Home

15 Mar 2018

Rahasia Daging Empuk dan Lezat Ala Banten Farm


www.bantenfarm.com
 
Kambing Guling, kerap menjadi sajian favorit saat acara hajatan digelar. Tak heran, kalau menu ini lekas tandas diserbu tamu undangan.
Banten Farm punya cara khusus mengolah (daging kambing), jadi bukan sulap bukan sihir, wus wus wus langsung jadi –hehehe—.

Hal ini dimulai dari pemilihan dan perawatan hewan yang baik.” Jelas Febriandi Rahmatullah selaku Marketing and Planning Banten Farm.



Banten Farm (CV. Banten Reksa Niaga) sebagai tempat inkubasi, pemuda penggiat agribisnis. Membantu masyarakat, mendapatkan hewan Kurban dan Aqiqah dengan harga wajar.

Banten Farm memilih domba dari garut dan atau parahyangan, sehingga jelas asal usul dan pemilik awal (baca : peternak) setiap domba.
Untuk pendataan lebih lanjut, setiap domba diberikan nomor identifikasi, meliputi umur, jenis kelamin serta riwayat kesehatan.

Bekerjasama dengan dokter hewan, secara rutin melakukan kunjungan sekaligus chek kesehatan ternak.
Upaya pencegahan penyakit juga dilakukan, dengan rutin memandikan hewan serta melakukan pembersihan kandang.
www.bantenfarm.com

00o00
Pada beberapa kesempatan hajatan, saya terpaksa tidak menghabiskan daging kambing guling. Lantaran masih ada bau prengus, serta daging alot saat digigit.
Ternyata bukan saya saja, banyak piring plastik -- berisi daging kambing guling – lainnya tergeletak di meja ditinggal pemiliknya.

“Pasti ada yang salah, pada proses pemeliharaan, penanganan, pemotongan dan pengolahan,” gumam saya dalam hati.

*CLINK* pencerahan itu tiba. Ketika membaca sebuah artikel, akhirnya saya menemukan jawabannya.

Pemeliharaan dan penanganan ternak yang baik, meliputi pemberian pakan, fasilitas kandang dan perlakuan yang lembut.

Ternyata memberi pengaruh pada si ternak, yaitu berkontribusi dalam meminimalisir tingkat stres pada hewan ternak tersebut.
Kambing tidak dalam kondisi stres, akan meningkatkan efisiensi dan menjaga kualitas daging dengan baik pula.


Kambing dalam kondisi stres saat disembelih, mengakibatkan mutu daging berkualitas rendah ( atau daging gelap, DFD dark firm dry). Pada point inilah, seperti membukakan cahaya pengetahuan baru bagi saya.


www.bantenfarm.com

Saya teringat Baginda Rasulullah SAW, betapa Sang Nabi memperlakukan  binatang dengan begitu lembut dan baik.

Adab diterapkan saat menyembelih hewan, dimulai dengan menggunakan pisau yang tajam (mengasah pisau tidak boleh di depan hewan).
Kemudian membaringkan hewan agar nyaman, hanya dengan sekali sembelih pada urat – dekat — tenggorokan langsung terputus.

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin berkata, “Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memerintahkan untuk berbuat baik pada hewan ternak. Hendaklah manusia memperlakukan hewan ternak dengan cara yang baik. Jangan bebani hewan tersebut, pada sesuatu yang ia tidak mampu. Jangan pula mengurangi makan dan minumnya,” (Syah Riyadhus Sholihin, 4 : 593 – 594 )

Faktor Penyebab Stres Pada Hewan Ternak
Perubahan Suhu Udara :
Hewan ternak, perlu waktu untuk beradaptasi dengan suhu udara. Bagi ternak yang biasa –misal--di desa ( dengan udara sejuk dan segar), akan kaget saat –mendadak-- dipindah ke lingkungan yang panas dan ramai.

Sirkulasi Udara Kurang Memadai :
Semakin tertutup sebuah kandang, maka perputaran udara akan terbatas. Kambing akan terkena stres, saat berada di kandang dengan sirkulasi udara kurang baik.

Tingkat Kepadatan :
Dalam masa pembibitan maupun penggemukan, ternak membutuhkan lingkungan yang memadai. Kandang dengan kapasitas ternak yang padat, membuat hewan ternak merasa tersiksa.
Selain berada di dalam kandang, perlu dibuat jadwal ternak dilepas – dalam pengawasan -- agar bisa terkena sinar matahari secara full.

Pemindahan Tempat :
Memindahkan ternak ke tempat baru, biasanya menggunakan alat transportasi –truk atau mobil box. Sangat penting diperhatikan, kenyamanan alat transportasi tersebut.
Kerap kita dapati di lapangan, hewan ternak diangkut berdesak - desakan di dalam mobil box.  Mereka dalam posisi duduk, leher diikat ke besi sehingga tidak bebas bergerak.

Perubahan Fasilitas :
Hewan ternak yang dipindahkan ke tempat baru , otomatis akan menemui fasilitas lingkungan yang berbeda.
Kalau lingkungan baru lebih baik, tentu tidak masalah. Tapi kalau tempat baru lebih buruk dari tempat lama, akan menjadi masalah besar buat hewan ternak.

Gangguan Serangga :
Keberadaan hewan ternak, biasanya mengundang datangnya Serangga (misal nyamuk). Keberadaan serangga ini musti dibasmi, agar hewan ternak tidak terganggu dan stres. 

Tekanan dari Manusia
:
Jangan salah, hewan ternak juga bisa mengenali tuannya. Saat menemui orang baru (baca ; penjual) yang berlaku kejam, memicu depresi pada ternak tersebut.

Subhanallah, hewanpun tak ubahnya seperti kita manusia. Mereka juga bisa terjangkit depresi, apabila mendapat perlakuan semena-mena.
Pada saat menulis point demi point, saya seperti menemukan oase di tengah sahara. Ibarat melihat seberkas cahaya, setelah berjalan di lorong ketidaktahuan yang gelap.

Layanan Catering dan Aqiqah Banten Farm

www.bantenfarm.com
Selain menyediakan dan melayani pembelian hewan untuk Kurban , Banten Farm juga memiliki divisi Catering dan Aqiqah lho.
Atas kepuasan yang dirasakan oleh konsumen, Banten Farm kerap mendapatkan testimoni dan atau review positif.

Mulai dari rasa daging yang empuk, maupun citarasa bumbu yang sedap digunakan untuk mengolahnya.
Menu kambing guling, gulai, sate, rabeg, nasi Kebuli Kabsyah dan aneka menu lain disajikan sangat menarik selaras dengan kelezatannya.
Kambing Guling Live on The Spot ( www.bantenfarm.com )

O’ya, bagi anda yang ingin anti mainstream, bisa memesan “Kambing Guling Live on The Spot.” Kambing diguling pada saat acara tengah berlangsung –sesuai kesepakatan--, sehingga daging bisa dinikmati dalam kondisi hangat.
Nasi Kebuli Kabsyah dari Banten Farm

Untuk segala kerja keras sepenuh hati, Banten farm telah menerima sertifikat Halal MUI, untuk proses pemotongan hewan dan aqiqah.
Pencapaian yang telah diraih ini, tentu membuat konsumen lebih tenang dan terjamin untuk order di Banten Farm.

Kami percaya juga dengan memuliakan hewan memberikan hak-hak hewan seperti makanan yang baik memberikan sikap yang lemah lembut akan menghasilkan kualitas daging yang terbaik,” tutup Febriandi

22 komentar:

  1. Daging gak bau lambing, sedap Makan nya. Enak banget bisa mamba dua piring. Serodot sum sum

    BalasHapus
  2. Betul setuju nih, bahkan hewan saja jika diperlakukan dengan baik akan memberikan hasil yang baik pula. Kerabat ada yang punya bisnis peternakan kambing garut juga dan dirawat dengan baik sesuai info yang disampaikan ini.

    Btw ngiler sama kebulinya deh.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau ada acara boleh pesan lho kak :) ada no WA nya di flyer

      Hapus
  3. wah sudah ada sertifikat halalnya ya, keren ini perlu diapresiasi

    BalasHapus
  4. Iya betul kalo hewannya stres bisa jadi kualitas dagingnya juga kurang bagus. Bukan hnya pd manusia sj, adab perlakuan trhdp hewan jg hrus dilakukan.

    BalasHapus
  5. Wah pas banget pas maem sate kambing. Kambing guling, sate kambing enakkkk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. dagingnya empuk dan tidak prengus tambah asik kak

      Hapus
  6. sering dapet kiriman dari tetangga tiap ada yg akikah dan biasanya nyempil 2 tusuk sate kambing, kadang memang bau kambingnya masih berasa makanya klo dapet kiriman akikah jarang dimakan sate kambingnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. dari penyembelihannya musti benar itu kak

      Hapus
  7. Tulisan yang menarik dan mendidik banger 😊

    BalasHapus
  8. mas agung kirim2 ya kalau sembeleh kambing...hehe

    BalasHapus
  9. Wah klo stress dipotong bisa keras kali yaks

    BalasHapus
  10. Makan daging kambing suka malah bikin illfeel kalau dagingnya bau ya :(

    BalasHapus
  11. Aku suka makan daging kambing tapi tidak bisa masak nya. Bisa pesenkah buat acara-acara di rumah?

    BalasHapus
  12. Makasih infonya mas Agung :)
    Aku pribadi yang suka banget sama daging kambing cuma gak bisa makan sering2 karena langsung pusing :)
    salah2 dalam pengolahan juga daging kambing juga gak enak ya rasanya

    BalasHapus
  13. Aku suka makan daging kambing. Diapain aja pasti suka. Enak banget aih soalnya. Tapi yg terpenting penyembelihannya benar ya.

    BalasHapus
  14. Dibandingkan daging sapi, saya lebih suka daging kambing. Dibikin apa aja juga kayaknya enak :)

    BalasHapus
  15. Kerabat juga ada yang memiliki bisnis serupa begini dan memperlakukan ternaknya penuh cinta kek gini. Ku pikir dulu berlebihan ternyata mepengaruhi kualitasnya ya.....hhmmm

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA