18 Agu 2020

Bertetapatan HUT 75 RI, PT. KCI Edukasi Penggunaan Masker


Hari gini, keluar rumah atau berada di ruang publik tanpa masker. Rasanya aneh, atau ada yang kurang lengkap.

Persis seperti pergi ketinggalan handphone, dibela-belain balik rumah dan mengambil masker (atau ada yang dilengkapi face shield).

Apalagi di Stasiun, yang notabene potensi bersinggungan dengan banyak orang cukup besar.

Bertepatan dengan peringatan HUT 75 Republik Indonesia, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), mengajak pengguna jasa KRL Commuter Line makin taat protokol kesehatan.

Ya, masa pandemi, musti segera diputus mata rantai. Selain dengan mengonsumsi asupan sehat, menjaga fisik dengan berolahraga.

Jangan lupa, tetap disiplin protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan paling umum adalah memakai masker.

Saya beruntung, berkesempatan berpatisipasi dalam sosialisasi penggunaan masker, yang diadakan di Stasiun Tanah Abang.

PT KCI  memperkenalkan C-Ranger, adalah sekelompok millenial PT KCI yang bertugas mengingatkan seluruh karyawan dan pengguna KRL menerapkan AKB di lingkungan stasiun maupun KRL.

Dan di hari ini (17 Agustus 2020), pukul 10.17 WIB di 80 stasiun dan 91 rangkaian KRL, diumumkan detik detik Proklamasi. Seluruh pengguna dan petugas, diminta mengambil sikap sempurna.

----

Bagi kalian pengguna setia Kereta CL, jangan lupa ya. Setiap hari mulai jam 14.00 WIB, pintu akses selatan Stasiun Abang ditutup.

Dan diberlakukan akses satu pintu (sisi utara), mengingat sangat mendukung pengaturan jaga jarak lebih maksimal. Pengaturan pengguna KRL, 74 orang per kereta bisa berjalan tertib.

 

Selanjutnya PT KCI menghimbau, pengguna KRL tertib saat masuk Stasiun dan ke dalam KRL. Taat protokol kesehatan, seperti cek suhu tubuh, jaga jarak, menggunakan masker, dan tidak bicara saat di dalam KRL.

Tak lupa mengikuti marka dan arahan petugas di lapangan, demi kesehatan bersama serta kelancaran berkegiatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA