Home

4 Mar 2018

Tiga Perpaduan dalam Paket Hoka Suka Hokben, Anda Harus Merasakan !



Suasana Store Hokben - dokpri

Bayangkan anda sedang di Hokben, di meja ada Chicken Katsu, kering kentang, acar dan nasi, dipadukan dengan sambal bawang yang mak nyozz pedesnya.
Huuuh haaah, sensasi pedasnya pasti nampol. Tidak cukup hanya satu tisu, untuk mengusir keringat yang meleleh di dahi.

Flash back sebentar ya..
Dengan Hokben, saya punya kenangan tak terlupakan. Kala itu ibu saya –yang tinggal di pelosok desa—, cukup dibuat penasaran.

Saat bertandang ke rumah saudara -- di daerah Jakarta Timur--, anak si tuan rumah sedang menerima telepon --saya tebak dari teman seusianya.
Ibu dan saya yang duduk di ruang tengah, mendengar jelas perbincangan (via telepon) dalam bahasa gaul ala anak remaja.

Chicken Katsu, enak tauuu..!” cetus anak gadis ini

Sesaat  berikutnya perempuan belia ini terdiam, --sepertinya-- suara dari ujung telepon sedang berbicara.
“Ya udah besok abis sekolah ya” sambungan telepon akhirnya ditutup.

Siapa nyana, percakapan sekitar lima menit itu direkam di benak ibu. Setelah hanya kami berdua di ruang tengah, barulah ibu membisikan sesuatu. 

Chicken Katsu itu kayak apa tho?” bisik ibu.
Itu lho buk, daging ayam fillet kemudian diberi tepung, dsb...dsb

Saya berusaha, mendiskripsikan makanan dimaksud sebisanya. Namun, air muka perempuan sepuh itu tampak belum paham.

Besok kita ke Hokben ya buk” bisik saya.

Melihat dan merasakan langsung, adalah strategi jitu menjawab rasa penasaran tentang sebuah makanan.
materi presentasi Blogger Gathering Hokben TNG

Hokben Tangerang Kota, 27 Februari 2018

Melangkah masuk ke store Hokben Tangerang Kota, mata saya dibuat terbelalak. Pasalnya, melihat gambar paket “Hoka Suka” ada di standing banner.

Pada paket Hoka Suka 3, tampak Chicken Katsu berpadu dengan menu khas lainnya. Paket ini semakin mantap, ketika dikolaborasi* dengan sambal khas Indonesia. (*nanti saya bahas kolaborasi ini  secara  khusus)

Saya masih ingat, bagaimana ekspresi bahagia ibu saat menyantap Chicken Katsu. Menu Chicken Katsu Hokben, sebagai bakti seorang anak kepada ibunya.

Seperti filosofi dianut Hokben, yang tertuang melalui Community Pattern. Salah satunya ada mural, sebagai simbol “Parent and Kid”--- selain “Welcoming Hello”,”Friendship”,”Respect” dan “Pride.”

Parent and kid, simbol kedekatan antara orang tua dan anak (pun sebaliknya). Saat anak masih kecil, orang tua menyayangi dan melindungi.  Ketika  anak beranjak dewasa, membalas dengan bakti kepada ayah dan bunda.  
 
Kartina Mangisi - dokpri
Kartina Mangisi selaku Communication Division Head menjelaskan“ yang datang ke Hokben jarang sendiri, maunya datang bersama teman, keluarga.”

Ya. Saya kerap melihat, dua meja di Hokben dirapatkan menjadi satu. Berisi empat kursi, terdiri dari ayah ibu dan dua anaknya. 

Kadang juga tampak, serombongan anak muda bersantap di Hokben. Melihat pemandangan tersebut, mencerminkan pattern “Friendship.”

Ssst..., ini rahasia ya. Saya dulu, pertama kali kenal dengan --waktu itu masih--calon istri saat kumpul bareng teman  di store Hokben Blok M Plaza—hehehe, ini serius lho.

Pada saat konsumen masuk Hokben, pasti disambut dengan ramah-- pattern “Welcoming Hello”—oleh staff Hokben.
Rasa hormat staf Hokben kepada konsumen–cerminan “Respect” atau penghormatan--, menumbuhkan rasa bangga –“Pride”— pada seluruh staf menjadi bagian dari Hokben yang kredibilitasnya terjaga.
 
materi presentasi blogger gathering Hokben TNG
Ngomong-ngomong, siapa yang mengira Hokben adalah restoran dari Jepang ?
Kalau anda menjawab iya, berarti sama dengan saya—hehehe.  Ternyata salah sodara-sodara, Hokben adalah restoran makanan Jepang asli Indonesia.

Berdiri pada 18 April 1985 dengan satu store di  Kebon Kacang Jakarta --di bawah lisensi PT. Eka Bogainti.
Tahun 1990, membuka gerai di Bandung, sampai saat ini sudah ada 25 gerai di Jawa Barat. Tahun 2005 membuka gerai di Surabaya, total ada 10 store di berbagai lokasi Surabaya dan Malang.

Untuk memenuhi kebutuhan loyal customer, diluncurkan Call Center (1-500-505) dan Hokben Dellivery pada tahun 2007.
Menyusul pada tahun 2008 diluncurkan website Hokben, lengkap dengan fasilitas “Pesan Online.” Sekaligus memperkenalkan paket kitzu Bento, khusus untuk anak-anak.

kidzu adalah menu Hokben untuk anak-anak yang dipaketkan dengan mainan,” tambah Kartina

Buah dari kerja keras seluruh staf Hokben, tahun 2008 Hokben mendapat sertifikat halal dari MUI. Menyusul pada tahun 2017, memperolah Sertifikat Sistem Jaminan Halal.

Sertifikat Sistem Jaminan Halal bisa diraih, setelah mampu mempertahankan sertifikat halal kategori A (sangat baik/ excellent) tiga kali berturut- turut.

O’ya, tahun 2012 Hokben meluncurkan Hocafe, yaitu konsep cafe yang menempel dengan restoran Hokben.

materi presentasi Blogger Gathering Hokben TNG
Masih ingat gak, dulu kita kerap membaca, melihat dan atau mendengar nama “Hoka- Hoka Bento.” Pada tahun 2013 mengalami peremajaan merk, menjadi Hokben dengan tetap mempertahankan logo dua anak –Taro dan Hanako.

Pelayanan paripurna selama 3 dasawarsa lebih, telah dilakukan Hokben sepenuh hati. Penghargaan sebagai “Brand of The Year 2017-2018” dari Word Branding Award, juga “Brand Asia 2017” dari Markplus, akhirnya dicapai.
materi presentasi Blogger Gathering Hokben TNG

Paket Hoka Suka dan Kolaborasi dengan Sambal

Dari kecil, kita suka menikmati makanan pedas. Masyarakat Indonesia, umumnya sudah terpapar rasa pedas melalui aneka makanan.

Sebut saja rendang, sayur krecek, pecel, masakan dengan bumbu bali, masakan padang dan lain sebagainya.
Tak bisa dipungkiri, makanan Indonesia didominasi rasa pedas. Kalau mudik ke kampung halaman, saya sampai pesan secara khusus dibuatkan sambal oleh ibu.

Melihat animo konsumen akan rasa pedas, mendorong Hokben memadukan makanan Jepang dengan makanan khas Indonesia.

Kenapa Hokben mengeluarkan perpaduan makanan Jepang dan makanan Indonesia?Jasata, Brand Activation Division Head membuka presentasi dengan sebuah pertanyaan.

Jasata , Brand Activation Divisio Head - dokpri
Hokben ingin meningkatkan excitement konsumen, dalam menikmati makanan Jepang. Mengangkat Sambel khas Indonesia, untuk menyatukan rasa dari menu Hoka Suka.

Terdapat tiga jenis sambal, ada Sambal Ijo berasal dari sumatera, Sambal Bawang dari Jawa dan Sambal Matah dari Bali.

Tiga jenis sambal bisa dipilih, semakin mantap dipadukan dengan Paket Hoka Suka 1 (Yakitori Grilled, Kering Kentang, Acar, Nasi dan *Sambal –pilih salah satu).
Sementara Paket Hoka Suka 2 (Ebi Furai, Kering Kentang, Acar, Nasi dan *Sambal –pilih salah satu) atau Paket Hoka Suka 3 (Chicken Katsu, Kering Kentang, Acar, Nasi dan *Sambal –pilih salah satu)

Kalau sambalnya masih kurang, bisa tambah dengan membeli satuan. Satu sachet sambal, harganya hanya Rp. 5.000,-

Apapun makannya, sambal di meja makan akan menyatukan kita,” Tambah Jasata

Sebagai penyuka pedas, saat mengajak keluarga ke Hokben, saya memilih paket Hoka Suka 3 dipadukan dengan sambal bawang.

ini dia Paket Hoka Suka dan Sambal pilihan - dokpri
Tiga  Perpaduan dalam Paket Hoka Suka
Perpaduan dua nama :
Hoka (huruf kanji ditulis ) dalam bahasa Indonesia artinya “Lainnya”, sementara suka adalah bahasa Indonesia bisa berarti senang.
Perpaduan komposisi Menu :
Paket Hoka Suka 1,2 dan 3 terdapat menu Jepang, masing-masing Yakitori Grilled, Ebi Furai dan Chicken Katsu. Sementara menu khas Indonesia, diwakili kering kentang dan acar. Dua menu dari Jepang dan Indonesia, berkolaborasi menjadi sajian yang luar biasa nikmat.
Perpaduan Sempurna ;
Kesatuan Paket Hoka Suka 1, 2 dan 3 semakin sempurna, dengan tambahan Sambal Bawang, Sambal Matah dan Sambal ijo

Perpaduan rasa yang mengkolaborasi dengan apik, saat dinikmati memberi experience berbeda.” tutup Jasata
-00o00-

Store Hokben Tangereng Kota -dokpri
Kabar gembira, bagi anda yang tinggal di daerah Tangerang Kota dan sekitarnya. Hokben Tangerang Kota, adalah restoran dengan layanan 24 jam.
Meski baru dibuka pada bulan Juni 2017 –relokasi dari Hokben Cimone--, rupanya animo konsumen cukup tinggi.

tingkat kunjungan customer cukup tinggi,” jelas Soni Rakasiwi, Store Manager Hokben Tangerang Kota.

Hokben Tangerang Kota, memiliki fasilitas lengkap, dengan kapasitas 114 kursi,  tersedia ruangan untuk ulang tahun, private room meeting.
Satu tempat –menurut saya—cukup anti mainstream ada di restoran cepat saji, yaitu mushola di lantai 2. Saya sempat sholat duhur di musholla tersebut, sajadah dan ruangannya cukup bersih dan harum.

Menilik dari lokasi Hokben Tangerang Kota sangat strategis, dekat dengan perkantoran, sekolah, jarak tempuh ke Stasiun Tangerang Kota cukup dekat dan akses menuju bandara cukup mudah.

Soni Rakasiwi, Store Manager Hokben Tngerang Kota - dokpri
Saya jadi membayangkan wajah bahagia ibu, saat menyantap Chicken Katsu yang membuat saya senang. Bagaimana ya, kalau ibu menyantap Hoka Suka 3 – ada Chicken Katsu di dalamnya -- plus Sambal Bawang.

Tiga jenis sambal dari Hokben, dijamin tak kalah lezat dengan sambal buatan ibu di rumah. Smoga pas pulang kampung, saya bisa bawakan paket spesial dari Hokben ini.

6 komentar:

  1. Mantaf rasanya oom. Mau lapar mau kenyang kalau ke tempat ini pasti jadi tambah lapar .pulang jadi kenyang.

    BalasHapus
  2. Sekarang makan di HokBen bisa gembrojos, sudah Ada sambel ulek nya. Muantep. Sambel mania wajib absen disini buat nge test rasanya

    BalasHapus
  3. Yang saya tau emang Hokben ini bukan punya orang Jepang melainkan produk Lokal...
    btw asyiiik itu ada sambal2an, jadi makin hah-huh

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA