Senin, 29 Januari 2018

Mempersiapkan Liburan Akhir Pekan di Seputaran Jakarta dengan CariAja



tirto.id

Akhir pekan, menjadi hari dinanti kedatangannya. Bebas dari kewajiban bangun pagi, tidak perlu buru-buru berangkat ke tempat kerja.
Pun anak-anak demikian, setelah lima hari belajar di sekolah sampai sore. Pada Sabtu dan Minggu, sementara tidak perlu berjibaku dengan pelajaran.

Etapi, tugas orang tua ternyata belum kelar lho. Setiap datang week end --biasanya nih, anak-anak ngajak pergi keluar rumah.  Hari libur di rumah saja, tentu membosankan.

Jangankan anak-anak, kita orang tua pasti pengin dong, lepas sejenak dari segala rutinitas. Gak melulu, menghadapi hal yang sama setiap hari.

Percaya ga, kalau liburan adalah bagian dari investasi. Kalau saya sih percaya. Coba pikirkan, betapa banyak manfaat bisa didapat dari berlibur.

Dengan liburan, jiwa dan raga seperti di-refresh. Hubungan suami istri, menjadi lebih kompak dan harmonis. Kedekatan orang tua dengan anak, menjadi lebih terjaga.

Siapa tidak senang, kalau anak dekat dengan ayah dan ibunya. Mereka nyaman ngobrol dengan orang tua, tidak segan curhat atau diskusi.

Jumat, 26 Januari 2018

Inspirasi Ketangguhan Perempuan dalam “Bunda : Kisah Cinta 2 Kodi”



Adegan Film " Bunda : Kisah Cinta 2 Kodi" - Inspira Picture

Membaca kata “2 kodi,” dalam judul film “Bunda ; Kisah Cinta 2 Kodi,” pikiran saya tertuju pada dua tumpukan pakaian terikat tali rafia.

Perkiraan saya tidak meleset, 2 kodi di film ini adalah dua kodi untuk busana muslim. Film Bunda : Kisah Cinta 2 Kodi, mengangkat kisah nyata dari Tika Saputra. Sosok perempuan, yang berperan besar dibalik suksesnya brand busana muslim “Keke Collection.”

Bersama Komunitas BloMil, saya berkesempatan hadir dalam Screening Film Bunda : Kisah Cinta 2 Kodi. Bertempat di Epicentrum XXI, sekaligus digelar press confrence.

Kisah perempuan tangguh ini sangat menginspirasi kami untuk diangkat ke layar lebar.” Ujar Rendy Saputra, selaku Produser Inspira Picture.
Tika Saputra menjadi sosok menarik di mata Rendy, selain seorang pengusaha sukses, juga perempuan menarik di masa kini.

Kamis, 25 Januari 2018

Tantangan Mewujudkan Indonesia Emas 2045



ajtual(dot)com


Pernah dengar Stunting ? Ya. Stunting adalah istilah untuk tubuh pendek.
pernah mendengar obesitas ? pasti sudah pernah, obesitas adalah kelebihan berat badan.
Masalah stunting, gizi buruk dan atau obesitas, ternyata tidak hanya terjadi di daerah pelosok di Indonesia –seperti Papua--, bahkan di Jakarta sekalipun juga terjadi.

Apa yang menyebabkan stunting. gizi buruk dan obesitas.
Untuk membahas malah tersebut, bertepatan dengan “Hari Gizi Nasional 2018,” Muslimat NU dan YAICI (Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia), menyelenggarakan diskusi publik.

Acara diselenggarakan di Gedung Utama Kemendikbud, mengambil tema “Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Anak Indonesia Zaman Now- No Malnutrisi, No Obesitas ; sayangi anak dengan makanan gizi seimbang.”

WHO, menetapkan batas toleransi stunting, maksimal 20% dari jumlah keseluruhan balita. Mengacu pada angka prosentase tersebut, WHO mengkategorikan Indonesia sebagai Negara dengan status gizi buruk –sedih ya--.

Senin, 22 Januari 2018

Mewujudkan Cita-cita Kuliah Melalui Grand Prize 100 Juta Sobatku


Grand Prize 100 Juta SOBATKU - dokumentasi pribadi

Beberapa hari belakangan, saya sedang menamatkan membaca buku kumpulan cerita klasik dari China. Ditulis beberapa sastrawan asal negeri ginseng, yang hidup pada periode abad V sampai abad XV – dari Dinasti Song dan Dinasty Ming--.

Setiap kisah tertulis dengan bahasa sastra yang indah, saya membayangkan sosok hebat di balik buku ini. Sastrawan penulis cerita klasik, dengan wawasan luas dan penguasaan mengolah kata yang ciamik.

Pada Jumat sore (19/ jan’18), saya melihat wajah berbinar milik Radot Cornelius (27 tahun). Sore itu, pria muda ini, menjadi orang paling beruntung di Loby Sampoerna Strategic Square. Tersebab, namanya keluar sebagai pemenang undian Grand Prize 100 juta SOBATKU.

Saya pengin melanjutkan S2”ujar Radot mantap.
Kalimat itu diucapkan di atas panggung, menjawab pertanyaan MC, sesaat setelah menerima hadiah -- secara simbolis-- Grand Prize 100 juta.

Oh My GOD, 100 juta !!! (bagi saya) uang yang gede baangeet.
Mendadak saya mupeng, sekolah (lagi) adalah cita-cita terpendam sejak lama. Sampai saat ini, saya merasa, masih miskin ilmu.

Sungguh saya kagum, dengan orang-orang pintar. Saya kagum, dengan penulis-penulis besar dan hebat, seperti penulis cerita klasik yang sedang saya tuntaskan untuk dibaca.

Minggu, 21 Januari 2018

Bahagia itu (tidak) Sederhana



Illustrasi- dokpri

Banyak orang bilang, “Bahagia itu Sederhana.” Mungkin saja, kalimat ini benar, namun (bisa jadi) tidak sepenuhnya benar. Ukuran bahagia setiap orang tidak sama, masing-masing tergantung orang bersangkutan. 

Orang yang hidup (misal) di pegunungan, melihat gunung, menikmati udara bersih, menatap pemandangan indah, sudah sangat biasa.
Berbeda dengan orang (misal) tinggal di kota, begitu melihat pegunungan dan udara yang bersih, akan merasakan kebahagiaan.

Mau bukti. Coba saja tengok media sosial, dalam hitungan detik beragam foto dan status berganti dengan cepatnya.

Minggu, 14 Januari 2018

Pentingnya Peran Serta Masyarakat dalam Industri Perfilman Nasional


Sarasehan Peranserta Masyarakat Film yang diadakan di Gedung PPHUI Jakarta Selatan -dokpri

Dewasa ini, dunia perfilman tanah air sedang marak. Nyaris dalam hitungan hari, selalu bermunculan judul baru dilaunching.
Kenyataan ini menggembirakan, sebagai indikasi, meningkatnya produktifitas sineas tanah air, sekaligus respon positif dari masyarakat.

Beberapa judul film Indonesia, mencetak box office. Menembus angka jutaan penonton, berkat kerja keras dan kerja kolektif para pelaku film.
Secara kualitas juga dapat dibuktikan, dengan diraihnya berbagai penghargaan baik di dalam atau di luar negeri.

Keadaan ini tidak boleh diabaikan, musti dimbangi dengan peran serta masyarakat dan penggiat perfilman.
Satu diantaranya, dengan menggelar forum-forum diskusi dan kegiatan pendukung dunia perfilman tanah air.

Pada minggu kedua Januari, Masyarakat Perfilman mengadakan Sarasehan. Acara digelar di Gedung PPHUI (Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail), berlangsung dengan format santai namun serius.

Sabtu, 13 Januari 2018

Memilih Hidup Sehat itu Tidak Mahal !



Seporsi Nanas Honi Sunpride- dokpri


Tubuh manusia, diciptakan begitu luar biasa. Bisa beradaptasi dengan segala situasi, memiliki sistem imun atau kekebalan. Daya tahan tubuh sangat bisa dijaga, dengan memperhatikan asupan diserap tubuh, juga gaya atau pola hidup yang diterapkan.

Misalnya, mengatur makanan yang dimasukkan dalam lambung. Dengan memilih dan memilah, makanan dan atau minuman yang bermanfaat atau tidak bila dikonsumsi.
Misalnya (lagi), mengatur setiap aktivitas tubuh. Kapan sebaiknya aktif bergerak, dan kapan waktunya beristirahat.

Kalau dua hal (asupan dan aktivitas) tersebut seimbang dan baik, saya yakin bonusnya adalah sehat. Ya, kesehatan adalah dambaan setiap orang.

Kamis, 11 Januari 2018

PT. AJE Indonesia Wujudkan Mimpi Konsumen Melalui Program “Dream Box”



sumber www.ajegroup.com

Saya yakin, setiap orang pasti punya mimpi atau harapan. Mimpi berperan sebagai penyemangat, dalam menjalani kehidupan.
Apalagi, kalau ada pihak ingin membantu mewujudkan mimpi tersebut. Waw, siapapun pasti tidak menolak.  

Senin, 08/01/2018. PT. AJE Indonesia sebagai produsen minuman ringan, dengan produk unggulan Big Cola melaksanakan undian periode pertama Dream Box.
Dream Box, merupakan program diselenggarakan oleh PT. AJE Indonesia, untuk mewujudkan mimpi bagi konsumennya.

Mimpi tersebut antara lain; Mimpi Wisata Religi, Mimpi Beasiswa, Mimpi DP Rumah dan Mimpi Uang Tunai – ada ga, mimpi anda.

Senin, 08 Januari 2018

Realcom, Aplikasi Belajar Mengajar "Dari Indonesia Untuk Dunia"



Aplikasi Realcom -dokpri

Pada libur sekolah beberapa waktu lalu, gadis kecil saya merengek, mengajak pergi ke Perpustakaan. Sebagai ayah saya antusias, menemukenali minat gemar membaca pada anak.
 
Sampai di tempat tujuan,  terlihat banyak pengunjung berdatangan –separuh lebih seumuran anak saya. Kenyataan terlihat di depan mata, betapa banyak diantara kita punya semangat belajar tinggi.

Namun tidak bisa dipungkiri, semakin bertambah usia, sebagian diantara kita memiliki kendala. Mungkin masalah waktu (karena sibuk bekerja), atau mungkin terkendala dengan biaya , semoga bukan rasa malas menjadi alasan.

Era serba digital tengah berlangsung, kemudahan teknologi juga didapatkan. Apa yang dulu terlihat mustahil, kini bisa menjadi sebuah keniscayaan.

Siapa sih mau menolak (terutama bagi yang bersemangat), ada fasilitas belajar terus disediakan guru. Waktunya sangat bisa diatur alias flexible, dari sisi biaya juga sangat terjangkau—sesuai kesepakatan guru dan murid.

Memasuki tahun baru 2018, Anda musti mengenal dan segera mengunduh aplikasi, 100% buatan anak negeri bernama Realcom.

Kamis, 04 Januari 2018

JKN- KIS Proteksi Kesehatan Bagi Masyarakat Tanpa Kecuali



beritamandiri.com

Sejak mengurangi asupan karbohidrat dan gula, saya mengganti dengan memperbanyak konsumsi makanan berserat (buah dan sayur). Satu warung gado-gado langganan dekat rumah, milik seorang ibu usia 60 tahunan. Nyaris seminggu tiga kali, saya rutin menyambangi warung sederhana ini.

Sekitar dua minggu warung tutup, membuat saya kerepotan mencari penjual gado-gado lain. Baru minggu ketiga, ibu yang ramah ini tampak berjualan. Saya senang, tidak perlu jauh-jauh membeli gado-gado.

“Nyariin ibuk ya” si ibu menebak isi hati pembelinya
“Emang Ibu pulang kampung”
“Abis opname, dua minggu di rumah sakit.” Tuturnya sambil menyiapkan bahan sambal kacang “Alhamdulillah, ibu pakai BPJS, jadi ga usah mikir buat bayar rumah sakit”

Saya membayangkan, empatbelas hari opname di Rumah Sakit, pasti membutuhkan dana tidak sedikit. Tabungan berjualan gado-gado, bisa-bisa ludes untuk membayar biaya pengobatan.
Namun mendengar cerita, melihat wajah cerah si ibu, setidaknya pengeluaran berobat, sudah ditanggung oleh negara.

Senin, 01 Januari 2018

Resolusi 2018 adalah Menjadi Ayah Terbaik !


Dokumentasi Pribadi

Jujur saja, secara usia saya sudah tidak bisa dikategorikan muda (apalagi remaja) hehehe. Anak sudah dua (belum ada rencana nambah), cukup dengan satu istri. Sungguh saya bersyukur, dengan anugerah kehidupan yang luar biasa.

Kalaupun saya suka berteman, berkumpul, berdiskusi dengan anak-anak yang umurnya di bawah saya, sebenarnya strategi untuk memelihara jiwa muda. Toh kalau di lingkungan tempat tinggal, saya berkumpul dengan usia sebaya.

Membuka hari pertama tahun 2018, keluarga kami mendapatkan rejeki tak terduga. Kakak ipar dan keponakan dari luar kota datang, tanpa memberi kabar terlebih dahulu. Rupanya mereka dari rumah saudara di daerah dekat Bekasi, kemudian sengaja mampir sebelum balik kampung.

Daftar Blog Saya