Home

28 Mar 2018

Liburan Tipis- tipis di Seputar Tangsel, Siapa Takut !


dokumentasi pribadi

Sebagai ayah, saya –selalu-- ingin mempersembahkan sikap terbaik pada anak dan istri. Tak sekedar perhatian dan menjaga komunikasi, tapi juga beraktivitas bersama.

Enam hari sudah, setiap anggota keluarga dengan kegiatan sendiri sendiri. Akhir pekan sebagai hari keluarga, kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya.


Kebersamaan menjadi begitu sangat penting, mengingat sebentar lagi si sulung sudah tidak di rumah.
Keputusan anak lanang –tanpa kami paksa-- sekolah boarding, rupanya sudah begitu bulat. Kami orang tua musti mendukung, demi masa depan anak-anak.

Liburan tipis-tipis alias yang dekat-dekat, menjadi startegi keluarga kecil kami. Dan cukup banyak lokasi, sebenarnya bisa dijadikan jujugan liburan.
Sebagai warga Tangsel, kami memutar strategi liburan agar tidak monoton. Apalagi Tangsel, memiliki sejumlah wahana rekreasi.

Danau Tengah Kota
Mungkin anda masih ingat, peristiwa jebolnya tanggul Setu Gintung pada tahun 2009.  Sontak perhatian publik kala itu, tertuju pada danau buatan di daerah Gintung Ciputat ini.

Kini sudah jauh berbeda, Setu Gintung sudah mempercantik diri. Kini Setu Gintung, menjelma menjadi tempat wisata pada akhir pekan.

Warga sekitar berbondong, menikmati keindahan Danau Setu Gintung. Lokasinya yang mudah diakses, membuat Danau seluas 21 Hektare makin diminati warga sekitar.

Tangsel punya beberapa Danau lain untuk dikunjungi, seperti Setu Rempong, Situ Bungur, Setu Legoso, Setu Parigi dan beberapa setu lainnya.

Menariknya, tidak ada tiket masuk ke sekitar danau. Hanya perlu menyiapkan uang parkir motor, mengingat tidak boleh memarkir roda dua di pinggir danau.

Danau Gintung -dopri
Hutan dan Taman Kota
Kawasan BSD, yang terkenal rapi dan rindang dengan pepohonan. Ternyata memiliki dua Hutan Kota, yang lokasinya sangat strategis.

Tidak ada tiket masuk alias gratis, bebas bagi warga untuk menikmati segarnya udara. Hutan Kota juga dilengkapi sarana bermain, cocok mengajak keluarga.

Sementara untuk Taman Kota, nyaris ada di setiap perumahan yang ada di Tangsel. Taman Menteng yang ada di Bintaro sektor 5, bisa menjadi pilihan melewatkan akhir pekan.

Tempat publik yang menawarkan udara segar dan sehat ini, biasanya dijadikan untuk berolah raga di minggu pagi.

Hukum pasarpun berlaku, kalau ada kerumunan massa pasti disusul penjual. Maka baik di Hutan Kota atau Taman Kota, dipinggirannya berjajar penjual makanan.

Pusat Perbelanjaan
Indikasi akan era modern, --salah satunya—ditandai dengan berdirinya pusat perbelanjaan modern atau Mall.
Dalam satu wilayah tertentu, kadang berdiri dua sampai tiga mall dengan konsep berbeda. Sejatinya, yang dijual juga barang yang itu-itu saja.

Bintaro saja sudah berdiri beberapa Mall, masing masing dengan fasilitas yang cukup unik. Belum lagi Mall yang ada Pamulang, BSD, Alam Sutera dan daerah Tangsel lainnya.

Kalau saya perhatikan, nyaris semua mall selalu ramai pengunjung. Nyatanya, gerai yang ada di setiap mall selalu bertambah.

keliling - keliling kota - dokpri
Kulineran
Yaaa, dimananapun dan apapun jenis liburan, kuliner tidak bisa ditinggalkan. Tak harus makanan bermahal, untuk sekedar makan bersama.

Saya kerap ajak anak dan istri, makan di kedai Baso, Bubur Ayam, Soto Lamongan, Gado-gado, Mie Ayam, Ketoprak, Ayam Bakar dan lain sebagainya.

Dan semua tempat yang dipilih, tentu yang sesuai dengan isi kantong. Gak asyik kan, kalau selesai makan ngedumel di belakang.

00o00

Jangan lupa temans, pekan ini adalah long week end. Bagi anda yang sudah punya rencana liburan, semoga quality time bersama keluarga lancar dan menyenangkan.

Usai liburan, mendapati diri dalam keadaan lebih baik dan pikiran lebih fresh. So, produktifitas juga semakin meningkat.

Bagi kalian yang belum punya rencana liburan, semoga ulasan di atas bermanfaat dan menginspirasi. Bisa liburan tipis-tipis alias dekat saja, hemat waktu hemat biaya, tapi tetap bahagia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA