan KRL di luar jam sibuk.

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA

Daftar Blog Saya