8 Okt 2016

Think Fresh, Mantra Meyakinkan Diri Dari Danny Oei Wirianto

Danny Oei Wirianto  - dok penyelenggara
Bagi saya pribadi, nama Danny Oei Wirianto sudah tidak begitu asing. Sosok di balik suksesnya komunitas terbesar Kaskus, selain itu beliau berperan dalam pengembangan belasan perusahaan digital. Sebut saja Semut Api Colony, Klix Digital, MediaXasia, MerahPutih Inc., Mindtalk, Bolabob, DailySocial, Infokost.net, KrazyMarket, Kincir, Lintas.me, OneBit, semua nama yang saya sebutkan di bawah bendera Merah Cipta Media Group (MCM). 
Melalui beragam upaya dan kerja keras, apa yang disentuh tangan dingin Danny seolah berubah menjadi emas. Perjalanan untuk menjadi "seseorang" bukan hal yang mudah, ada proses luar biasa dibaliknya. Pun Danny melalui kawah candradimuka, membuatnya bisa sekokoh karang.
"Tahun pertama membangun bisnis, saya tidur di kantor" Ujar Danny saat acara Launching buku Think Fresh di Kinokinuya Plaza Senayan pada kamis 29/9'16.
Apapun Yang Instan Itu Tidak Baik (inspirasi satu - Buku Think Fresh - hal. 152 )
Lihat saja, bahkan mi instan tidak diproses secara instan. Begitu pula kesuksesan, tidak mungkin diraih secara instan. Untuk sukses, seorang akan melalui masa-masa sulit yang penuh kerja keras dan pengorbanan. Banyak yang tidak melihat bahwa keberhasilan dia adalah berkat adanya persiapan, kerja keras, dan belajar dari kegagalan.

Cuplikan satu paragraf dari buku Think Fresh ini, bukan sekedar omong kosong atau sekedar teori belaka. Kalimat ini terasa dalam, karena ditulis/ dikisahkan oleh orang yang mengalaminya sendiri,
Danny menuntut ilmu di Kendall College of Art and Design, Michigan, Amerika Serikat. Untuk membantu memenuhi kebutuhan selama kuliah, mengambil pekerjaan sampingan sebagai Office Boy.
Bayangkan kawan, menjadi office boy, saya yakin tak semua orang sanggup melakoni. Apalagi bagi seorang berpendidikan, pasti ada pergolakan ego. Mungkin masih ada sebagian orang menganggap, OB jenis pekerjaan dalam kasta tak diperhitungkan. Tapi siapa nyana, Danny Oei Wirianto dengan gagah menjadikan batu pijakan. Kelak lelaki rendah hati ini, bisa membuktikan bahwa seorang office boy pun bisa sukses.
Danny Oei Wirianto  - dok penyelenggara

Hidup itu seperti bola tennis, kata salah seorang rekan kerja saya, David Wayne Ika (inspirasi dua- buku Think Fresh hal. 38 )
Jika dijatuhkan ke sofa yang empuk, bola tennis tidak akan melambung tinggi. Tetapi jika dijatuhkan ke tanah yang keras, dia akan melambung tinggi. Hidup kita pun demikian, akan melambung tinggi atau rendah mengikuti lingkungan yang kita pilih untuk kita tempati. Keberhasilan kita juga tergantung pada kekuatan tekad serta usaha keras kita untuk mencapai hasil yang kita inginkan.


SURROUND YOURSELF WITH POSITIVE PEOPLE

Danny melentingkan dirinya, melalui tempaan hidup satu diantaranya pilihan sebagai office boy. Ketekunan bekerja dan belajar, menjadikannya mahasiswa yang cerdas. Akhirnya banyak teman kampus yang ingin belajar darinya, Danny memutuskan berhenti sebagai office boy. Kemudian Danny mendapat penghasilan lebih, melalui pekerjaan yang baru sebagai pengajar.
Lihatlah hukum bola tenis sedang terjadi, Danny membenturkan diri pada kerasnya hidup. Bola itupun mengikuti sunatullah (hukum alam), melompat tinggi bahkan bisa lebih tinggi lagi.

Inovasi, tidak hanya perlu dilakukan oleh perusahaan untuk menciptakan produk yang bisa menjawab kebutuhan orang banyak. Sebagai individu, kita pun perlu ber- INOVASI. (Inspirasi tiga - buku Think Fresh hal. 57)
Kita perlu sadar bahwa kemampuan untuk ber-INOVASI bukanlah hal yang kita bawa sejak lahir. Kemampuan itu tercipta dari kemauan kita mencari tahu.

Setelah lulus dan kembali ke Indonesia, Danny mengirim lamaran pekerjaan ke berbagai perusahaan. Kala itu lamaran masih difotocopy, sehingga kalkulasi biaya  cetak portfolio lumayan besar. Pada tahun 1997, Indonesia baru beradaptasi dengan internet (btw saya masih ingat, dulu menjamur kursus komputer)
Nah, Danny putar otak menyiasati kondisi. Akhirnya menyajikan sesuatu yang beda, yaitu membuat portfolio dalam bentuk softcopy. Sehingga bisa lebih efisien, tak makan banyak budget untuk membuat lamaran.

Launching Buku Think Fresh, di Kinokinuya Plaza Senayan (ki-ka ; Rene H, Danny Oei. W, Giring G -dokpri
Beruntung saya bisa hadir, di acara peluncuran Buku Think Fresh. Saat mengisi buku tamu di meja regristasi, disodori air mineral bertutup orange dengan tempelan Think Fresh. Dominasi warna orange terus berlanjut, mulai dari backdroup, ornamen di atas panggung, sampai pernik- pernik di meja narasumber.
Kehadiran Rene Suhandono sebagai pemandu acara, sungguh membuat acara hidup. Selain Danny Oei Wirianto sebagai penulis, hadir Giring Ganesha penyanyi sekaligus sahabat Danny.
Sepanjang acara launching buku, sejak mulai sampai penutup hanya satu kata dapat saya simpulkan "FRESH".
Seolah tak sabar, saya membaca buku yang sudah ditandatangani sang penulis. Lembar demi lembar saya buka, membaca kata demi kata seperti sebuah rangkuman perjalanan penulisnya.
Think Fresh, menurut saya bukan sekedar kumpulan kalimat motivasi/ mantra. Namun kalimat yang diolah, buah dari sebuah perjuangan panjang yang telah dilalui. Kalimat per kalimat terasa dalam, sungguh itu benar saya rasakan sendiri.
Saya jadi ingat sebuah tausiyah dari ustad ternama, "Apa yang disampaikan dari hati akan sampai ke hati." itulah perumpamaan, yang bisa saya gambarkan dengan buku bercover orange ini.
Ilustrasi dan warna yang diterapkan setiap halaman lain dari yang lain, sehingga mata ini tidak cepat lelah saat membaca. Bayangkan saja, halaman per halaman dibuat berwarna-warni (tidak monoton). Misalnya ada satu lembar, didesign dasar hitam dengan tulisan putih. Lembar berikutnya, dasar merah dengan tulisan putih, begitu seterusnya. Tulisan tidak hanya dituang dalam halaman biasa, tapi dibingkai dengan bulat, kotak, disertai ilustrasi pendukung yang begitu menarik.
Pemilihan front huruf juga beda-beda, menyesuaikan tema yang sedang dibahas.  Ukuran huruf juga tak seragam, bisa jadi, satu halaman isinya hanya satu kalimat terdiri empat kata. Saya berhasil dibuat penasaran, kira-kira apa yang akan terjadi di halaman berikutnya.
Tak perlu waktu panjang membaca, karena kalimatnya ringkas dan mengena di hati.
Dengan ukuran yang mungil, buku ini praktis dibawa kemana-mana. Readable pokoknya, baik sambil nunggu di halte, naik commuter line sambil berdiri juga oke. 
Buku Think Fresh - dokpri

Saya sengaja mencuplik, hanya tiga kalimat inspirasi pada Buku Think Fresh. Padahal masih banyak kalimat lain, bertebaran di 177 halaman di buku ketjeh ini.
Sungguh, menurut saya buku ini terlihat dipersiapkan dengan sangat teliti dan detil. Sampai-sampai mengajak pembaca berpartisipasi, memberi tanda sticker apabila menemukan 5 kejanggalan. Buku Think Fresh seolah representasi perjalanan hidup Danny Oei, berproses menjadi pribadi yang luar biasa.
Kiprahnya dibidang advertising yang digeluti, telah membawanya meraih beragam penghargaan. Prestasi terbaru diukir dibidang bisnis dan investasi, yaitu Top 3 Best Mentors of Founder Institute in Asia (2013)
Jadi kalau anda ingin merasakan sensasi lain membaca buku, beli deh Think Fresh. Saya menjamin anda merasa beruntung, membeli sekaligus mengoleksinya. 
"Royalti dari buku Think Fresh, akan digunakan untuk mewujudkan mimpi anak negeri"Ujar Danny saat acara (keren kan).
So jangan lama-lama, segera ke toko buku. Jangan sampai kehabisan, ntar nyesel lho ! -salam Think Fresh-

3 Okt 2016

Trik Mengambil Gambar Ala Food Blogger #JeniusLiveXBrighspot

JeniusLiveXBrighspot di Senayan City -dokpri

Keberadaan blogger tak bisa di pandang sebelah mata, sudah menjadi bagian dari industri. Berdampingan dengan media, menjadi alternatif sosialisasi atau campaign sebuah program atau product.
Background seorang blogger bisa apapun, yang penting basicnya adalah gemar menulis. Kini dunia blogger mulai berkembang, memadupadankan tulisan dengan foto yang keren dan video tentunya. Karena tulisan akan "bernyawa", apabila didukung gambar atau video yang bercerita.
Acara Jenius Live X Brighspot di Senayan City, mengajak blogger belajar mengenai Food Blogging. Menghadirkan pembicara keren, akun IG nya @captainrubi (boleh silakan dikepoin)
O'ya, tahukah kalian apa itu Jenius?
Adalah layanan 24 jam yang siap menemani kalian, mengelola hidup dan keuangan secara lebih mudah, cerdas dan aman. Dari menangani tagihan-tagihan, mengirim uang secara cepat, hingga mengatur tabungan untuk meraih mimpi, cita-cita dan hal tidak terduga dalam hidup
Aplikasi Jenius -dokpri

Caranya sangat mudah ?
1. Unduh dulu "Jenius", via Apple Store atau Google Play Store
2. Lakukan regristasi dengan memasukan informasi KTP, NPWP dan Tanda tangan (tenang ada panduannya kok)
3. Crew Jenius akan menelpon pengunduh, untuk mengantar kartu debit ke alamat yang tertera di perjanjian nasabah.
4. setelah kartu diterima, lakukan aktivasi dengan memasukkan kode CVV dibelakang kartu. Biar aman, buatlah PIN baru sebanyak 6 digit.
5. untuk Top-Up/ isi saldo, bisa melalui ATM atau mobile banking lainnya (kode transfer bank BTPN - 123)
-o0o-
Nah sore ini (2/10'16) blogger sudah siap, menghadap panggung utama arena Jenius Live x Brightspot.
"Food tidak bisa lepas dengan foto, namun agar menarik perhatian ada strateginya" Ujar Ruby di awal acara.
Saat membuat content, pertama harus "Know Audience". Kalau sudah tau karakteristik audience ( bisa follower, subscriber, reader), memudahkan kita berkreasi membuat content. Trend yang berlaku bisa dibaca, dengan update following trend (biasanya sesuatu yang unik).
Captain Ruby on action -dokpri
Ada tips membuat foto (versi Captain Ruby)
1. Berteman dengan Jendela ;
Cahaya natural (matahari) bisa didapat dari jendela, posisi ini the best spot untuk foto. Setengah pekerjaan sudah selesai, baru menentukan arah cahaya (KKB)
2. Perhatikan Arah Cahaya :
Datangnya cahaya mempengaruhi bayangan, yang bertolak belakang dengan objeck. Cahaya untuk makanan adalah, sebaiknya dipilih Kanan- Kiri- Belakang (KKB). Pengambilan food dari depan, hasilnya kurang bagus/ tidak maksimal.
3. Rajin Selfie ;
Semakin sering selfie, akan mengetahui angle yang bagus. Dengan sering selfie food, semakin bisa mengeksplore angle.
Top short (foto dari atas), dulu menjadi favorit food picture. Foto dari atas, memungkinkan semua makanan akan terlihat, detilnya juga akan tampak. Kini berkembang dan harus sedikit direvisi, yaitu melihat focus objeck yang ingin dikedepankan.
Saat ingin mengambil gambar daging, sebaiknya mengambil angel yang membuat tekstur daging menonjol. Foto dengan posisi 45 derajad, cocok untuk menampilkan tekstur daging. Selain itu food sejenis burger, cocok diambil dari samping. Kalau burger diambil dari atas (top short), dijamin yang tampak hanya roti saja.
Ngomongin food angle, bisa disiasati dengan zoom. Dengan sesimple merubah angle, sesimple itu merubah cerita yang ingin disampaikan. Dengan merubah angel, secara visual akan lebih "menjual."
Saat ini smartphone memakai fasilitas kamera, agar gambarnya bagus ada tipsnya ;
- Seringlah membersihkan lensa kamera HP
- Foto sebaiknya dicrop saja (kalau terpaksa zoom, perhatikan resolusi)
- Gunakan picture focus
Trend food fotografi bisa diciptakan, dengan memodifikasi yang sudah ada atau membuat sesuatu yang baru. Bagaimanapun tak bisa dipungkiri, currency blogger adalah follower, Subsricber, reader.
Waw, rasanya banyak pencerahan didapat blogger di acara Jenius Live x Brightspot. Acara keren ini berlangsung pada 29 sept- 2 Okt'16, di tiga titik yaitu South Tent, Nort Tent, dan Atrium Senayan City.
Jenius Live x Brightspot -dokpri

Jenius Live x Brightspot -dokpri
Jenius bersama Brightspot Market, memperkenalkan gaya hidup baru baru kepada generasi digital savvy dan socially connected dalam berbelanja, menikmati hiburan, serta cara mendapatkan inspirasi.

Jenius adalah banking reinvented, menawarkan cara berbank baru yang lebih mudah, cerdas, dan aman. Mengatur hidup dan keuangan, melalui smartphone berbasis Android atau IOS. Untuk keterangan lebih detil, silakan mengunjungi jenius.com

2 Okt 2016

Kunci Itu Ada Dalam Diri Sendiri #ThinkFresh

Buku Think Fresh, Karya Danny Oei Wiranto -dokpri
Anda harus percaya ! *MaksaNih
Bahwa setiap manusia diciptakan special, makanya setiap pribadi adalah one and only in the world. Tuhan menciptakan setiap manusia, tentu tidak sembarangan atau sekadarnya. Sudah dirancang sedemikian rupa, sehingga hanya satu versi untuk satu orang.
Jadi deal ya, tak ada yang menyamai diri anda apalagi mengcopy paste.
So, kenapa anda harus minder, galau, rendah diri, merasa paling hina, nista. Padahal pribadi yang seperti anda, dijamin tidak ada lainnya atawa hanya satu-satunya di dunia. Sehingga anda bisa menjamin, tak ada yang bisa menyamai segala tindak tanduk anda.

30 Sep 2016

Peluncuran Iklan Layanan Masyarakat "Saling Jaga, Saling Peduli" dari Yayasan Kanker Payudara Indonesia

Sebelum Peluncuran ILM YKPI -dokpri

Tahukah anda,
Ternyata di Indonesia kanker payudara tertinggi, untuk pasien perempuan terdiagnosa kanker. Namun sayangnya, mayoritas kanker payudara Indonesia ditemukan pada kondisi stadium lanjut. Sehingga keadaan ini menjadi musabab, peluang mencapai kesembuhan menjadi kecil. Padahal bisa diperbesar kemungkinan sampai 99% sembuh, apabila dilakukan deteksi dini dan diobati secara medis.
Dalam rangka menyambut peringatan bulan peduli kanker International, Yayasan Kanker Payudara Indonesia (TKPI) bekerjasama dengan PT 21 Cinema dan RK 23 Pictures. Tiga pihak bersinergi pada bulan Oktober 2016, selama sebulan penuh menayangkan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) bertema "Saling Jaga Saling Peduli". Iklan ini akan diputar secara serentak, di seluruh jaringan bioskop XXI tanah air.
Blogger's turut hadir, saat peluncuran ILM ini di Epicentrum XXI di daerah Kuningan Jakarta Selatan. Pada waktu yang sama, diadakan nonton bareng film Warkop DKI Reborn. Kami dipersilakan masuk ke Studio 1, untuk menyaksikan ILM "Saling Jaga Saling Peduli" dilanjutkan Film Warkop DKI Reborn.
Tak tanggung-tanggung, ILM "Saling Jaga Saling Peduli" melibatkan banyak public figure tanah air. Sebut saja nama beken, Reza Rahardian, Mike Lewis, Sarah Sechan, Daniel Mananta, Farah Quinn, Didiet Maulana, Andine, Raline Shah.
Linda Agum Gumelar, selaku Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) hadir pada acara peluncuran. Sebelum pemutaran ILM memberi sambutan, "Kanker Payudara tetap menjadi penyakit yang meresahkan masyarakat, bahkan sudah merambah ke tingkat yang lebih mengkhawatirkan dimana tidak hanya wanita saja yang bisa terkena penyakit ini, tetapi juga pria juga sudah mulai menderitanya".
Indro Warkop selaku personel Warkop mengamini, bahwa penyanyi pria Melky Goslaw meninggal karena penyakit Kanker Payudara. Selain itu dua sabahat sekaligus anggota Warkop lainnya, Dono dan Kasino meninggal karena penyakit Kanker (bukan kanker Payudara).
Melalui ILM "Saling Jaga Saling Peduli",  mengajak masyarakat melakukan pemeriksaan dini agar terdeteksi lebih awal. Khususnya penderita Kanker Payudara, jangan dianggap tabu membicarakan penyakitnya. Hal ini sebagai jalan  membuka diri, sehingga bisa dirangkul dan segera dilakukan penanganan.
Blogger bersama Ibu Linda Agum Gumelar dan Ibu Caterine Keng -dokpri

PT 21 Cinema menyambut baik, keinginan YKPI menggunakan jaringan bioskop XXI sebagai channel dalam menyebarkan pesan sosial peduli kanker payudara.
"Sebagai jaringan bioskop terbesar di Indonesia, selain memberikan dukungan terhadap perkembangan film Indonesia, kami ingin berkontribusi di bidang lainnya, salah satunya bekerjasama dengan YKPI, dengan medium penyebaran ILM di jaringan bioskop agar lebih efektif dan terarah" Jelas Catherine Keng, selaku Corporate Secretary PT 21 Cinema.

Pada kesempatan yang sama, Erna Pelita, Produser RK 23 Pictures mengungkapkan "Kami tergerak untuk membantu YKPI dalam menyebarkan kepedulian Kanker Payudara, terlebih setelah mengetahui jika kanker Payudara bisa disembuhkan dengan deteksi dini. Tentunya ini dapat menjadi pesan positif, yang memberikan semangat positif di masyarakat. Kami berharap pesan dalam ILM ini, mencapai sasaran untuk meraih terjadi penurunan angka penderita kanker payudara Indonesia".