Tampilkan postingan dengan label BPJS Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BPJS Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Oktober 2018

BPJS Kesehatan Perpanjang Masa Ujicoba Rujukan Online

Arief Syaefudin - Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan- dokumentasi pribadi

Kalau kalian jeli, sejak bulan Agustus saya sudah mempublikasi tulisan tentang ujicoba sistem rujukan online dari BPJS Kesehatan. Sitem rujukan berbasis digital, yang membuat layanan peserta JKN-KIS semakin ringkas. 
Sehingga peserta JKN-KIS, dirujuk di faskes lanjutan secara tepat – sarana, prasarana, tenaga kesehatan-- dan tidak perlu antre.

Pada awal Oktober 2018, sistem rujukan online sudah selesai di tahap ketiga atau tahap terakhir. Demi penyempurnaan implementasinya, sistem rujukan berbasis digital diperpanjang masa ujicoba sampai 15 Oktober 2018.

Rabu, 05 September 2018

Fase kedua Dgitalisasi Rujukan JKN-KIS, Sebagai Evaluasi dan Perbaikan Sistem Rujukan Online

 
Ngopi Bareng JKN (Ki-Ka) Arief Syaefuddin - Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan : Budi Mohammad Arief - Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan ; Iqbal Anas Ma'ruf- Kepala Humas BPJS Kesehatan.

Sudah semestinya, kehadiran teknologi memudahkan urusan kehidupan. Termasuk ide digitalisasi rujukan (rujukan online), diharapkan membuahkan manfaat bagi peserta JKN-KIS.

Ibu saya – peserta JKN-KIS— yang sudah sepuh, tinggal di kota kecil di Jawa Timur. Pernah berobat ke Puskesmas, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Kabupaten. Perempuan usia 70 tahunan ini, daftar ke RS rujukan jam 8 pagi pulang jam 14.30  siang.
Antrian pasien mengular panjang, mau tidak mau ibu saya terpaksa menunggu lama. Kasihan juga sudah sepuh, sedang tidak enak badan masih pakai antri lama.

Daftar Blog Saya