Selasa, 08 Mei 2018

Kemeriahan Festival Ibu dan Buah Hati 2018

Persembahan tari dari Betawi Cilik dalam Festival Ibu dan Buah Hati - dokpri

Ilmu pengasuhan, tidak akan pernah selesai dipelajari. Lazimnya sebuah ilmu, terus berkembang seiring perkembangan jaman.
Masa kanak-kanak hanya sebentar, menjadi tugas orang tua melakukan pendampingan pada buah hati dengan sebaik-baiknya.

Festival ibu dan Buah Hati 2018’ di Intermark BSD, diinisiasi ‘Komunitas Cerita Ibu Cerdas (KCIC)’ menjadi agenda wajib didatangi.
Event yang digelar pada 5 dan 6 Mei 2018 ini, bermula dari Fun Group Discussion (FGD) bulanan oleh Komunitas CIC.

Anggota CIC –saat ini-- 65 orang dari kalangan artis, yang telah menjadi ibu dengan anak usia 0 – 7 tahun.
Hasil dari FGD, dishare ke publik melalui media sosial, ternyata mendapat respon positif dan apresiasi yang luar biasa dari masyarakat.

Akhirnya diwujudkan  dalam ‘Festival ibu dan Buah Hati 2018’ dengan dukungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, pelaku usaha serta masyarakat.

-00o00-

Pekan pertama bulan April, Ballroom Intermark BSD – Tangsel tampak berbeda.  Berjajar Stand mulai dari Milna, Zam, Cantiqa Kemiri, Sebamed, Coby Haus dan banyak tenant lainnya.

Beberapa produk cukup akrab, mengingatkan saya pada saat anak-anak masih umur dalam hitungan bulan.

Adalah Pure Baby dengan produk Freshy Shampoo-nya, produk ini selalu setia untuk kebersihan rambut si kecil saat mandi.
Kandungan kemiri, seledri dan Aloe Vera –nya, membuat rambut bayi halus, lembut, lebih lebat dan tentu sehat
stand Pure Baby- dolpri

Satu lagi tidak ketinggalan produk “Happy Diapers”, saya langganan mulai anak memakai ukuran S sampai XL.
Keampuhan Happy Diapers sangat terasa, terutama ketika bayi tidur malam. Saat bangun pagi, diapers tidak bocor.

Apalagi kalau sedang ada promo atau discount Happy Diapers di supermarket, dijamin stock diapers langsung bejibun di rumah.

Sementara itu ada yang unik di stand "Philips Avent," sedang ada promo akat cukur rambut electric untuk anak-anak-- wah keren banget.

Saya sendiri pernah mengalami, bagaimana susahnya membujuk dan mengajak anak balita ke tukang cukur rambut.
Dengan alat cukur rambut dari Philip Avent, bisa menjadi solusi jitu mendapatkan rambut anak tetap rapi tanpa pergi ke tukang cukur rambut.
 
atnda Happy Diapers- dokpri

Festival ini diselenggarakan karena dukungan temen celebrity yang concern pada perkembangan anak baik di bidang kesehatan gizi dan ilmu parenting,” ujar Fairus Faisal selaku Ketua Panita Festival Ibu dan Buah Hati..

Sepanjang acara saya melihat beberapa selebrity hadir, seperti Deswita Maharani, Tya Ariesta, Intan RJ dan beberapa nama lainnya.

Terpilihnya Tangsel sebagai lokasi, mengingat Tangsel sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat.
Selain itu banyak artis anggota KCIC, berdomisili di Tangsel, seperti Bintaro, BSD, Ciputat dan Pamulang.

Hadir pada pembukaan Festival Ibu dan Buah Hati, Drs. Benyamin Davnie, selaku Wakil Walikota Tangerang Selatan.

Dalam sambutannya, Benyamin Davnie menyampaikan, “Keberadaan organisasi masyarakat termasuk Komunits CIC sangat dibutuhkan dalam rangka membangun daerah. Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan pemerintah saja, ormas dengan pemerintah dan elemen lain dunia usaha sama-sama memegang peran signifikan.”
Ki- Ka : Deswita Maharani, Tya Ariesta, Dra. Leny Nurhayanti Rosalin, Benyamin Davnie, Fairus Faisal - dokpri

Tak bisa dipungkiri, kehadiran tehnologi seperti pedang bermata dua. Apa yang diajarkan orang tua, mendapat tantangan berupa tehnologi.

Kalau dulu, saat kita –para orang tua-- masih kecil, tidak berani sembarang bicara dengan ayah dan ibu kita.

Tapi era sekarang berbeda, anak-anak lebih berani menyampaikan pendapat. Makanya anak perlu didampingi, agar tidak kebablasan.
Playground di Festival ibu dan buah hati 2018 - dokpri

Sementara Dra. Leny Nurhayanti Rosalin, M.Sc, selaku Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak dari KPPPA, menyampaikan 5 hal penting perlu mendapat perhatian lebih.

1. Anak- Anak : saat ini ada 87 juta anak di Indonesia -- jumlah yang tidak sedikit -, kelak akan memegang tampuk kepemimpinan bangsa dan negara. Mereka perlu dipenuhi hak-haknya, yaitu hak untuk mendapatkan pengasuhan terbaik dari ayah dan ibunya.
2. Keluarga ; Peran kunci tidak boleh diabaikan, keluarga menjadi muasal identitas seorang anak. untuk melegalkan identitas, perlu anak dibekali KIA (Kartu Identitas Anak)
3. Sekolah ; Sekolah ramah anak, adalah sekolah yang memastikan akan melindungi anak dari kekerasan selama di sekolah.
4. Lingkungan ; tempat di mana anak-anak hidup dan berkembang
5. Pemerintah ; Pemerintah perlu bergandeng tangan, dengan ormas, komunitas, pihak swasta dan masyarakat mewujudkan suasana ramah anak.
Stand pembuatan KIA gratis - dokpri

Apa saja di ‘Festival Ibu dan Buah Hati 2018'
Petisi, akan dilakukan 30 artis didukung kementrian KPPPA, untuk mengurangi angka kekerasan terhadap anak.
Ragam Talkshow , mengetengahkan tema kekinian, seperti dekorasi pesta, kesehatan anak,  kesehatan wanita dan sebagainya
Sosialisasi Kartu Identitas Anak, ada booth untuk mendaftar gratis Kartu Identitas Anak. cukup membawa akta lahir dan foto diri untuk anak usia 5 – 17 tahun.
Lomba Menarik , tak ketinggalan aneka lomba khusus anak, seperti merangkak, mewarnai, lomba untuk keluarga dan doorprize
Awarding , penganugerahan penghargaan terhadap tokoh, diantaranya Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany dan Mentri PPPPA, Prof. Dr. Yoana S. Yambise
Hiburan, berupa fashion show, live musik.

Melihat rangkaian acara yang menarik dan bermanfaat, sebagai masyarakat saya berharap, Festival Ibu dan Buah Hati rutin diselenggarakan setiap tahun.

3 komentar:

Daftar Blog Saya