Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 September 2017

Yuk Bantu Selamatkan Nyawa Sesama dengan CPR



Ki-Ka ; Dian Purnomo (moderator), Suryo Suwignjo (Presiden Direktur Philips Indonesia), dr Erizon Safari, MKK (Kepala Unit Gawat Darurat (AGD) dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta), dr. Jetty R. H, Sedyawan, Sp. JP (K), FIHA, FACC selaku sekjen PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialist Kardiovaskular Indonesia)

Kalau mendengar penyakit jantung, rasanya serem dan berat gitu. Mumpung sehat, yuk kita jaga dengan pola hidup sehat, meliputi pola makan dan olah raga.
Penyakit Jantung, adalah penyakit tidak menular nomor tiga diindikasi sebagai penyebab terjadinya kematian di Indonesia. Bahkan alokasi dana BPJS terbesar, diserap untuk pengobatan penyakit kritis jantung kemudian stroke.
Kenapa bisa begitu, kebanyakan orang Indonesia tidak sadar dengan gaya hidup sehat. Contoh paling simple adalah kebiasaan merokok, kegiatan ini sangat mudah kita jumpai. Bisa jadi di rumah kita sendiri, atau lingkungan sekitar terutama di public area.
Seorang perokok aktif, biasanya sangat susah diberitahu bahaya merokok. Meskipun di kotak rokok ditempel gambar resiko merokok, tetap saja tak berpengaruh dan memasang sikap bandel.
‘Kalau memang waktunya meninggal, ga merokok juga tetap meninggal,’ elak si perokok.
Padahal, merokok menjadi salah satu penyebab serangan jantung. Henti jantung bisa menyebabkan kematian, dengan prosesntase mencapai angka 50%.
Siapapun kita, bisa lho menolong orang dengan serangan jantung. Paling tidak melakukan tindakan awal, sambil menunggu tenaga ahli tiba dan memberi tindakan lanjutan.
Kemenkes menyediakan layanan call centre 119, sambil menunggu ambulance datang bisa dipandu melakukan tindakan pertolongan pertama.
Pada minggu kedua bulan September, jurnalist dan blogger hadir dalam pelatihan CPR yang diadakan Philips.
Apa itu pelatihan CPR ?
Adalah pelatihan ‘Resusitasi jantung dan Paru,’ agar siapa saja bisa membantu keselamatan korban henti jantung mendadak dan membantu meningkatkan kesempatan hidup korban.
Philips cukup concern dengan kegiatan CPR, pada bulan agustus sudah mengadakan pelatihan untuk karyawan Philips. Bersambung dengan pelatihan untuk jurnalist dan wartawan, diadakan satu bulan setelahnya di Djakarta Teater lantai 3.
Dr. Jetty R. H, Sedyawan, Sp. JP (K), FIHA, FACC selaku sekjen PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialist Kardiovaskular Indonesia) dalam sesi diskusi menyampaikan, “masa emas atau tiga menit pertama setelah terjadinya henti jantung mendadak, jika dilakukan CPR dalam kerangka waktu ini, ada kemungkinan besar korban akan bertahan hidup tanpa terjadi kerusakan pada otak. Namun setelah masa tiga menit berlalu, maka resiko korban menderita kerusakan otak semakin tinggi.”
Henti jantung mendadak, merupakan sillent killer karena bisa datang kapan saja dan di mana saja. Pertolongan pertama dengan tehnik CPR penting, untuk meningkatkan peluang korban hidup.
Data dari Kemenkes 2014, mengungkan 10.000 orang per tahun atau 30 orang perhari mengalami henti jantung mendadak. Sementara frekwensi SCA meningkat, seiring dengan peningkatan penyakit jantung koroner dan stroke.
Dari data PERKI 2016, angka kejadian henti jantung mendadak berkisar 300ribu – 350 ribu setiap tahun. Adapun kecenderungan peluang hidup juga meningkat, ketika orang di sekitar kejadian bisa melakukan praktik pertolongan pertama dengan CPR.
Ada kisah menarik disampaikan  dr. Erizon Safari, MKK, selaku Kepala Unit Gawat Darurat (AGD) dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, beliau bercerita bagaimana mengoptimalkan layanan call centre 119.
Waktu itu ada masyarakat menghubungi call centre, sambil ambulnace bergerak penelpon dipandu melakukan CPR. Penelpon yang awam masih dengan tindakan CPR, diminta mengikuti instruksi petugas di call centre. Mulai dari meraba denyut nadi, kemudian melakukan tekan di bagian tengah dada.
Akhirnya tindakan CPR berhasil, saat ambulance datang dilakukan tindakan medis oleh ahilnya.
Presiden Direktur Philips Indonesia, Bapak Suryo Suwignjo hadir pada acara bermanfaat ini, “Philips berharap bahwa sesi pelatihan ini dapat mempersiapkan siapa saja untuk membantu korban henti jantung mendadak, menentukan kesempatan hidup korban dan setiap detiknya sangat berharga.”
Sebagai perusahaan teknologi kesehatan, Royal Philips memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Philips mendukung lebih banyak orang, mampu atau berperan sebagai penyelamat.
Inisiatif ini juga telah dilakukan di negara lain, seperti Singapura, Korea, dan sekarang di Indonesia. Ini hanya sebagian dari ambisi global kita yang lebih besar untuk meningkatkan kesadaran seputar henti jantung mendadak. Orang-orang yang berada di lokasi terdekat dengan korban memiliki dampak yang besar pada kesempatan hidup korban—apakah korban dapat bertahan hidup atau tidak pada saat terserang SCA. Mengetahui bagaimana melakukan CPR dan menggunakan defibrillator dapat menyelamatkan nyawa,” tutup Suryo Suwignjo
Foto Session Narasumber, Jurnalist dan Blogger

Pada sesi terakhir, jurnalis dan blogger diajak melakukan praktek CPR, dipandu oleh team dari Medic one.
Berikut Langkah CPR
Danger/ safety
Pastikan pasien berada di tempat yang aman, sehingga terhindar dari bahaya
Response
Ketahui apakah orang tersebut sadar, dengan cara menepuk pundak dan memanggil. Jika tidak ada respon, segera contact ke call centre 119 atau petugas medis
Airway
Sambil menunggu petugas medis, buka saluran penafasan korban. Caranya tangan kiri memegang dahi ditarik ke belakang, tangan kanan menarik dagu kebawah hitung satu sampai sepuluh detik
Compression
Berikat tekanan pada dada, untuk dewasa letakkan jari tengah dan telunjuk (tangan kanan dan kiri). Ambil bagian tengah pertemuan jari tangan kanan dan kiri, kemudian geser agak ke bawah. Tekan sedalam 4 – 5 cm, sambil berhitung sampai 30 kali.
Breaths
Berikan nafas buatan, tangan kanan menutup hidung dan meniup dari mulut ke mulut sebanyak dua kali.
Lakukan secara berulang, tekan dada 30 kali dan nafas buatan dua kali sampai pasien sadar, atau sambil menunggu sampai petugas medis datang.
Praktek CPR bersama team dari Medic One

Senin, 18 September 2017

Mengasah Kreatifitas Bersama Buah



Buah Sunpride

Saya yakin semua sepakat, bahwa konsumsi buah itu menyehatkan. Tapi kenapa, anak anak atau mungkin orang dewasa kurang suka buah. Anak saya di rumah juga sama, ada saja alasan untuk menghindari makan buah.
Buah dianggap makanan pendamping, kehadirannya difungsikan sebagai pencuci mulut. Kalau mau mencermati saat hajatan atau resepsi, tempat buah kerap ada di ujung meja setelah makanan utama.
Secara psikologis kita dianjurkan, mengambil makan besar dulu menyusul buah. Beberapa acara saya temui, mengganti buah dengan puding atau kue manis.
Konsumsi buah, lebih bagus sebelum makan utama. Bagi pelaku diet, hal ini sangat bermanfaat untuk mengurangi rasa lapar.
Konsumsi buah setelah makan utama, memicu terjadinya perut kembung. Pernah dengar istilah perut ‘bega’, bisa jadi disebabkan makan buah  setelah makan nasi.
-0o0-
Indonesia dengan tanahnya yang subur, nyaris semua tanaman bisa tumbuh di atas bumi pertiwi. Beberapa nama buah, diidentikkan dengan nama daerah di nusantara. Sebut saja Apel Malang, Rambutan Aceh, Duku Palembang, Pisang Ambon, Mangga Purbalingga, Jeruk Banyuwangi dan lain sebagainya.
Buah buahan dijual di pasaran, harganya sangat bersahabat dengan kantong. Beberapa jenis buah bisa ditanam sendiri di pekarangan, bisa dipetik untuk konsumsi keluarga.
Buah terbukti bermanfaat bagi kita, dengan kandungan Vitamin, Protein, Fiber, glukosa alami dan kandungan menguntungkan lainnya. Semua kandungan dalam buah diproses alami, tanpa melalui proses kimia yang berbahaya.
So, mengapa kita masih ogah konsumsi buah. Konsumsi buah hanya seperlunya, tak jarang mengabaikan keberadaannya. Buah yang dibiarkan, lama lama membusuk dan masuk kantong sampah-- sayang kan.
Data dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kementan tahun 2011, konsumsi buah masyarakat Indonesia hanya 34.55 kilogram/ kapita/ tahun. Jumlah ini jauh dari rekomendasi FAO, yaitu pada angka 73 kilogram/ kapita/ tahun.
Sementara standart kecukupan sehat, konsumsi buah pada angka 91.25 kilogram/ kapita/ tahun.
Buah sebagai penyuplai serat dan mikronutrien, seperti mineral dan beberapa enzim yang membantu pencernaan. Semakin tinggi konsumsi buah, semakin menurunkan resiko penyakit penyebab kematian seperti kardiovaskular, koroner, iskemik dan stroke.
-0o0-
Kreasi Mengupas Buah -dokpri

Untuk menarik minat anak konsumsi buah, saya coba menerapkan cara sederhana. Yaitu menyulap penampilan buah, agar terlihat menarik di penglihatan anak anak. Saya biasanya memakai teknik mengupas, lain dari cara mengupas kebanyakan.
Nah pada satu acara bersama Sunpride, saya lihat buah pepaya dimodifikasi begitu cantiknya. Pada bagian kepala pepaya, dibentuk mirip kepala ikan menyusul bagian bawah ada sisiknya – ada di gambar paling atas--
Buah nanas sangat bisa dikreasikan, dipotong dan sajikan masih berada di atas kulit tebalnya. Buah semangka dibuat seperti bola terbelah, buah melon dengan hiasan di badan buah.
Nah, anda bisa menyulap buah dengan kreasi lainnya. Sehingga semakin menarik minat, terutama anak-anak dalam mengonsumsi buah.-salam sehat-

Kamis, 07 September 2017

Blogger Mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)



Blogger Kesehatan saat melakukan KunLapTik di Sidorejo Kidul Salatiga - dok WA Group
Kesehatan menjadi harta paling mahal bagi kita semua, saking mahalnya sampai tidak terbeli oleh apapun. Orang rela menjual semua kepemilikan, demi mendapatkan badan sehat dan segar bugar.
Kemenkes sebagai pelayan masyarakat di bidang kesehatan, selalu berupaya memberi pelayanan terbaik dalam pembangunan kesehatan. Termasuk menggagas program yang mudah diingat dan mudah diaplikasikan, sehingga setiap individu dalam masyarakat semakin aware terhadap kesehatan.
Anda mungkin tak asing dengan program CERDIK, terdiri dari (C)ek kondisi kesehatan secara berkala, (E)nyahkan asap rokok, (R)ajin aktifitas fisik, (D)iet sehat dengan kalori seimbang, (I)stirahat yang cukup dan terakhir (K)endalikan Stress.
Menjaga kesehatan jauh lebih penting, dibarengi dengan upaya preventif sehingga kesehatan meningkat. Permasalahan kesehatan yang timbul saat ini, dipengaruhi oleh perilaku dan atau gaya hidup tidak sehat.
Germas atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, adalah sebuah gerakan solutif dari Kemenkes.
Apa itu GERMAS ?
Germas atau Gerakan Masyarakat Sehat adalah tindakan sistematis dan terencana dilakukan bersama sama oleh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan beperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.  
(Sesuai dengan instruksi presiden nomor 1 tahun 2017)
Apa Tujuan GERMAS ?
Agar masyarakat berperilaku hidup sehat, sehingga berdampak pada kesehatan badan dan terjaga. dengan badan sehat maka kita menjadi produktif, sehingga biaya berobat bisa ditekan.
Apa Saja Bentuk kegiatan GERMAS ?
  • Melakukan aktivitas fisik
  • Mengonsumsi sayur dan buah
  • Memeriksa kesehatan secara rutin
  • Tidak merokok
  • Tidak mengonsumsi alkohol
  • Membersihkan lingkungan
  • Membersihkan jamban
Kemenkes mulai focus pada tiga hal, yaitu pada ajakan melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah dan memeriksa kesehatan secara berkala.
Sedang untuk empat hal GERMAS selanjutnya, membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Semua Kementrian ikut terlibat dan mendukung GERMAS, bahkan melibatkan peran serta seluruh lapisan masyarakat.
Gerakan Masyarakat Sehat, sejatinya sangat sederhana bisa dilakukan siapa saja, kapan saja dan dimana saja.
Contohnya, membiasakan bepergian dengan kendaraan umum. Coba kalau kita mau naik transportasi publik, bisa jalan cepat atau naik turun tangga sehingga tubuh menjadi sehat. Setiap gerakan tubuh yang melibatkan otot rangka, otomatis akan mengakibatkan pengeluaran energi.
Pola makan tidak usah ikut trend makan junk food, cukup konsumsi sayur buah-buahan. Jangan salah lho, buah dan sayur bisa ditanam dan dipetik  di pekarangan. Dengan memanfaatkan lahan yang ada di rumah, kita bisa konsumsi makanan real food.
So, segera konsumsi makanan seimbang, dalam setiap makan jangan lupa sertakan buah dan sayuran  
Setelah aktivitas fisik dan makan buah sayur, jangan lupa chek tekanan darah, kadar gula darah, cek kolesterol setiap enam bulan sekali. Ingat ya, tubuh gemuk tidak identik dengan kemakmuran. Bisa jadi simpanan lemak dan daging berlebih di badan, justru menjadi awal mula datangnya penyakit.
Menurut Data Riskesda, terjadi kenaikan prosentase pada penyakit tidak menular. Masih dari data yang sama. kanker adalah penyakit tidak menular paling tinggi. Hal ini disebabkan, karena gaya hidup serta pola konsumsi makanan tidak sehat.
Terus, apa hubungannya dengan Blogger ?
Negara Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta, hampir 40% dari total penduduk atau sekitar 106 juta penduduk aktif bermedia sosial.
Maka jangan heran, kalau banyak simpang siur berita bermula dari medsos. Berita fakta atau Hoax tumpang tindih, masyarakat awam susah membedakan sumber kredibel.
Acara Temu Blogger Kesehatan di Santika Hotel Semarang -dokpri
Peran Netizen atau Blogger dimulai !
Blogger dan atau netizen sebagai penggiat medsos, mempunyai peran dan fungsi penting dalam mengelola wall medsos.
Blogger dipandang sebagai medium tepat, bisa mempublikasikan program kesehatan sekaligus menyebarkan informasi positif. Blogger perlu mendapat informasi yang tepat, tentu berasal dari sumber yang tepat. Sekali sebuah isu diangkat dimedsos, relatif susah untuk ditarik atau dihapus. Jadi perlu hati-hati mengangkat isu di medsos, apalagi hoax kesehatan paling banyak,” Jelas Bapak Indra Rizon, SKM, M, KES selaku Kabag Hubungan Media dan Lembaga Kemenkes RI .
Berkaitan dengan peran serta Blogger di media Sosial, Kemenkes menggerlar acara ‘Temu Blogger Kesehatan, Mari Hidup Sehat dengan GERMAS’. Acara yang berlangsung di Semarang, pada  28 – 30 Agustus 2017, melibatkan Blogger kesehatan dari Jakarta dan Semarang.
Saya merasa beruntung, bisa terlibat didalamnya melalui Komunitas Blogger Cihuy. Pada hari pertama acara full di hotel Santika, membahas seputar GERMAS dari narsum kredibel. Hal ini tentu menjadi pembekalan bagi blogger, untuk memviralkan GERMAS di lini masa masing masing.
Pada hari kedua, Blogger melakukan kunjungan Lapangan Tematik ke Puskesmas Sidorejo Kidul berlanjut ke B2P2VRP Salatiga. -Salam GERMAS-

Rabu, 06 September 2017

NIVEA MEN Mempersembahkan Sabun Muka Cair Pria Pertama di Indonesia



Ki-Ka, Michael Suwito, Senior Brand Manager Men Face Care, bambang Pamungkas (Brand Ambassadro Nivea Men,  Tomaz Schwarz, Marketing Director, Beiersdorf Indonesia - dokumentasi pribadi

Tak dipungkiri, wajah ibarat identifikasi pertama setiap orang. Kita mengenal diri seseorang, dimulai dari penampakan wajah orang tersebut.  Tak heran, paras wajah perlu mendapat perhatian khusus.
Bagi kebanyakan pria, mungkin terkesan cuek dalam urusan penampilan. Namun kebersihan wajah tetap penting, setidaknya diperlukan agar terlihat segar dipandang.
NIVEA MEN, sebagai merek perawatan kulit pria terkemuka di dunia, menginspirasi pria Indonesia bergaya hidup aktif dan dinamis. Hal ini ditandai dengan peluncuran produk baru yang revolusioner, berupa sabun muka cair pria pertama di Indonesia.
Selama ini, saya pribadi atau mungkin anda mengenal pembersih muka dalam bentuk gel. Saya punya pengalaman dengan sabun cuci muka formula gel, setelah cuci muka komedo menumpuk di sudut hidup.
Alhasil punya tugas tambahan, mencuci ulang dengan air untuk mengambil komedo. Kadang membuat kulit memerah, akibat kulit terkena kuku.
Nah, inovasi pencuci muka dari NIVEA MEN dalam bentuk cair tentu menjadi surprise. Kabarnya, sabun muka cair NIVEA MEN juga digunakan para pemain bola REAL MADRID –waw keren.
Apa sih keuntungan formula sabun muka cair?
Wujud cair memudah menjangkau hingga ke pori terdalam, sehingga lebih efektif membersihkan kotoran dan minyak secara menyeluruh.
Tomasz Schwarz, selaku direktur pemasaran Beiersdorf Indonesia, dalam acara peluncuran produk terbaru mengatakan, “Pemain sepakbola profesional seperti para pemain REAL MADRID melakukan aktivitas latihan fisik yang berat setiap harinya dan harus tampil prima pada saat pertandingan. Di lapangan, wajah mereka harus menghadapi situasi yang tak kalah berat. Sebut saja: minyak yang berlebih, tanah yang kotor, debu, keringat berlebih, lumpur, terik matahari, dan sebagainya. Sama seperti kehidupan kita, pria Indonesia, dimana setiap harinya wajah kita harus berhadapan dengan masalah yang sama saat beraktivitas, berangkat ke kantor atau tempat kuliah, naik motor, atau beraktifitas di luar rungan. Dengan demikian, kita semua sama-sama membutuhkan produk pembersih wajah yang memang benar-benar efektif untuk membersihkan secara menyeluruh.”
Varian NIVEA MEN
Sebagai pria Indonesia yang aktif dinamis, kita tentu berhadapan dengan debu kotoran dan polusi pastinya. Untuk mengakomodasi jenis kulit, sabun muka cair NIVEA MEN tersedia dalam 3 varian ;
Oil Attack + Bright, untuk pria dengan masalah wajah mengkilap akibat minyak berlebih. Dengan bentuknya yang cair, dapat dengan mudah masuk sampai ke lapisan pori terdalam untuk mengangkat minyak berlebih & kotoran.
Acne Protect, untuk pria dengan masalah wajah berminyak & berjerawat. Dengan bentuknya yang cair, dapat dengan mudah masuk sampai ke lapisan pori terdalam untuk mengangkat minyak & bakteri.
Max Bright, untuk pria dengan masalah wajah kusam & berminyak. Dengan bentuknya yang cair, dapat dengan mudah masuk sampai ke lapisan pori terdalam untuk mengangkat minyak dan mencerahkan wajah dari dalam.
-0o0-
Bagi anda pria yang kerja di dalam ruangan, jangan merasa bebas dari masalah kulit wajah lho. Bahkan pada ruangan tertutup, suhu dingin dan atau lembab dapat menyebabkan timbulnya jerawat.
Suhu dingin dari AC, berpotensi membuat kulit kering ditandai dengan terasa kasat saat dibasuh. Kemudian timbul bercak kusam yang semakin kentara, disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati.
Dr. Srie Prihianti Gondokaryono, SpKK, PhD, FINSDV, FAADV, selaku Sekretaris Umum dari PERDOSKI, hadir dalam acara peluncuran sabun cuci muka cair NIVEA MEN mengatakan, “Sudah merupakan sifat dasar kulit para pria, mempunyai pori-pori yang lebih besar dan menghasilkan lebih banyak keringat dan minyak, oleh karenanya harus dibersihkan secara berkala dengan sabun muka.”
Pria pada umumnya mempunyai sifat kulit wajah yang cukup tebal serta mengandung kelenjar minyak aktif 15% lebih banyak dibandingkan wanita, terutama di sekitar area T (dahi, hidung, dagu) sehingga membersihkan wajah secara teratur sangat penting untuk pria.
Bukkan hal tabu lho, pria memperhatikan penampilan dan kebersihan wajah. Dengan wajah bersih, tentu bisa tampil lebih percaya diri, mempunyai energi positif, dan beraktifitas tanpa mengkhawatirkan kebersihan wajah mereka.