28 Okt 2017

Kampanye “Eye Comfort’ dari Philips Lighting Mengajak Lebih Peduli dengan Mata


ntionalgheographic.co.id

Sebuah temuan menyatakan, dewasa ini di seluruh dunia kurang memperhatikan mata. Terbukti, dengan tingginya penderita miopoa atau rabun jauh. Hal ini sejalan dengan perkiraan WHO, bahwa satu dari dua orang akan menderita rabun jauh pada tahun 2050.
Waduh begitu berat kerja mata kita, apalagi bagi blogger yang kerjanya di depan layar. Belum lagi, kita dituntut banyak membaca untuk menambah referensi.
Sebagai manusia modern, kita lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Sambil melihat layar smartphone, komputer, televisi rata-rata 5 jam sehari.
Ayo ngaku, apa yang dicari ketika bangun tidur, bisa jadi langsung meraih handphone. Masih dengan menggunakan lampu tidur, smartphone langsung berada pada posisi on. Alhasil cahaya smartphone terpapar, otomatis mengenai kornea mata kita. Kalau lebiasaan ini dilakukan setiap bangun tidur, betapa berat kerja mata – sambil nunjuk diri sendiri.
Dari penelitian dengan sample delapan ribu orang dewasa di sebelas negara, Tiongkok, Republik Ceko, Perancis, Jerman, Indonesia, Polandia, Spanyol, Swedia, Thailand, Turki dan Amerika Serikat. Menunjukkan rata-rata enam jam sehari berada di depan layar, hanya 42% menggunakan pencahayaan lebih lembut untuk mata.
Menyangkut pencahayaan dan kenyamanan mata, orang tidak bertindak berdasarkan keyakinan. Dari 74% responden, setuju kualitas pencahayaan berdampak pada penglihatan. Namun hanya 28%, akan memilih bohlam yang lebih nyaman bagi mereka.
Philips Lighting, pemimpin dunia di bidang pencahayaan, menyediakan solusi untuk meningkatkan kualitas hidup. Satu diantaranya, mempersembahkan bohlam LED berkualitas tinggi dan nyaman di mata. Melalui kampanye Eye Comfort, Philips melakukan penelitian global tentang cara menjaga mata. 
Kampanye 'Eye Comfort' dari Philips (ki-ka) moderator, Rowena Lee (GM adan VP Bussines LED Lamps, Global Bussines Group LED, Philips Lighting, dr Gitalisa Andayani, Sp. M (K), Humas Persatuan ZDokter Mata Indonesia, Teuku Rinaldi , Lighting designer and Consultan - dokpri

Bagaimana cara menjaga mata?
Aktivitas di luar rumah ;
Kecenderungan aktivitas di dalam rumah, selain belajar, menonton televisi atau bermain games baik dengan smartphone maupun komputer. Kita para orang tua mengajak anak-anak, meluangkan waktu beraktivitas di luar rumah.
Hal ini dilakukan, untuk membantu melepas beban berat mata, selain itu bagi anak-anak dapat membantu perkembangan mata mereka.
Cahaya yang tepat ;
Saat menghabiskan waktu di dalam ruangan, baik di sekolah, kantor, rumah atau dalam ruang lainnya. Hal penting diperhatikan, sebaiknya menggunakan lampu berkualitas dan nyaman. Philips Lighting, telah mengembangkan LED tidak berkedip, sehingga lebih nyaman untuk mata.
Philips LED, menyediakan pilihan pencahayaan tepat untuk Mata ;
Philips Mini LEDBulbs
Philips Entry LEDBulbs
Philips LEDTube
Philips LED Down Light
Philips LED Batten
Beberapa Tips berikut membantu untuk mata nyaman

  • Kurangi ‘Screen Time’, kalau terpaksa lama di depan layar, gunakan tetes pelumas mata. Setelah memberi tetesan pada mata, tutup mata selama 20 detik, kemudian beri waktu selama 20 menit untu mata beristirahat.
  • Kenakan kacamata hitam saat di bawah sinar matahari, pilih kacamata dengan perlindungan UV 100%.
  • Hindari merokok karena sifat asap beracun bagi mata
  • Jaga pola makan dengan diet seimbang, perbanyak konsumsi sayur dan buah segar, lemak baik serta biji-bijian.
  • Berolah raga secara teratur untuk mempertahankan IMT sehat, sekaligus menolong melawan penyaikt kardiovaskular dan diabetes.
  • Rutin check up kepada dokter spesialis mata
  • Tidur lebih kurang 7 – 9 jam sehari
  • Menjaga kebersihan badan dan cuci tangan, hati hati jika ingin menggosok atau menyentuh mata, demi menghindari resiko infeksi.
  • Gunakan lampu berkualitas baik
  • Berlatih yoga mata sederhana namun sangat efektif.
khasanahquran.com


Pengin tahu yoga mata, yuk ikuti di bawah ini ;
Duduk dalam posisi santai sambil sediakan media baca
Lihat dan focus pada satu huruf dalam jarak baca
Tutup salah satu mata (bisa kanan bisa kiri) dengan telapak tangan, tapi biarkan posisi mata (yang ditutup telapak) dalam kondisi terbuka.
Pilih satu huruf dan telusuri huruf tersebut selama 3 detik
Lihat ke depan, cari benda atau huruf dengan jarak 6 meter
Telusuri bentuknya selama 2 - 3 detik (tanpa menyipitkan mata)
Ulangi langkah 4 – 6 selama 3 – 5 menit
Ganti dengan mata satunya lagi, ulangi langkah 4 – 6 selama 3 – 5 menit.
Mata ibarat jendela dunia, dari mata kita bisa melihat keindahan alam semesta. Melalui mata juga, kita bisa menyerap ilmu pengetahuan. Sudah semestinya, kita memelihara karunia Sang Maha Pencipta yaitu Mata. Tentu dengan merawat dengan sebaiknya, serta menggunakan sebaik-baiknya pula. – salam sehat-

2 komentar:

Terima kasih sudah berkunjung.
Mohon komentar disampaikan dalam bahasa yang sopan, tanpa menyinggung SARA