Januari separuh jalan, 2026 tidak lali dikata tahun baru. Saya yakin kita semua, belum lepas ingatan malam pergantian tahun. Langit dipenuhi suara riuh, percik warna-warni kembang api berpijar.
Ada yang melek semalaman, demi melewati detik-detik menuju pukul 00. Menandai penanggalan
lama ditanggalkan, digantikan dengan yang baru.
Setiap orang bebas men-treatment dirinya, bebas memilih cara merayakan. Selama yang dilakukan sewajarnya, niscaya
tak akan terjadi hal macam-macam.
Saya pribadi, sejak lama tak ikut gegap gempita itu. Hanya sesekali sewaktu bujangan, itupun karena ajakan teman. Setelah berumah tangga, istri dan anak-anak, menyikapi seperti saya. Detik ke detik berjalan, malam 31 desember seperti malam lainnya.
Namun, ada yang berkecamuk di benak. Bahwa pergantian tahun, mendekatkan saya pada masa lansia. Tahun ini sudah setengah abad lebih, artinya saya semakin berumur.
Mbarep sudah beranjak dewasa, tantangan dihadapi semakin serius. Seberat apapun hari dihadapi, kita musti berusaha dan bertahan.
Keberadaan kita sampai hari ini, berarti semesta masih menghendaki. Diberi kesempatan berbenah, memetik hikmah atas setiap kejadian dan masalah.
Sembari sesekali melongok ke depan, bahwa berpacunya waktu kan memendek antrian. Karena sejatinya kita sedang menuju pulang.
20206, Januari day 12 of 365

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA