22 Nov 2018

Mengapa Telat Ketemu Jodoh?

Illustrasi- dokpri

Kalau ada teman cewek, kenalin ya.” satu pesan masuk ke HP
Sepuluh tahun silam,  ada teman --  semasa masih kuliah--, sudah masuk umur tigapuluhan. Beberapa kali mengirim pesan, minta tolong dicarikan kenalan yang bisa diajak serius (untuk menikah pastinya).

20 Nov 2018

Horas, Berbenah Infrastruktur di Negeri Indah Kepingan Surga

Danau Toba , Sumatera Utara - dokpri

(Tulisan dengan penulis yang sama sudah ditayangkan di Kompasiana)
Saya yakin kita semua sepakat, bahwa Danau Toba dan Pulau Samosir adalah kepingingan Surga. Sejauh mata memandang, tiada hal lain yang tampak kecuali keindahan.
Menyapu pandang dari puncak ketinggian, dua bola mata dimanjakan dengan hamparan hijau pepohonan dan biru air permukaan danau.

Saya sangat menikmati dari detik ke detik berjalan, rasanya ingin menggandakan setiap satu menit menjadi enampuluh kali lipat.
Membiarkan rongga dada penuh sesak, bebas menampung oksigen yang bersih tanpa campuran polusi udara dan bersemayam di paru-paru.

17 Nov 2018

Imbangi Berita Hoax, Polda Metro Jaya Luncuran Portal dan Aplikasi PMJNews

 
peluncuran PMJNews -dokpri
Pesan ini sebarkan, jangan berhenti di HPmu, maka dua hari lagi engkau akan mendapat rejeki. Apabila tidak kau teruskan, maka jangan kaget kalau seminggu lagi engkau dihampiri nasib sial

Pernah nggak, menerima pesan berantai seperti contoh diatas? Biasanya pesan seperti ini, dibagikan melalui WA Group. Kemudian (anehnya) kita menuruti saja perintah tersebut, tersebab yang menyebar orang kita kenal.
Pesan serupa ditulis melalui status di medsos, pada ujung kalimat minta kita untuk komment “Amin” lalu klik “Like” dan silakan “Share.” (anehnya kita menurut juga- hehehe).

Logikanya, bagaimana mungkin rejeki bisa datang, hanya dengan membagi pesan melalui aplikasi chatting dan atau medis sosial. Dan, bagaimana mungkin (juga) bala bencana datang, hanya gara-gara kita mengabaikan pesan.

11 Nov 2018

PrinterQoe Solusi Nge-print Cepat Praktis Berkualitas


Launching Aplikasi PrinterQoe (ki-ka : Halim Wahyono, Fanda Vionita, Adi Vidiyanto- dokpri


Satu saat, saya pernah dibuat kesal sekaligus menyesal. Waktu itu sedang ada keperluan nge-print naskah novel (untuk dikirim ke penerbit), setebal nyaris tiga ratus halaman.
Saya nge-print, di jasa fotocopy dengan harga perlembar lebih mahal, dibanding dengan tempat lain dengan kualitas yang sama (hal ini saya sadari setelah selesai).

Selisihnya memang tidak banyak (kalau dihitung perlembar), tapi kalau dikalikan sekian ratus lembar, nominal yang saya keluarkan lumayan juga.
Lokasi nge-print di daerah perkantoran, saat saya datang petugas melayani pelanggan yang lebih dulu datang, jadi saya musti nunggu (padahal waktu saya tidak banyak).