Home

10 Nov 2021

Film Animasi NUSSA Menembus Lebih dari 350.000 Penonton


Film NUSSA di luar ekspeksi, selaian anak-anak penonton dewasa memberikan apresiasi luar biasa.

Ajeng Pujianti Lestari (blogger/ IRT 3 anak) menuliskan di blognya, bahwa Film NUSSA terasa HANGAT, MANIS dan BIKIN NANGIS.”

Ajeng menganggap film NUSSA memuat sesuatu yang bernilai untuk disaksikan bersama keluarga. Konflik dalam film NUSSA bisa menjadi pembelajaran yang mendewasakan bila diselesaikan dengan tepat.

Karakter-karakter dihadirkan juga realistis,  sosok murid jenius berusia sembilan tahun dengan kompleksitas emosi yang ia hadirkan.

Bagaimana kesedihan meliputi dirinya ketika mendapati roket buatannya gagal, sampai ketika ia memutuskan membantu rivalnya, Jonni, untuk melengkapi baut di roketnya. 

Atas keberhasilannya, film NUSSA mengantongi nominasi piala citra untuk Film Animasi Panjang terbaik, ditambah 3 nominasi AMI Awards untuk soundtrack-nya.

Kini film animasi kolaborasi Visinema dan The Little Giantz, telah menembus lebih dari 350.000 penonton.

Rizky Fauziah dari komunitas 1000 Guru menyampaikan pujiannya, cerita tentang keluarga dan persahabatan sangat related. Pesannya mudah dicerna dan dapat dijadikan pelajaran untuk semua orang.

Melisa, dari Indonesia Mengajar mengirimkan pujian serupa. “Keren banget! Rekomendasi sempurna untuk tontonan anak-anak, karena banyak sekali pembelajaran yang bisa dipetik. Mulai dari kerja keras, perjuangan, pengorbanan, ketulusan berbagi, cara mengikhlaskan dan masih banyak lagi. Selain untuk anak-anak, film ini juga cocok ditonton segala usia.” Papar Melisa.

Anggia Kharisma, produser film NUSSA mengapresiasi penghargaan tertinggi yang diterima oleh ia beserta timnya.

Antusiasme, apresiasi, pengalaman menyenangkan yang dibagikan seluruh penonton di Tanah Air merupakan penghargaan tertinggi yang dapat diterima.

Etapi ada yang musti diperhatikan, sahabat Nussa berusia di bawah 12 tahun dipersilakan menonton film NUSSA di bioskop dengan status level PPKM 1 dan 2 di pulau Jawa, Bali, dan kota Jayapura.

Juga harus dipastikan ada keluarga mendampingi serta mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA