Tampilkan postingan dengan label sociopreneur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sociopreneur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Agustus 2018

Kepedulian Johari Zein Foundation, Menyalurkan Bantuan Pembangunan Masjid di Lombok

Dari kiri, Bryant Christanto Co Founder Paxel.co, Hardy Founder Alien Design Consultant, Rasyid Taufik Ketua Johari Zein Foundation, Raden Maulana, CEO & Co Founder Kolase.com dan Johari Zein Pendiri GBMI

Gempa bumi berkekuatan 7 SR di Lombok NTB (5/8'18), menorehkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Korban meninggal dunia terus bertambah, tercatat 312 warga meninggal dunia, sekitar 270.168 jiwa tinggal di pengungsian, setelah lima hari evakuasi.

Data BNPB menjelaskan, sekitar 75 persen pemukiman hancur,  468 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak,  20 unit perkantoran rusak, 50 unit mushola rusak dan 15 masjid rusak.
Diantara masjid yang rata dengan tanah, satu diantaranya Masjid Jamiul Jamaah, Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, NTB dan Masjid Jabal Nur, Dusun Lading-lading Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara.

Sabtu, 31 Desember 2016

Inspirasi 60 Tahun Astra "Satu Indonesia"

dokumentasi- twitter @satu_indonesia 
Akhir pekan minggu ketiga bulan Desember, Bloggers menghadiri undangan Astra 60 - Satu Indonesia. Acara yang diselenggarakan di daerah Jakarta Selatan ini, menjadi kesempatan mengenal lebih dekat tentang Astra.
Sampai saat ini Astra memiliki tujuh lini bisnis, yaitu di bidang otomotif, Jasa Keuangan, Alat berta dan Pertambangan, Agribisnis, Infrasturstuk dan logistic, Teknologi informasi dan Properti.  Dalam perjalanan panjang telah ditempuh Astra, tanpa terasa 20 Februari 2017 mencapai usia 60 tahun.
Bapak Yulian Warman selaku Senior General Manager Head of Public Relation Division Corporrate Communication Astra International, hadir sebagai narasumber pertama.  Dalam pemaparan beliau disampaikan, "Bagi Astra enam dekade tumbuh dan berkembang, Astra mengoptimalkan kekuatan yang ada ada tujuh lini bisnis. Per september Astra mempunyai 202 company, disupport oleh 213 ribu-an karyawan dari aceh sampai papua".
Namun selain menjalankan bisnis, Astra mengemban sebuah filosofi "Sejahtera bersama Bangsa". Filosofi ini semakin memompa semangat astra, ingin berperan sebagai perusahaan yang menjadi asset bangsa.
Hal ini bisa dilihat dari kontribusi sosial yang dilakukan, sampai saat ini ada 9 yayasan sosial Astra. Yayasan inilah menjalankan fungsi Astra, untuk menegakkan pilar dalam bidang Pendidikan, Kesehatan, Pengembangan UKM, Lingkungan dan Teknologi.
Yayasan Sosial Astra, pertama kali lahir tahun 1972 dan dikelola secara profesional. Sampai dibuatkan secara khusus divisi CSR, digawangi 31 SDM kompeten menggodok program yang digerakkan oleh seluruh group.
Seperti Yayasan Dharma Bakti Astra, mulai tahun 1980 telah membina lebih 10 ribu UKM. Sampai sekarang Astra memegang komitmen dan kepedulian, dengan melahirkan program sosial "Satu Indonesia" atau Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia.
Satu Indonesia adalah payung semua aktivitas Astra, mulai dari portfolio bisnis sampai public contribution. Satu Indonesia sebagai program, untuk pemuda-pemudi di indonesia, dengan batasan usia maksimal 35 tahun. Anak-anak muda yang komit dibidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, UKM, teknologi.
"Satu Indonesia mengundang semua pihak, termasuk blogger wartawan fotografer. Memberi karya yang menginspirasi, memberi masukan yang komprehensif baik untuk astra ataupun untuk indonesia kedepan," Jelas Pak Yulian Warman.
 
Ki-ka : Wicaksono/ Ndoro Kakung, Maharani, Yulian Rahman, Arbein Rambey -dokpri
Gaharu Mutiara Terpendam ditemukan
Setelah pemaparan dari Astra, acara semakin hangat dengan kehadiran Maharani. Sosok pemuda inspiratif, penerima Apresiasi Satu Indonesia Awards tahun 2014 untuk kategori lingkungan.
Maharani telah memulai kegiatannya sejak tahun 2009, mengajak masyarakat melestarikan lingkungan sekitar. Pulau Lombok di ujung NTB, memiliki sekitar 82% lahan kering setengah kritis. Kalau tidak diselamatkan dari sekarang, akan menjadi beban berat generasi masa mendatang.
"Ajakan sekedar menanam pohon tidak efektif, kalau perut masih merasa lapar. Sehingga harus dipikirkan lebih jauh, bagaiman memilih tanaman yang bisa berdampak terhadap lingkungan sekaligus bernilai ekonomi tinggi," Ujar Maharani.
Maka muncullah ide mengangkat tanaman lokal bernilai ekonomi tinggi, namun saat itu belum banyak diketahui. Adalah tanaman Gaharu, pohon yang tumbuh bagaikan mutiara. Keberadaannya musti digaungkan ke seluruh penjuru, karena pohon mahal ini bukan sembarang pohon.
Gaharu membutuhkan ratusan tahun masa tanam, kalau dipanen bisa mencapai harga 1 Miliar per kg. Tanaman ini biasanya tumbuh di hutan, mulai tahun 2000 dicarikan teknologi mempercepat penanaman gaharu.
Tak patah semangat, Maharani berusaha mengajak dan memprovokasi masyarakat. Melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat, yaitu melalui Pondok Pesantren. Kendala mulai dihadapi, terutama dalam mengatasi stigma masyarakat.
Sebagian besar penduduk menganggap, bahwa Gaharu adalah sejenis tanaman dengan kekuatan mistis. Bisa karena khasiatnya, atau bisa karena pohon jenis ini bisa bertahan sampai ratusan tahun.
Kenapa Gaharu bisa mahal?
Dari pohon istimewa ini, bisa dijadikan bahan dasar parfum, minyak wangi, kosmetik dan obat-obatan.
Upaya yang dilakukan dengan sungguh, akhirnya sapai pada tahap ditemukan teknologi. Pohon Gaharu bisa dibudidayakan, sekaligus direkayasa untuk percepatan masa panen dalam jangka 4 tahun.
Dengan budidaya dan teknologi tanam, berdampak harga gaharu tak semahal pohon tumbuh secara alami. Harga perkilo  Gaharu mencapai 10 juta/kilo, untuk satu pohon menghasilkan 4-5 kilo (kalkulasi pendapatan 40 s/d 50 juta).
Saat ini Maharani giat memberikan penyuluhan , mulai dari pembudidayaan, pemanenan sampai pemasaran.
Petani di Pulau Lombok, jarang yang memiliki lahan luas. Maharani melakukan ujicoba, dengan menanam di depan rumah atau pekarangan. Sekarang total anggota sekitar 200 orang, menanami lahan kritis sekitar 1000 hektare. Bahkan mulai melakukan ekspansi ke beberapa provinsi, sampai papua, Batan bahkan sampai negara Timor Leste. Dinas Kehutanan Timor Leste, secara khusus mengundang Maharani berbagi ilmu.
Sungguh, saya kagum dengan kontribusi anak muda bernama Maharani.

Penggiat Medsos dan Prediksi Tahun 2017
Kalau anda mengaku blogger, pasti tidak asing dengan nama ndoro kakung. Pria pemilik nama asli Wicaksono ini, pernah mengadakan acara pesta blogger pada 2007.
Definisi blogger mulai baur dengan penggiat sosmed, saya atau anda mungkin sering share artikel di Sosmed. Bahkan tak jarang, blogger berperan sebagai buzzer untuk sebuah product atau campain satu kegiatan. Melihat fenomena yang terjadi, menurut Ndoro Kakung blogger bisa dikategorikan sebagi "content creator".
Prediksi sosmed di tahun 2017, semua platfoam sosmed akan berbaur. Keunikan masing-masing hampir sama, seperti Snapchat hampir sama dengan Watsup. Facebook tetap paling popular, dengan pengguna sekitar 76 juta. Instagram (IG) mulai dilirik, saat ini 54% pengguna internet punya akun IG. Sedangkan youtube mulai disusul sosmed lain, seperti Facebook dan IG punya fasilitas video.
Berbaurnya fungsi beberapa medsos, memungkinkan pengguna bereksplorasi. Bisa membandingkan satu medsos dengan lainnya, sekaligus saling ditautkan.
Bagaimana secara khusus Perkembangan Facebook tahun 2017 ?
Facebook semakin menjadi marketplace, apalagi FB telah mengakuisisi tiga perusahaan untuk memperkuat content.
Marketer makin membutuhkan content video, mesin pencarian semakin melebar. IG semakin memberdayakan voice, sehingga sangat bermanfaat bagi brand. Kalau punya akun bisnis, bisa diukur seberapa sukses sebuah postingan. Bagi kegiatan advertising, dijamin tidak memnganggu kenyamanan audience, karena sangat diakomodir teknologi.
 
Suasana acara Blogger Gathering "Satu Indonesia"-dokpri 
Kamera Sekedar Alat
Satu nama yang satu tunggu di acara ini, adalah fotografer ternama Arbain Rambey. Seorang Fotografer yang belajar secara otodidak, namun kini sebagai pengajar di sejumlah Perguruan Tinggi.
"Percayalah semua orang bisa motret, tapi skill foto tidak semua orang punya. Seperti semua orang punya tangan, tapi tidak semua orang memiliki keahlian sebagai pemijat" Jelas Arbein di awal presentasi.
Perkembangan dunia fotografi saat ini begitu booming, siapapun bisa memiliki camera baik dari handphone atau kamera kusus. Bahkan untuk foto-foto bagus, tidak harus dilahirkan dari jepretan kamera profesional.
Bulan Jaunuari 2015, Newyork Time menggunakan foto sebagai headline dari IG. Harian Kompas memakai headline, dari foto yang diambil dengan kamera Blackberry. Bahkan Arbein Rambey pernah dikontrack perusahaan HP kelas menengah, untuk membuat buku fotografi. Gambar yang ditampilkan di buku tersebut, hasil jepretan dari kamera handphone pengguna jasa Arbein Rambey.
Menurut Om Arbein, ada tiga hal yang mempengaruhi sebuah foto
  • Kategori seni ; tergantung nama yang ada dibalik karya foto, sehingga ukurannya dan nilainya sangat subyektif. Misalnya hasil jepretan seorang selebrity, meski gambarnya biasa saja namun bisa dihargai sangat mahal.
  • Langka ; moment yang hanya ditemui oleh orang tertentu, misalnya foto gerhana matahari. Sudut pengambilan gambar dan momentnya, hanya berlaku sekali dan tidak terulang.
  • Nyentrik/ menarik ; idenya tidak semua orang punya.

Kalau pengin memiliki banyak ide foto, sebaiknya banyak mencari referensi dari foto orang lain. Dalam fotografi tidak perlu setting yang susah, bisa memanfaatkan setting auto di kamera tersebut.
"Yang tidak bisa di auto, adalah moment dan angel. Fotografi adalah masalah menangkap moment, bukan masalah mahal tidaknya kamera," Jelas Om Arbein
Bagi anda yang suka memotret pemandangan, sebaiknya dilakukan sebelum jam 7 pagi.hasil foto pemandangan kurang maksimal, kalau dilakukan di atas jam 7.
"Bagus dan tidaknya foto pemandangan, hanya masalah waktu pemotretan. Ingat kalau piknik jangan utamakan selfie, utamakan foto pemandangan,"Pesan Om Arbein.
Hasil  pemotretan tidak bisa dibedakan, baik dari kamera handphone atau kamera profesional. Yang penting sebuah foto memenuhi tiga unsur, yaitu cahaya cukup, statis (foto tidak bergerak) dan bisa dicetak paling besar 40 x 60.
Inspirasi 60 Tahun Astra -dokpri
"Inspiratif", satu kata yang mewakili acara blogger bersama Astra malam ini. Bahwa semua bidang kehidupan, bisa menjadi sarana berbagi kemanfaatan bagi sesama. Maharani seorang penggiat lingkungan, Ndoro Kakung Penggiat medsos dan Om Arbein dengan hasil fotografi yang luar biasa. Telah memberi pencerahan, utamanya bagi saya pribadi selaku blogger.

Sepulang dari acara Astra "Satu Indonesia", saya termotivasi untuk berbagi inspirasi melalui tulisan.- salam-

Minggu, 10 April 2016

Menuju "Indonesia Sociopreneur Challenge" #RoadToISoC2016


Saya yakin, sebagian besar kita (mungkin) masih awam apa itu  "Indonesia Sociopreneur Challange" atau IsoC?
Acara Building Social Ecosystem, diselenggarakan di Beranda 52 Bintaro Tangsel 6-April-2016 (dokumentasi pribadi)
Yuk Cari Jawabnya !
Bisa jadi dalam keseharian sering kita dapati, baik di keluarga atau lingkungan terdekat. Yang paling sederhana dan sering dijumpa, masalah sampah di lingkungan sendiri. Mungkin ada oknum "nakal",  seenaknya membuang di tempat tak semestinya.
Sampai saya tulis artikel ini dan dipublish, di daerah Tangsel juga saya baca sebuah Spanduk. Kurang lebih begini bunyinya, "Ya Allah Segera Jemput Orang Yang Sering Membuang Sampah di Sini, Agar Tidak Bertambah Dosa".

Daftar Blog Saya