Home

8 Mei 2015

Perjalanan So Klin dari Generasi ke Generasi Inovasi Tiada Henti


Milestone So Klin -dokpri

Saya pribadi sudah mengenal nama So Klin lebih dari separuh umur, saat masih berseragam merah hati putih. Kala itu era pertengahan 80-an di bangku SD, ibu yang punya warung di pasar desa berjualan So Klin

Kemudian memasuki  era tahun 90-an So Klin hadir dengan brand Ambasador, Titiek Puspa yang sudah sangat  terkenal saat itu. 
Penyanyi yang kerap melahirkan lagu hits ini, sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Nama besar yang disandang sekaligus eksistensinya. berhasil mempopulerkan tagline "So Klin is the best". 

Tanpa terasa perjalanan panjang So klin terlampaui, pada tahun 2015 sudah menapaki usia ke 35 tahun.

00o00
Beruntung, saya bisa hadir pada acara talkshow "House of So Klin", di Atrium Laguna Central Park Jakarta Barat pada 7 Mei 2015.   
Eyang Titiek Puspa berkisah awal mula dengan So Klin, beliau sebagai pengguna setia So Klin sebelum ditunjuk menjadi brand ambassador

Sebagai selebrity yang sangat concern dengan penampilan, baju untuk shooting saat itu berbau apek. Maka dicobalah detergent So Klin, ternyata hasilnya sangat memuaskan. 

Bahkan baju kesayangan Eyang Titiek, tak mau dicuci selain menggunakan So Klin. Dengan gayanya yang khas dan campur bahasa jawa, eyang Titiek Puspa bercerita bagaimana baju sutranya dicuci.
"karena tak boleh dikucek kain sutera dicelup -celupin saja, sedikit diperas dan hasilnya langsung bersih" ujarnya "makanya waktu kerajaan So Klin melamarku jadinya pas".

Saat pengambilan gambar untuk iklan So Klin, Titiek Puspa diperkenankan memakai baju kesayangan. Pada ujung cerita eyang Titiek Puspa menegaskan, bahwa kisahnya nyata tidak dikarang -karang. 

Tak sia -sia upaya So Klin menggandeng legenda dunia hiburan Indonesia, brand awarness semakin tinggi mendapat respon positif di masyarakat. 
Titiek Puspa sendiri cukup lama menjadi brand ambassador So Klin, sekitar sebelas tahun mulai 1996 sampai 2007.
"Saat itu orang kalau manggil saya bukan Titiek Puspa, tapi So Klin is The Best" tambahnya

Sementara untuk iklan So Klin versi Titiek Puspa cukup beragam, selain sang bintang sendiri, ada versi melibatkan keluarga besar. 
"Jadi pas shooting itu selain aku, ada anak dan cucu semua pada ikutan" kisahnya

Seiring dengan perjalanan waktu kemudian dihadirkan, So Klin 3 in 1 dan berinovasi menjadi So Klin Power. Focus perkembangan produk So -Klin pada 3 fungsi penting, yaitu 
  • Membersihkan pakaian dari kotoran, 
  • Menjaga serat pakaian hingga serat terdalam, 
  • Menjaga warna pakaian tetap cerah. 
Sejalan dengan perkembangan teknologi saat itu, So Klin Power disempurnakan menjadi So Klin Pro
Untuk menambah varian produk, muncul So Klin Higinis dengan focus pada pesan "Bersih Saja Tidak Cukup". Dengan formula "anti bacterial" dan 3 fungsi penting So Klin yaitu membersihkan kotoran, menjaga serat dan menjaga warna dari pakaian.
*****
Talkshow bersama Ibu Joanna dan tiga brand ambassador So Klin (dokpri)
Budaya mencuci di negeri tercinta masih didominasi dengan tangan, Ibu Joanna Elizabeth samuel, Product Manager So Klin Fabric menerangkan.

Pada umumnya masyarakat mencuci dengan tangan, apalagi masyarakat daerah yang belum terjangkau listrik. 
Meningkat pada kaum sub urban, mulai memadu padankan cuci tangan dengan mesin. Biasanya untuk mengucek memakai tangan, sedang untuk mengeringkan baru memakai mesin cuci. Alasannya sangat simple agar hemat air hemat listrik, sehingga tagihan listrik bulanan juga hemat. 

Sementara pada kaum urban tak berubah, masih mempertahankan cara mencuci dengan tangan. Alasannya mereka sudah membayar Asistant Rumah Tangga, jadi tak salah apabila ART mencuci.
Di Indonesia dalam dua tahun terakhir rata rata pertumbuhan produksi, untuk detergent bubuk mencapai 7,40%, sedang detergent liquid rata rata mencapai 40,78 %. Kebutuhan konsumen juga mengalami perkembangan, menginginkan semua serba cepat dan praktis. 

Maka So Klin menghadirkan produk unggulan berkualitas, yaitu  So Klin Liquid yang lebih mudah larut dalam air dan menyerap hingga serat terdalam. 

Pemilihan brand ambassador sangat selektif dan diperhitungkan, yaitu menunjuk selebrity sekaligus presenter kenamaan Indy Barends. 
Musti diakui Nama Indi Barends identik dengan pembawa acara yang cerdas, berwawasan dan ceria, cocok mewakili perfoma dari So Klin Liquid.
"Indikasi kemajuan suatu negara juga bisa diukur dari penggunaan liquid, semakin maju semakin banyak penduduk menggunakan" tambah Ibu Joana.
Indy Barends yang juga hadir pada acara talkshow House of Soklin, tak menyangka bakal ditunjuk sebagai brand ambassador So Klin
Kepercayaan dari So Klin tentu sebagai anugerah, dengan gaya yang suka berkelakar ingin ditunjuk menjadi brand ambassador seumur hidup.
"tenang saja materai sudah bawa sendiri" ujarnya kocak.

Untuk urusan mencuci, ibu dua anak ini tak sembarangan. Bahkan mau meluangkan waktu, memisahkan cucian dari tingkat kotornya. 
Mulai dari baju keseharian yang hanya terkena debu, sampai kaos kaki putih yang warnanya menjelma coklat kehitaman. 

Apalagi saat anak pulang bermain atau sekolah, pakaian bisa terkena lumpur dan berubah warna. Pun baju yang baru dibeli dari toko, tak ayal mendapat perlakuan sendiri.
"Ibaratnya baju baru kan pendatang baru, dalam mencuci musti dipisahkan" tegas Indy Barends "takutnya nanti baju tersebut luntur."

Mewakili generasi yang lebih muda, So Klin menghadirkan brand ambassador baru. Artis dengan multi talent, dari menyanyi, beracting dan komedi, yaitu Rina Nose. 

Saat ini nama Rina Nose hampir rutin saban hari di beberapa acara, menjumpai pemirsa televisi di Indonesia. 
Tingkahnya yang lucu dan unik, berhasil menghidupkan beragam acara yang dipandunya. Tak ayal acara kontes musik yang sedang "dipegang" di satu televisi swasta, mendapat rating tinggi untuk acara sejenisnya.

Rina Nose dipercaya sebagai brand ambassador, khusus untuk produk So Klin All in 1. Persis seperti Indy Barends seniornya di dunia hiburan, Rina juga tak menyangka ditunjuk oleh So Klin

Secara khusus Rina berbagi pengalaman, sekaligus bagaimana cara mencuci yang tepat. Mulai dari dipisah dari tingkat kotornya, kualitas bahan pakaian, kemudian menyesuaikan label di baju. 

Kisah tak mengenakkan dialami Rina Nose, ketika ART nya merendam serbet menjadi satu dengan baju. "sejak itu saya musti cerewet, agar tak lagi kecolongan" ujarnya.

-0o0-

Target konsumen yang dibidik So Klin mengerucut pada ibu smart, maka diluncurkan brand So Klin Smart. Detergent konsentrat dengan tiga pilihan, yaitu So Klin Smart White, So Klin Smart Colour dan So Klin Smart Fuschia

Daya kerja So Klin Smart lebih cepat, karena kandungan didalamnya yang high concentrate. Artinya hanya butuh jumlah yang sedikit, untuk menuntaskan banyak cucian dengan noda yang membandel sekalipun.

Titiek Puspa bertanya bagaimana aturan mencuci, apakah sebaiknya menggunakan detergent dengan busa yang banyak.
"kadang orang seneng kalau mencuci busa sampai penuh di mesin cuci" ujarnya

Rina Nose -dokpri

Untuk pemakaian mesin cuci kadar busa harus rendah, hal ini bertujuan agar mesin cuci tidak cepat berkarat. So Klin menghadirkan varian berupa So Klin Automatic, untuk memenuhi tuntutan gaya hidup  yang praktis.
"dengan pemakaian detergent yang low foam, maka proses mencuci tetap bersih residu yang ditinggalkan di pakaian juga tidak ada" jawab Bu Joanna.
Improvisasi So Klin belum berhenti, sekarang sudah lebih ramah lingkungan, limbah busanya tidak membuat masalah pada alam. Pada tahun 2006 merk So Klin Automatic berubah, menjadi satu nama baru yaitu So Klin Bio Matic.

Kemudian pada 2007 terus berinovasi, memproduksi detergent yang mengandung pewangi, pelembut yaitu So Klin Softergent. Manfaat ganda produk So Klin Softergent, guna memenuhi perkembangan gaya hidup masyarakat. 
Kemudian pada 2012 So Klin hadir dalam bentuk cair, yaitu So Klin Liquid mengandung 50% ekstra konsentrat dan 7 keunggulan detergent cair.

So Klin yang diuji coba di laboratorium wings, pernah juga diuji coba oleh Ciba Speciality Chemical Swiss, dan didukung oleh Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API)
Membuktikan bahwa So Klin sebagai deterjent berkualitias tinggi dan kualitas ekspor, kini market Soklin telah merambah pasar di negara Asia Pacifik, Amerika Latin dan Afrika. 

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, produk deterjent So Klin didukung serangkaian produk lainnya, yaitu So Klin Pewangi, So Klin Softener, So Klin Pemutih, So Klin Rapika, dan So Klin Fresly.
****
Pada sesi tanya jawab dengan journalist dan blogger, Ibu Joanna menjawab satu persatu pertanyaan. Tentang cara merendam pakaian dengan noda membandel, sebaiknya direndam sampai satu jam.

Sementara kalau noda yang biasa saja, seperti baju habis kerja atau habis pakai cukup setengah jam. Bahkan apabila sampai kelupaan merendam, sampai berjam jam tak perlu kawatir. So Klin mengandung bahan khusus, membuat pakaian tidak bau saat lama direndam.

Penanya berikutnya menyoal jenis So Klin yang sebaiknya dipakai, untuk mencuci bahan rajutan dan baju khusus bayi. 
Ibu Joanna menyarankan menggunakan So Klin Liquid, karena jenis ini mampu meresap hingga serat kain terdalam. 

Kemudian tentang jenis chemical SAS pada suatu produk, secara khusus dari bagian laboratorium So Klin menjawab. 
Pihaknya belum bisa memastikan nama chemical, kadang sebuah produk dagang mencantumkan bukan nama asli. Jadi untuk mendeteksi chemical sesungguhnya, musti melalui serangkaian uji laboratorium.
Penampilan Titiek Puspa bersama Indi Barends & Rina Nose (dokpri)
Penyerahan Kenang -kenangan kepada brand ambassador So Klin (dokpri)






Kemeriahan acara Talkshow dalam House of Soklin semakin sempurna, Eyang Titiek Puspa mempersembahkan lagu hits yang abadi. 
Lagu ciptaan Titiek Puspa sendiri, sempat dijadikan film dengan judul yang sama "Apanya Dong". Tak ketinggalan Indy Barends dan Rina Nose, ikut bernyanyi dan berjoget ceria. 
Pada ujung acara penyerahan kenang kenangan, kepada ketiga brand ambassador  oleh pihak So Klin.
House of So Klin digelar mulai 5 - 10 Mei 2015, dengan menghadirkan acara acara menarik.  Talkshow dengan tema menarik, yaitu "Internet Sehat Bagi Anak, Alergi Pada Anak, Cara Bisnis Online yang Prospektif, dan Produk Investasi Keluarga".

Pada lokasi yang sama anak anak bisa mengikuti kegiatan seru, seperti mewarnai, menempel dan menghias gambar. Membuat baling baling, mendengarkan dongeng dan menonton puppet show.(salam)

2 komentar:

  1. ho ho ho

    udah dibuat aja pak :)
    lengkap euy...

    salut sama titiek puspa yang tetap ceria di usia senja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas Huda, :)
      banyak tulisan lain menunggu hee
      salam :)

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA