21 Mar 2024

Lebaran Nyaman, BPJS Kesehatan Tetap Berikan Layanan

 

Tanpa terasa, Ramadan sudah sepekan. Yang sudah pegang tiket mudik, sudah mulai kebayang kampung halaman. Mudik dengan kemacetan, kepadatan arus lalu lintas, menjadi siklus tahunan. Pemerintah melalui instansi dan segala perangkatnya, siap sedia memfasilitasi pemudik.

Termasuk BPJS Kesehatan, yang terus berkomitmen memudahkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dalam suasana mudik lebaran, tetap berusaha mempersembahkan layanan terbaiknya.

Bahwa selama periode cuti bersama dan libur lebaran (8 - 15 April 2024), tetap memberikan akses pelayanan kesehatan yang diperlukan. Komitmen yang mengacu prinsip portabilitas, yang selama ini telah diterapkan BPJS Kesehatan.

Saya beruntung hadir di Konfrensi Pers, dalam rangka sosialisasi “Layanan Program JKN Saat Libur Lebaran 2024- Mudik Aman Berkesan Bersama BPJS Kesehatan”. Kegiatan diadakan di Aryaduta Menteng, diakhiri buka puasa bersama. 

---

Hadir sebagai Narsum, Ghufron Mukti, Direktur Utama BPJS Kesehatan, selanjutnya menyampaikan, bahwa prinsip portabilitas diwujudkan guna memberikan jaminan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara bagi peserta JKN di seluruh wilayah Indonesia.

Bagi peserta di luar wilayah tempat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar, tetap bisa mengakses pelayanan rawat jalan di FKTP lain paling banyak 3 kali kunjungan dalam waktu satu bulan. 

Bukti komitmen dilaksanakan all out,  BPJS juga menyediakan berbagai kanal layanan seperti pelayanan piket di kantor cabang beroperasi jam 08.00 - 12.00 waktu setempat.  Kemudian untuk Pelayanan Administrasi, bisa melalui WhatsApp (PANDAWA) jam 08.00 - 12.00 WIB.

“Layanan yang disediakan bagi peserta JKN mencakup layanan informasi, layanan administrasi, dan layanan pengaduan. Selain itu, peserta JKN juga dapat memanfaatkan layanan administrasi JKN melalui Aplikasi Mobile JKN," jelas Ghufron.

Tak ketinggalan Posko Mudik BPJS Kesehatan, siap beroperasi tanggal 5 - 9 April 2024.  Yang tersebar di beberapa lokasi strategis, seperti Terminal Pulo Gebang di Jakarta Timur, Pelabuhan Merak di Banten, Rest Area Tol Cikampek KM 88A di Purwakarta, Rest Area Tol Palikanci KM 207A di Cirebon, Rest Area Tol Ungaran KM 429A di Kabupaten Semarang, Terminal Purabaya di Sidoarjo, dan Pelabuhan Soekarno-Hatta di Kota Makassar.

Masih menurut Gufron, Posko Mudik BPJS Kesehatan akan menyediakan berbagai layanan seperti konsultasi kesehatan, fasilitas relaksasi bagi pemudik, pemeriksaan kesehatan, penyediaan obat-obatan, tindakan sederhana darurat, dan pemberian rujukan bila diperlukan.

“Diharapkan masyarakat dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses layanan kesehatan selama periode libur lebaran ini," ujar Ghufron

Kalian peserta mandiri/ Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), disarankan rutin melakukan pembayaran iuran per tanggal 10 setiap bulannya. Hal ini dilakukan, agar status kepesertaan tetap aktif.

Apalagi BPJS Kesehatan telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 960 ribu kanal pembayaran. Pembayaran bisa dilakukan secara online, sehingga mempermudah peserta JKN membayaran iuran.

 


Turut hadir Lily Kresnowati, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, dalam slidenya menjelaskan, BPJS Kesehatan telah menerapkan “janji layanan JKN” di fasilitas kesehatan, dalam rangka Transformasi Mutu Layanan.

“Janji layanan JKN”, bisa diakses dengan cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sehingga tidak perlu fotokopi berkas, lebih praktis dan tidak ribet.

”Tidak ada biaya tambahan bagi peserta JKN saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan, asalkan berobat sesuai prosedur, serta dilayani setara tanpa diskriminasi," jelas Lily.

Kalau masih bingung, silakan menghubungi 165 (BPJS Kesehatan Care Center), guna pencarian informasi fasilitas terdekat dari lokasi perjalanan mudik.

Penting menggunakan Aplikasi Mobile JKN, untuk mengetahui lokasi fasilitas kesehatan terdekat. Melalui fitur i-Care JKN, mempermudah dokter di fasilitas kesehatan mengakses riwayat medis peserta JKN dalam 12 bulan terakhir

Selanjutnya Lily mengimbau, peserta JKN yang melakukan perjalanan mudik senantiasa menjaga kesehatan dengan makanan bergizi seimbang, kurangi makanan tinggi gula, perbanyak asupan air putih, istirahat cukup, dan usahakan tetap berolahraga ringan.

"selalu memastikan bahwa kepesertaan JKN kita semua aktif, sehingga saat hendak mengakses layanan di fasilitas kesehatan tidak terkendala," kata Lily.

 ----

Tulus Abadi dari YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) menegaskan, bahwa persiapan mudik tidak hanya kendaraannya tetapi kesehatannya juga. Mengingat ada sekitar 196 juta pergerakan manusia, di satu waktu yang sama. Maka stamina yang kuat diperlukan, sehingga bisa mudik dengan selamat.

“Intisari layanan publik adalah memudahkan penggunanya,” jelas Tulus.

Saya pikir upaya dilakukan BPJS, sudah on the track demi kemudahan penggunanya. Layanan yang semula tatap muka, telah beradaptasi menjadi serba online. Sehingga membantu memangkas proses administrasi, yang biasanya memakan waktu tidak sebentar.

Potensi kesehatan tidak stabil selama perjalanan mudik sangat besar, kehadiran pelayanan dari BPJS adalah upaya memberikan pelayanan JKN yang optimal.

Berikutnya Ichsan Hanafi, Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta indonesia (ARSSI), menyatakan seluruh rumah sakit siap melayani masyarakat selama 24 jam jelas libur lebaran. Sinergi antara faskes, Dinas Kesehatan setempat dan BPJS Kesehatan, musti terus ditingkatkan guna memberikan pelayanan terbaik bagi peserta JKN selama libur lebaran.

Masih menurut Ichsan, semua pihak termasuk faskes diimbau tidak melakukan diskriminasi. Bahwa kerjasama yang baik, antara BPJS Kesehatan, masyarakat dan pihak terkait. Diharapkan membuat mudik lebaran, bisa berjalan dengan baik.

So, kalian sudah siap mudik, kan?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA