Tampilkan postingan dengan label sunpride. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sunpride. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Februari 2018

Jangan Salah Pilih ! Pisang Ya Sunpride, yang Lain Hmm..



Pisang Cavendishh Sunpride - dokumentasi pribadi
Sunpride sudah identik dengan buah Pisang, menjadi jaminan brand buah berkualitas. Tak mengherankan, masyarakat gemar konsumsi pisang Sunpride. So, tak ragu lagi, dengan mantap berujar Buah Pasti Sunpride
Saya suka pisang Sunpride, jangan kaget juga kalau nge-gap, pergi nonton ke Bioskop bawa pisang Sunpride.

Gak ke Bioskop saja sih, ke Monas, ke Gedung Kebangkitan Nasional, ke Bundaran HI, ke Sarinah, ke Setu Bungur, di bus TransJakarta, di Halte TJ, di Commuter Line, di Stasiun, di ruang seminar—banyak tempat pokoknya—saya bawa pisang (tepatnya buah-buahan Sunpride).
Mau bukti ?? baca sampai selesai ya !!

Pisang menjadi buah favorit, selain praktis dibawa juga kaya manfaat. Namun, bukan sembarang pisang pantas menjadi pilihan.
Jangan Salah Pilih. Pisang Ya Sunpride !

Selasa, 20 Februari 2018

Nanas Honi Sunpride Bukan Nanas Biasa



Nanas Honi Sunpride - dokpri


Nanas Honi Sunpride, telah berhasil mengubah pandangan saya terhadap buah Nanas. Atas perubahan ini, tak berlebihan saya mantap mengucap “BuahPasti Sunpride.”

Dulu, saya lumayan kurang suka dengan buah nanas. Musababnya –mungkin fruitaholic bisa menebak--, sudah jelas !
Setelah konsumsi nanas, suka muncul gatal pada ujung lidah dan tenggorokan. Saya masih ingat, kenangan masa kecil saat melihat ibu mengupas buah nanas.

Mula- mula buah nanas dikuliti, sehingga tampak mata buah menempel nyaris di sekujur permukaan daging buah.

Sabtu, 17 Februari 2018

Guava Crystal Sunpride & Cara Asik Menikmati


Guava Crystal Sunpride teman perjalanan -dokpri
Guava Crystal Sunpride menjadi buah idola saya, dikemas dalam foam dan dilapisi plastik, praktis dibawa kemana-mana dan tidak khawatir kotor.
Buah guava crystal, lumayan sering menghiasi wall media sosial saya. Saya tidak perlu membuktikan di sini, silakan cek hastag Buah Pasti Sunpride di instagram saya  😊   nah jadinya promosi , hehehe

Kalau hendak konsumsi guava crystal, biasanya cukup dilap memakai tisu atau –kalau ada wastafel—bisa dicuci sebelum dimakan. (hanya untuk memastikan kalau bersih, padahal memang sudah bersih)

Buah yang dijuluki super fruit ini, menjadi salah satu group produk PT Sewu Segar Nusantara (SSN) –selain pisang, nanas dan pepaya.

Selasa, 26 Desember 2017

Demi Badan Sehat Siapapun Bisa Menjadi Fruitaholic



Foto dari WAG Fruitaholic

Terhitung 18 bulan sudah, saya rajin mengonsumsi buah dan sayuran. Selain konsumsi asupan kaya serat, diimbangi dengan memperbanyak aktivitas fisik.

Berat gak menjalaninya ? Berat pastinya.
Bukankah peperangan paling berat, adalah perang untuk mengalahkan (ego) diri sendiri. Sekuat tenaga, setiap hari saya bertempur dengan keinginan – keinginan “besar” yang sejak lama digemari.

Senin, 18 Desember 2017

Yuk, Konsumsi Buah dengan Benar !


Sunpride

Pernah ga, menikmati soup buah yang segar dalam mangkok saji –biasanya warna bening. Padu padan, terdiri dari daging buah melon, dikerok berbentuk bulat. Kemudian bercampur daging buah pepaya, masih ada lagi daging buah naga dengan bulatan serupa.

Irisan tipis bulat buah pisang, dipadu dengan kerokan buah alpukat berwarna kuning berlapis hijau. Serutan tipis dan memanjang dari kelapa muda, dicampur potongan warna kuning berbentuk dadu dari buah nangka.
Aneka warna- warni menggoda, diatasnya ditambah serutan es batu, diguyur syrup warna merah. Paling atas, ditumpuk butiran lembut bak salju dari es batu serut
Eit’s belum selesai, pucuk butiran lembut es, terdapat lelehan susu kental manis (SKM) warna putih gading. Atau kalau suka cokelat, dipilih SKM warna cokelat.
Sungguh,  menggoda penglihatan, menuntun tangan segera mengambil, menikmati sesendok demi sesendok. Setiap suapan soup buah, citarasanya menempel di lidah dan masuk tenggorokan. Keesokkan hari, pengin beli lagi dan lagi, saking tergiurnya dan cinta dengan soup buah.
Enak sih, tapi sehat ga ya ?
Dulu, saya penggemar berat soup buah. Saking gemarnya, membeli sendiri beberapa jenis buah, disimpan di kulkas. Sewaktu-waktu pengin, tinggal bikin sendiri.
Apalagi kalau bulan Ramadhan tiba, berbuka puasa dengan minuman segar, pasti sangat nikmat. Tiap sore, bisa membeli takjil dan diganti-ganti. Sore ini soup buah,  besok es teller, besoknya es kelapa muda, kemudian kolak, dan seterusnya--perhatikan, semua ada unsur buah.
sumber ; resepsimbok.com
Mendekati lebaran, pipi ini semakin tembem saja. Bobot tubuh bertambah drastis, alhasil angka jarum timbangan, semakin menjauh dari kata ideal.
Lazimnya, segala yang enak, dampaknya tidak selalu enak. Segala yang memanjakan, biasanya berdampak pada celaka.
-0-
Belakangan, saya sedang keranjingan, mengikuti vlog dari presenter senior Dewi Hughes. Beliau, berhasil menurunkan berat badan (saat saya menulis sekarang) sebanyak 80 kg. Padahal, sebelumnya Hughes terkenal tambun, dengan berat mencapai 150 kg.
Rahasia keberhasilan presenter kenamaan ini, satu diantaranya rajin konsumsi real food. Ya. makanan sejati, dan buah masuk dalam kategori real food.
Real Food, adalah makanan yang tumbuh dari bumi, disinari matahari, disirami air dan diolah alam. Buah yang matang di pohon, termasuk makanan sejati, tidak perlu diolah dan diolah lagi.
Manisnya buah pepaya, mangga, melon, nanas, jambu, semangka, jeruk, pisang dan sebagainya dan sebagainya, sebenarnya sudah lebih dari cukup.
Tak perlu, dicampur dengan syrup atau lelehan susu kental manis. Tak perlu diblender, dengan pemanis buatan, yang justru akan merusak rasa manis dari alam.
Dari vlog demi vlog Dewi Hughes yang saya ikuti, salah satu faktor pemicu kegemukan saya, ternyata salah konsumsi buah. Kegemaran saya akan soup buah dan sejenisnya, justru membuat tubuh ini mengembang.
Titik balik itu terjadi, ketika satu malam saya tidak bisa bangkit dari tempat tidur. Keesokkan hari periksa ke dokter, diagnosa penyakit ini dan itu keluar dari mulut dokter. Sejak saat itu, saya bertekad sekuat tenaga untuk berubah.
-0-
Untung ada Sunpride, brand buah terkemuka, konsisten mempersembahkan buah berkualitas. Kali pertama kenal, selalu saya identikkan dengan buah pisang. 
Dokumentasi Pribadi
Ternyata, Sunpride tidak hanya pisang lho. Ada Guava Crystal, Nanas Honi, Baby Orange, Melon, Pepaya California, Salak, Buah Naga dan sederet nama buah lainnya.
Terhitung, nyaris dua tahun terakhir, saya rajin konsumsi buah Sunpride. Dibarengi, dengan mengurangi konsumsi gula, karbohidrat, tepung, menghindari gorengan dan rutin gerak badan.
Setahun terakhir, saya mulai merasakan ada yang berbeda. Dari sisi penampilan. pipi chubby ini mulai kempes, perut buncitpun semakin rata. Dulu saya sering pusing dan masuk angin, sekarang sangat jarang saya kerokan.
Seiring perubahan gaya hidup, dengan penuh kesadaran saya lebih suka konsumsi buah secara langsung. Artinya, buah tidak perlu lagi, dibuat dalam bentuk soup buah, es teller, juice buah dan makanan sejenisnya.
So, konsumsi buah itu simple, tidak perlu dicampur ini dan itu. Salam Sehat.

Minggu, 26 November 2017

Jangan Ragu Berujar, Buah Pasti Sunpride !



Sunpride -dokpri

Saya yakin, sebagian besar kita yang di kota, gemar mengonsumsi buah. Apalagi, Indonesia negara dengan iklim tropis. Sangat memungkinkan, aneka jenis tanaman dengan mudah tumbuh di bumi pertiwi.
Sampai-sampai, selain ada dua musim, yaitu hujan dan panas. Kita juga mengenal, musim buah-buahan.
Sebut saja, musim rambutan, musim mangga, musim durian, musim duku, musim jeruk dan musim buah-buahan lainnya.
Siapa coba, tidak betah, hidup di negeri yang subur makmur ini. Bahan pangan tersedia, bahkan bisa menanam sendiri di pekarangan.

Kamis, 28 September 2017

Panen Golden Melon SUNPRIDE di Cilegon


Golden Melon menunggu masa panen -dokpri
Tak bisa dipungkiri, SUNPRIDE telah menjadi brand yang identik dengan kualitas. Coba saja anda perhatikan, penampilan aneka buah SUNPRIDE selalu sedap dan enak di pandang mata.
Mulai dari Pisang Cavendish, Highland Banana, Guava Crystal, Nanas Honi, Rock Melon, Golden Melon, Baby Orange dan masih banyak buah lain dengan merek SUNPRIDE. Selain penampilan yang mempesona, dari sisi rasa juga tak bisa diabaikan.
Sebuah quote ‘Hasil Tidak Pernah Mengkhianati Usaha,’ rasanya pas disematkan pada setiap buah SUNPRIDE. 

Senin, 18 September 2017

Mengasah Kreatifitas Bersama Buah



Buah Sunpride

Saya yakin semua sepakat, bahwa konsumsi buah itu menyehatkan. Tapi kenapa, anak anak atau mungkin orang dewasa kurang suka buah. Anak saya di rumah juga sama, ada saja alasan untuk menghindari makan buah. 
Buah dianggap makanan pendamping, kehadirannya difungsikan sebagai pencuci mulut. Kalau mau mencermati saat hajatan atau resepsi, tempat buah kerap ada di ujung meja setelah makanan utama.

Secara psikologis kita dianjurkan, mengambil makan besar dulu menyusul buah. Beberapa acara saya temui, mengganti buah dengan puding atau kue manis.

Sabtu, 24 Juni 2017

Konsumsi Buah Selama Ramadan



Persediaan buah selama Ramadan -dokpri

Tanpa terasa bulan Ramadan sudah di ujung, bagaimana puasa anda masing-masing. Apakah sudah ada yang batal (entah karena sakit atau sebab lain), atau  justru ada peningkatan di banding tahun sebelumnya.
Kalau saya, sampai hari ke 29 insyaallah puasa lancar tanpa hambatan berarti. Rasa lapar dan haus cukup bisa diatasi,  kalau dari sisi ibadah ritual mungkin musti terus diperbaiki. Tak henti belajar ikhlas dan berserah diri, terus berproses menjadi yang lebih baik.
Saya yakin setiap orang punya pengalaman rohani selama Ramadan, akan menarik kalau diceritakan satu persatu.
Terkait asupan dalam tubuh, pasti terjadi perubahan pola makan dan minum. Biasanya puasa bisa dijadikan sarana diet, sehingga selain sehat jiwa sehat raga bisa diperoleh—karena detoxifikasi.
Pada awal datangnya bulan Ramadan, saya bertekad akan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran. Semnetara sumber karbohidrat juga diganti, asupan gula benar-benar dibatasi atau  diminimalisir.
Alhasil pada saat  buka puasa , saya memilih konsumsi buah dan atau kurma diimbangi minum air putih. Kalaupun ada pilihan minuman teh, saya selingin dengan minum teh tawar hangat. Kemudian berhenti berbuka melaksanakan sholat magrib, setelah lambung beradaptasi baru makan ubi atau singkong rebus plus sayuran.
Pun saat makan sahur, saya tetap memilih konsumsi buah dan perbanyak minum air putih. Pada saat sahur bergantian sedia singkong atau ubi rebus, sebagai asupan yang mengandung karbohidrat kompleks.
Bagaimana hasilnya?
Terhitung sejak awal Ramadan saya berusaha disiplin, akhirnya bobot badan perlahan mulai ideal. Dengan tinggi badan saya 177 cm, pada saat terakhir menimbang berat ini mencapai 76 kg.
- (“Indeks Massa Tubuh” (IMT). berat tubuh (dalam kg) dibagi tinggi tubuh dalam meter kuadrat. 76/ (1.77 x 1.77) = 24.5 ( berat badan sehat adalah berkisar 18.5 – 24.9 ) -
Buah adalah asupan kaya serat, juga sebagai sumber vitamin dan mineral. Konon serat  yang terkandung pada buah-buahan, berfungsi sebagai penunda datangnya rasa lapar. Buah-buahan juga mengandung magnesium dan potasium, zat yang membantu tubuh memproduksi energi untuk beraktivitas.
Buah pisang cocok untuk sahur karena kaya akan serat, mengandung sekitar 105 kalori sebagian besar terdiri dari air  dan karbohidrat. Melon dan semangka sangat cocok untuk berbuka, kandungan air dalam dua buah tersebut bisa mengganti cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.
Menurut Jansen Ongko, Msc, RD  selaku Nutrisionis mengatakan dalam acara bersama Sunpride di Surabaya “Meskipun puasa mengakibatkan perubahan pola makan, bukan berarti puasa sama dengan mengurangi asupan gizi harian. Idealnya laki-laki membutuhkan 1800 - 2500 kalori pehari, sedangkan perempuan 1500 - 2000 kalori setiap harinya. Oleh karena itu, meski berpuasa tetap disarankan mengonsumsi buah dan sayur 3 - 5 porsi setiap hari.
Indonesia  yang kaya akan buah buahan, selain pisang, melon dan semangka yang saya sebutkan di atas, selama puasa bisa mengonsumsi apel, pir, buah naga, dan buah lainnya yang kaya kandungan akan air.
O’ya meskipun berusaha disiplin, saya tetap saja sesekali “terpaksa” konsumsi nasi. Biasanya kalau makanan anak bungsu tidak habis, maka tugas si ayah mendapat jatah menghabiskan.

Jumat, 26 Mei 2017

Lengkapi Puasa Anda dengan Konsumsi Buah



Fruitaholic siap menunaikan ibadah puasa -dok group fruitakolic

Bulan puasa ada di depan mata, suka cita sudah seharusnya menyertai setiap kita umat muslim.  Bagaimana tidak bahagia,  moment  Ramadhan menjadi saat tepat untuk detoksifikasi jiwa dan raga. Kalau proses detox atau pembuangan racun dalam tubuh berhasil, hasilnya adalah orang tersebut akan sehat lahir dan batin--subhanalloh.
Beberapa waktu lalu saya mendapat pencerahan dari sebuah talkshow, perihal indikasi keberhasilan puasa dilihat secara fisik lho. Satu diantaranya, pada ujung Ramadhan bobot tubuh kita akan lebih ideal. Yang badannya terlalu kurus akan naik, pun yang kegendutan lemaknya akan menurun.
Puasa memberi kesempatan pada saluran pencernaan beristirahat, sehingga terjadi proses regenerasi saluran cerna saat mengurangi beban kerjanya.
Nah, narasumber talkshow yang seorang nutrisionis menyarankan perbanyak konsumsi buah dan sayur.  Ternyata buah dan sayur menjadi komponen penting, bisa dijadikan asupan selama berbuka dan sahur.  Tanpa asupan gizi yang seimbang selama puasa, maka efek samping seperti lemas, hipoglisemia akan dirasakan.
So, jangan lewatkan konsumsi buah dan sayur saat berbuka dan sahur. Hal ini berdampak bagus pada pencernaan, menjaga kadar glukosa darah lebih stabil sehingga membantu rasa kenyang lebih lama.
Sudah bukan rahasia lagi, buah dan sayur kaya akan serat mengandung aneka vitamin dan mineral. Manfaat buah dan sayur dapat membantu dalam penyerapan nutrisi oleh tubuh, guna mengganti zat-zat yang hilang selama puasa di siang hari.
Khusus kandungan serat dalam buah rata-rata dua sampai enam gram, jumlah yang cukup tinggi ini membantu menstabilkan kadar gula dalam tubuh. Serat juga sangat bagus untuk pencernaan, melancarkan saat buang air besar (BAB) untuk membantu proses detoksifikasi. Kandungan vitamin C dalam buah, dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
Tapi jangan sampai salah pilih, sebaiknya kalau hendak memilih buah olahan sebaiknya diperhatikan dengan cermat.  Misalnya buah pisang yang diolah menjadi kolak, biasanya terdapat campuran gula dan santan. Kalau memilih konsumsi pisang goreng, pasti mau tidak mau buah pisang diolah dengan minyak.
Masih ada lagi lho, kerap ditemui soup buah atau juice saat ngabuburit. Sebaiknya pastikan tidak dicampur gula, yang  justru membuat kandungan dalam buah menjadi kalah.
Sudah smestinya buah menjalankan fungsi asupan dengan baik, membuat tubuh menjadi lebih segar dan tidak menambah jumlah lemak jahat dalam tubuh. Sebaiknya konsumsi buah dalam keadaan real fruit, masih dalam bentuk asal tanpa diolah ulang seperti digoreng atau dicampur gula.
Atau kalau maunya buah diolah dulu, sebaiknya pilih yang aman seperti direbus misalnya  pisang rebus atau pisang panggang. Kalaupun mau buah yang dijuice, sebaiknya jangan buah saja tanpa ditambah gula apapun bentuknya (padat/cair).
Buah Sunpride -dokpri
Anda pasti tidak asing dengan brand Sunpride, brand yang selalu menyediakan buah dengan kualitas terbaik untuk konsumennya. Mulai dari proses pembibitan, penanaman hingga masa panen benar-benar dijaga mutunya. Sehingga tak mengherankan, buah Sunpride memiliki penampilan yang cantik dan mendapat tempat di hati konsumen.
Buah Sunpride  sangat bisa sebagai teman saat puasa, menjadi asupan ketika tiba waktu berbuka dan sahur. Menurut USDA Nutrient, beberapa buah bisa menjadi pilihan saat puasa karena kandungan dari buah tersebut.
Untuk buah dengan kandungan vitamin C,  bisa dipilih seperti Pepaya, jeruk, nanas honi, mangga. Sementara untuk buah dengan kandungan serat, bisa didapatkan pada buah pisang, apel, pear, jeruk. Adapun buah dengan indeks glikemik rendah, bisa diperolah dari buah mangga, pisang, pepaya, nanas. Nah, aneka daftar buah tersebut terdapat dalam daftar brand Sunpride.
-Pada kesempatan lain, saya berharap bisa membuat artikel khusus yang mengulas manfaat setiap buah-.
Wah, saya semakin tidak sabar menunggu hari pertama puasa. Insyaalah dengan bekal pencerahan pra Ramadhan, semakin nikmat beribadah dan semakin sehat di badan-amin.

Daftar Blog Saya