Home

11 Apr 2016

Cegah, Obati, Lawan Diabetes !


Penyakit Diabetes sudah tak asing, selalu identik dengan gula. Jangan salah lho !! Bukan hanya gula untuk membuat minuman saja, tapi gula yang terkandung dalam zat makanan misal karbohidrat. Dalam rangka Hari Kesehatan Sedunia 2016, Kemenkes menggelorakan semangat Cegah, Obati Lawan Diabetes.
Ibu Mentri Kesehatan, bersama Gubernur Banten dan Walikota Tangsel, tampak bersama undangan lainnya di Puncak hari Kesehatan Sedunia di Pasmod BSD (dokumentasi Pribadi)
Udara pagi masih segar, sinar matahari belum juga muncul. Kesibukkan di Pasar Modern BSD mulai terasa, hendak dijadikan lokasi acara puncak Hari Kesehatan Sedunia 2016. Panggung megah dengan background ungu berdiri  di tengah lokasi, aneka stand berjajar menuju arena utama.
Suasana berubah semarak, ketika mobil ber-plat RI memasuki parkir Pasar Modern langsung mendekat tenda kehormatan. Ibu Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. D Nila Farid Moeloek, Sp.M (K), tampak keluar dari mobil menuju kursi undangan. Beliau duduk berdampingan, dengan Gubernur Banten H. Rano Karno dan Walikota Tangsel Airin Rachmy Diani.
Acara dimulai dengan senam bersama, dipandu instruktur dari atas panggung kemudian beberapa lainnya tersebar di tengah peserta. Blogger tak mau ketinggalan, ikut hadir dan senam pagi (baru beras lama ga senam hehehe)
Kawan's, Apa itu diabetes?
Adalah suatu kondisi dimana kadar gula (glukosa) dalam darah tinggi.
Ada dua tipe diabetes
  • Tipe 1, biasanya diderita sejak kanak-kanan, tidak diketahui penyebab tepatnya, dan tidak dapat dicegah. Tubuh benar-benar berhenti memproduksi insulin, maka penderita diabetes tipe 1 sangat tergantung pada terapi insulin untuk pemeliharaan kesehatan.
  • Tipe 2, merupakan bentuk umum diidap sekitar 90%  penderita diabetes di seluruh dunia.
Kasus diabetes ternyata dapat dicegah, lazimnya merupakan Diabetes Tipe-2 yang disebabkan gaya hidup. Diabetes masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia, merupakan penyebab kematian terbesar nomor 3 atau sekitar 6.7%.
Dalam sambutan ibu Mentri Kesehatan, beberapa gaya hidup yang menjadi faktor diabetes adalah
  • Kegemukan/ Obesitas ; Berat badan berlebih, salah satu faktor resiko predominan Diabetes. Peningkatan berat badan, berbanding lurus dengan peningkatan diabetes
  • Kurang Aktivitas Fisik :  Tidak gemar berolah raga/ aktivitas fisik, juga memperbesar kemungkinan diabetes.
  • Diet yang Kurang Sehat ; kebiasaan konsumsi makanan tinggi kalori (garam, lemak jenuh dan gula), serta rendah serat dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang berlebih.
  • Deteksi Dini untuk Pencegahan ; kerapkali penyandang Diabetes, ditemukan dalam kondisi lanjut dan memiliki banyak komplikasi. Jika saja ditemukan lebih awal, maka komplikasi bsa dicegah sehingga penyandang diabetes tetap produktif.
Menkes menungkapkan, bahwa deteksi dini memiliki fungsi kontrol. Sehingga masyarakat bisa meghentikan kebiasaan berperilaku tidak sehat, seperti konsumsi makanan yang tidak sehat, makanan berlebihan, kurang aktivitas fisik, merokok atau minum alkohol.
Senam Pagi bersama sebelum acara inti (dokumentasi Pribadi)

Talkshow Ibu Menkes (tengah), kiri adalah penderita diabetes yang sudah sembuh, kanan dokter muda yang memiliki gejala diabetes (dokumentasi pribadi)

Aksi Deteksi Dini Diabetes Teintegrasi Posbindu PTM
Setelah acara talkshow dan kuiz, Ibu Menkes meninjau Pasar Modern didampingi petinggi dari Sinar Mas. Pada kesempetan yang sama diresmikan, Posyandu PTM Pasar Modern BSD. Dengan harapan bisa mendorong dan memotivasi masyarakat Tangsel, khususnya pengunjung Pasar Modern BSD secara berkala memeriksakan diri ke Posbindu.
Ibu Menkes bersama rombongan mengunjungi Pasmod BSD (tampak belakang) dokumentasi pribadi

Aneka Stand yang berpartisipasi dalam Hari Kesehatan Sedunia 2016 (dokumentasi Pribadi)
Selain meresmikan Posbindu, Menkes meluncurkan buku Pedoman Skrining Diabetes guna mendukung kegiatan Deteksi Dini di Posbindu PTM. Selain itu juga diserahkan posbindu kit, serta alat pemeriksaan gula darah. Kemudian penandatanganan MoU Kerjasama di Bidang Pengawasan dan Pembinaan Pedagang Pasar Aman dari Bahan Berbahaya, Antara Badan POM dengan Pasar Sehat.
Apabila masyarakat ingin mendapatkan informasi lebih detil, bisa menghubungi Halo Kemkes di (kode lokal) 1500-567, SMS 081281562610, kaximili (021) 5223002, 52921669, email kontak@kemkes.go.id

12 komentar:

  1. Info yang sangat berguna. Dikampung saya, dua tahun terakhir ini banyak yang berobat ke Makassar gara-gara kena diabetes dan rata-rata diabetesnya udah parah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. trimakasih sudah berkunjung pak
      sala sehat dan semangat amin

      Hapus
  2. Saya datang senam nya udah pendinginan , jadi ga ikutan senam, langsung periksa darah, eh di vonis obesitas, disuruh banyak senam.
    Lah, ini sudah ikutan senam jari mbak, alias nge twit dan nge blog wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ibu kena diabetes mas Huda
      jd sudah mengurangi gula
      salam sehat dan semangat

      Hapus
  3. Semenjak banyak penyuluhan tentg diabetes, saya semakin sadar. Dan mulai menghilangkan kebiasaan masak pake gula pasir.

    BalasHapus
    Balasan
    1. karbohidrat utamanya Nasi kandungan gula juga banyak mbak
      salam sehat dan semangat amin

      Hapus
  4. kemarin sore di arisan PKK juga ada penyuluhan tentang beberapa penyakit, salah satunya diabetes.
    jadi bener-bener waspada nih setelah diingatkan berkali-kali. kalau saya paling berat belum bisa berhenti minum kopi instan masih tambah gula pasir pula :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. musti dimulai dari diri sendiri ya mbak
      saya skrg kurnagi konsumsi gula juga
      salam sehat dan semangat

      Hapus
  5. Gimana ya, kalau kekurangan gula tubuh bakalan lemas, tapi kalau kebanyakan risiko diabetes. Ya, jaga pola makan saja ah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa disiasati mbak, kebutuhan karbohidrat dari nasi (kadar gula tinggi) diganti dengan umbi-umbian (kadar gula tdk setinggi nasi.
      tp yang ptg memang menjadi pola makan
      salam sehat dan semangat :)

      Hapus
  6. Yaa...saya telat kemarin gegara nyasar ke Pasar Modern Bintaro, jadinya gak bisa ikutan senam mas Agung :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. wwaah salah baca ya mbak, Pasmod bintaro sektor 7 dan ini pasmod BSD
      sya ga ikut senam juga sih heheehe

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA