Home

27 Okt 2023

Masterclass Acting dan Directing bersama Christine Hakim Hingga Takashi Shimizu dan Tai Ohuchi

Hari keempat penyelenggaraan Jakarta Film Week 2023, mengadakan acara Masterclass. Yang pertama adalah Masterclass Acting, sekaligus merayakan The Journey of Christine Hakim. Kedua adalah Masterclass Directing, menghadirkan sutradara kenamaan Jepang, Takashi Shimizu, yang dikenal dari karya fenomenalnya, Ju-ON, dan Director of Photography (DOP) yang juga berasal dari Jepang, Tai Ohuchi.

Di program Masterclass Acting, Christine Hakim sebagai mentor, dengan 15 orang peserta telah lolos seleksi sebelumnya. Christine Hakim membagikan pengalamannya, yang telah menginjak 50 tahun berkontribusi di dunia akting.

Baginya, hal yang terpenting saat ini adalah berbagi apa yang telah dimilikinya untuk melanjutkan atau untuk beregenerasi kepada talenta-talenta muda Tanah Air. 

“Acara ini sangat intimate, diharapkan visi misi kita sampai dan mereka peserta juga happy. Semoga berawal dari yang intimate ini nantinya bisa lebih luas lagi,” ungkap Christine Hakim.

Sesi bersama Christine Hakim ini menjadi salah satu pengalaman yang berharga buat peserta. Termasuk Lutesha, Festival Ambassador Jakarta Film Week yang juga menjadi peserta.

“Saya telah mempelajari banyak teknik akting yang sangat berharga untuk perkembangan karier saya. Semoga lewat adanya program ini akan menjadi ladang lahirnya legenda-legenda baru dalam generasi aktor yang akan datang,” ungkap Lutesha.

Program Masterclass Directing juga tak kalah menarik, karena diramaikan oleh para profesional industri film yang antusias mendengarkan paparan dari pembicara Takashi Shimizu dan Tai Ohuchi. Kedua narsum membahas di balik pembuatan film Sana, sebuah film horor yang tayang di Jepang pada Agustus 2023 lalu dan menjadi box office.

Tak hanya menyiapkan film dari sisi kreatif, Takashi Shimizu juga mengungkapkan bahwa hal yang terpenting lainnya yang tak boleh dilupakan dari proses pembuatan film adalah kerja sama antar tim.

“Dalam proses pembuatan film, tidak hanya sutradara yang mengambil alih keseluruhan prosesnya tetapi pentingnya kerja sama dan kepercayaan antar crew. Sehingga dalam prosesnya melibatkan seluruh ide-ide yang dimiliki oleh crew agar cerita yang ingin disampaikan oleh penonton dapat terus berkembang,” ungkap Shimizu.

Program ini mendapat sambutan positif dari peserta, salah satunya Azzam Fi Rullah. Selaku sutradara, Azzam yang juga penggemar karya-karya Takashi Shimizu mengungkapkan rasa senangnya bisa mengikuti Masterclass Directing Jakarta Film Week 2023.

“Saya adalah penggemar Takeshi Shimizu dan tumbuh besar bersama film-filmnya. Mendengarkan langsung pandangan dan pengalaman beliau merupakan kesempatan langka dan experience yang sangat berharga,” ungkapnya.

Selain itu, meskipun tajuknya adalah Masterclass Directing, namun kehadiran DOP Tai Ohuchi membuat diskusi semakin kaya materi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA