Selasa, 31 Oktober 2017

Yuk Mengenal Negara Azerbaijan


dokumentasi kedutaan Azerbaijan

Saat mendengar nama negara Azerbaijan, saya pribadi langsung  googling terlebih dahulu. Berupaya menemukenali, negara yang terletak di wilayah Kaukasus di persimpangan Eropa dan Asia Barat Daya.
Keingintahuan saya bukan tanpa sebab, hal ini terkait dengan event blogger "Visit Kedutaan Azerbaijan.
Pekan terakhir bulan Oktober, kami berkesempatan berkunjung ke kantor Kedutaan Azerbaijan di Kuningan Jakarta Selatan. Tepatnya di jalan Karang Asem Timur, dari kejauhan tampak bendera tiga warna – biru muda, merah dan hijau, dengan gambar bulan dan bintang (warna putih) di tengah - berdiri di depan teras.
Meskipun kantor kedutaan berada di komplek perumahan, suasana formal tetaplah saya rasakan. Ada prosedur dipatuhi, seperti meninggalkan kartu identitas diri di meja security sebelum masuk ruang utama.
Mengingat lokasi yang cukup strategis, relatif mudah dijangkau oleh transportasi publik. Apalagi dengan Ojek Online relatif lebih praktis, tinggal ketik ‘Embassy of The Republic Azerbaijan’ langsung terdeteksi google map.
Sekilas Azerbaijan 
Negara dengan ragam multikulturisme ini, didiami oleh perwakilan kelompok etnis dan agama, namun semua hidup sangat toleran dalam suasana damai. Ummat muslim Azerbaijan mendominasi, dengan jumlah populasi mencapai 10 juta jiwa.
Ide multikulturisme selalu didengungkan, masyarakat turut berperan aktif sebagai penggiat keberagaman, baik di dalam maupun di luar perbatasan Azerbaijan.
Satu wujud nyata dapat disaksikan, masih berdirinya salah satu masjid tertua didunia. Masjid Juma dibangun tahun 743, berada di salah satu kota kuno Azerbaijan. Kemudian ada juga salah satu gereja tertua di dunia, gereja Albanis Kaukasia yang berada di kota Shaki Azerbaijan. Sementara di kota Baku, berdiri kuil Api tempat beribadah agama Zoroastrisme.
Keberadaan aneka tempat ibadah, sekaligus menjalankan ritual ibadah menurut agama dan kepercayaan. Sebagai cerminan, bahwa keragaman dan dilindungi di negara Azerbaijan.
Tahun 2016 di Arzebaijan, ditetapkan sebagai tahun Multikulturaslisme. Menyusul tahun 2017, ditetapkan sebagai Tahun Solidaritas Islam.
Beberapa acara penting diselenggarakan di Azerbaijan, seperti Forum Kemanusiaan Internasional Baku, Pertemuan Pemimpin Agama Dunia, Forum Dialog Antarbudaya dan masih banyak event internasional lainnya.
Azerbaijan sendiri, adalah anggota Organisasi Kerjasama Islam dan Dewan Eropa. Tahun 2008, Presiden Republik Azerbaijan, H.E Ilham Aliyev memprakarsai proses baku. Saat ini ide sang Presiden dihargai masyarakat internasional, tahun 2018 akan menjadi ulang tahun ke sepuluh Prosess Baku.
Apa itu Proses Baku ?
Sebuah pertemuan tahun 2008 di Azerbaijan, yang dihadiri para mentri negara anggota Dewan Eropa dan mentri dari negara Organisasi Kerjasama Islam. Secara keseluruhan mencapai 100 lebih negara, berdialog tentang upaya menangani hubungan antar budaya.
Naftalan Kota Sumber Minyak
Berbincang tentang Azerbaijan, tak lengkap kalau tidak membahas Naftalan. Nafthalan dalam bahasa Azerbaijan, artinya tempat di mana terdapat sumber minyak.
Sebuah kota terletak di 320 km sebelah barat ibukota, berjarak 50 km sebelah tenggara ancient ganja.
sputnik(dot)az
Kala itu, tahun 1890, Konsesi Jerman E. Eger membeli sebidang tanah, kemudian menggali sumur sedalam 250 m dan memulai memproduksi minyak. Namun Eger kecewa, ternyata di dalam sumur tidak ada kandungan bensin.
Eger yang diambang kebangkrutan, menjumpai orang berbondong-bondong pada musim panas. Mereka berendam, dalam bak mandi yang diisi minyak.
Ternyata Eger salah sangka, minyak di Naftalan adalah jenis minyak sebagai bahan obat. Dalam perut bumi Naftalan, terkandung minyak naphthenic, dari penampilannya nyaris sama dengan minyak industri konvensional.
hotelroomsearch(dot)net

Minyak Naftalan berisi sejumlah resin, naphthenic dan aromatic hidrokarbon. Minyak diekstraksi secara manual, diolah dengan beberapa tehnik pengobatan penduduk setempat.
Eger mendirikan pabrik kecil, untuk menghasilkan salep dari minyak yang tidak mudah terbakar. Semakin lama produksi berkembang, bahan baku sampai diekspor ke Jerman.
Sebagai obat ‘ajaib’, Salep Nafthalan bisa menyembuhkan hampir semua penyakit. Pada perang Rusia- Jepang tahun 1904- 1905, salep Naftalan digunakan tentara Jepang untuk pengobatan luka dan luka bakar.
Dalam waktu singkat, pemintaan terhadap salep Nafthalan meningkat pesat. Naftalan semakin dikenal, sebuah pabrik farmasi di Moskow memproduski 30 jenis obat-obatan berbasis Naftalan.
Wisata Halal Azerbaijan
Negara Azerbaijan dengan segala keunikan, cukup concern dengan potensi wisata halal. Warisan sejarah dan budaya tiada banding, menjadi alasan Azerbaijan masuk destinasi pilihan bagi wisata muslim.
Tempat wisata di Azerbaijan, dibangun sarana penunjang, seperti hotel, restoran yang sesuai syarat halal. Meski masih beberapa hal harus dibenahi, seperti penyediaan lebih banyak masjid, serta pemisahan wanita dan pria pada tempat-tempat tertentu.
-0-
Blogger visit Kedutaan Azerbaijan - dokpri

Bloger Visit ‘Embassy Republic of Azerbaijan’, memberi pencerahan bagi saya tentang negara unik ini. Azerbaijan, bisa menjadi negara tujuan wisata, bagi traveller yang suka berpetualang dan mengeskplor tempat baru.
(disarikan dari beberapa sumber)

Sabtu, 28 Oktober 2017

Kampanye “Eye Comfort’ dari Philips Lighting Mengajak Lebih Peduli dengan Mata


ntionalgheographic.co.id

Sebuah temuan menyatakan, dewasa ini di seluruh dunia kurang memperhatikan mata. Terbukti, dengan tingginya penderita miopoa atau rabun jauh. Hal ini sejalan dengan perkiraan WHO, bahwa satu dari dua orang akan menderita rabun jauh pada tahun 2050.
Waduh begitu berat kerja mata kita, apalagi bagi blogger yang kerjanya di depan layar. Belum lagi, kita dituntut banyak membaca untuk menambah referensi.
Sebagai manusia modern, kita lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Sambil melihat layar smartphone, komputer, televisi rata-rata 5 jam sehari.
Ayo ngaku, apa yang dicari ketika bangun tidur, bisa jadi langsung meraih handphone. Masih dengan menggunakan lampu tidur, smartphone langsung berada pada posisi on. Alhasil cahaya smartphone terpapar, otomatis mengenai kornea mata kita. Kalau lebiasaan ini dilakukan setiap bangun tidur, betapa berat kerja mata – sambil nunjuk diri sendiri.
Dari penelitian dengan sample delapan ribu orang dewasa di sebelas negara, Tiongkok, Republik Ceko, Perancis, Jerman, Indonesia, Polandia, Spanyol, Swedia, Thailand, Turki dan Amerika Serikat. Menunjukkan rata-rata enam jam sehari berada di depan layar, hanya 42% menggunakan pencahayaan lebih lembut untuk mata.
Menyangkut pencahayaan dan kenyamanan mata, orang tidak bertindak berdasarkan keyakinan. Dari 74% responden, setuju kualitas pencahayaan berdampak pada penglihatan. Namun hanya 28%, akan memilih bohlam yang lebih nyaman bagi mereka.
Philips Lighting, pemimpin dunia di bidang pencahayaan, menyediakan solusi untuk meningkatkan kualitas hidup. Satu diantaranya, mempersembahkan bohlam LED berkualitas tinggi dan nyaman di mata. Melalui kampanye Eye Comfort, Philips melakukan penelitian global tentang cara menjaga mata. 
Kampanye 'Eye Comfort' dari Philips (ki-ka) moderator, Rowena Lee (GM adan VP Bussines LED Lamps, Global Bussines Group LED, Philips Lighting, dr Gitalisa Andayani, Sp. M (K), Humas Persatuan ZDokter Mata Indonesia, Teuku Rinaldi , Lighting designer and Consultan - dokpri

Bagaimana cara menjaga mata?
Aktivitas di luar rumah ;
Kecenderungan aktivitas di dalam rumah, selain belajar, menonton televisi atau bermain games baik dengan smartphone maupun komputer. Kita para orang tua mengajak anak-anak, meluangkan waktu beraktivitas di luar rumah.
Hal ini dilakukan, untuk membantu melepas beban berat mata, selain itu bagi anak-anak dapat membantu perkembangan mata mereka.
Cahaya yang tepat ;
Saat menghabiskan waktu di dalam ruangan, baik di sekolah, kantor, rumah atau dalam ruang lainnya. Hal penting diperhatikan, sebaiknya menggunakan lampu berkualitas dan nyaman. Philips Lighting, telah mengembangkan LED tidak berkedip, sehingga lebih nyaman untuk mata.
Philips LED, menyediakan pilihan pencahayaan tepat untuk Mata ;
Philips Mini LEDBulbs
Philips Entry LEDBulbs
Philips LEDTube
Philips LED Down Light
Philips LED Batten
Beberapa Tips berikut membantu untuk mata nyaman

  • Kurangi ‘Screen Time’, kalau terpaksa lama di depan layar, gunakan tetes pelumas mata. Setelah memberi tetesan pada mata, tutup mata selama 20 detik, kemudian beri waktu selama 20 menit untu mata beristirahat.
  • Kenakan kacamata hitam saat di bawah sinar matahari, pilih kacamata dengan perlindungan UV 100%.
  • Hindari merokok karena sifat asap beracun bagi mata
  • Jaga pola makan dengan diet seimbang, perbanyak konsumsi sayur dan buah segar, lemak baik serta biji-bijian.
  • Berolah raga secara teratur untuk mempertahankan IMT sehat, sekaligus menolong melawan penyaikt kardiovaskular dan diabetes.
  • Rutin check up kepada dokter spesialis mata
  • Tidur lebih kurang 7 – 9 jam sehari
  • Menjaga kebersihan badan dan cuci tangan, hati hati jika ingin menggosok atau menyentuh mata, demi menghindari resiko infeksi.
  • Gunakan lampu berkualitas baik
  • Berlatih yoga mata sederhana namun sangat efektif.
khasanahquran.com


Pengin tahu yoga mata, yuk ikuti di bawah ini ;
Duduk dalam posisi santai sambil sediakan media baca
Lihat dan focus pada satu huruf dalam jarak baca
Tutup salah satu mata (bisa kanan bisa kiri) dengan telapak tangan, tapi biarkan posisi mata (yang ditutup telapak) dalam kondisi terbuka.
Pilih satu huruf dan telusuri huruf tersebut selama 3 detik
Lihat ke depan, cari benda atau huruf dengan jarak 6 meter
Telusuri bentuknya selama 2 - 3 detik (tanpa menyipitkan mata)
Ulangi langkah 4 – 6 selama 3 – 5 menit
Ganti dengan mata satunya lagi, ulangi langkah 4 – 6 selama 3 – 5 menit.
Mata ibarat jendela dunia, dari mata kita bisa melihat keindahan alam semesta. Melalui mata juga, kita bisa menyerap ilmu pengetahuan. Sudah semestinya, kita memelihara karunia Sang Maha Pencipta yaitu Mata. Tentu dengan merawat dengan sebaiknya, serta menggunakan sebaik-baiknya pula. – salam sehat-

Panen Raya GANAS dalam Program ‘Indonesia Berdaya’ Dompet Dhuafa


buah Ganas (Naga dan Nanas) -dokpri

Hamparan lahan seluas 8 hektare di Desa Cingkarong, Kecamatan Cijambe Kab Subang Jawa Barat. Sejauh mata memandang, tumbuh subur pohon buah naga tumpang sari dengan buah nanas dan Pepaya.
Siapa sangka, lahan subur dikelilingi perbukitan hijau memanjakan penglihatan, dulunya adalah lahan mati dan tidak terurus. Dompet Dhuafa menginisiasi, dalam program pemberdayaan dengan mengangkat potensi lokal daerah Subang.
Program Wakaf yang kaya pemberdayaan, baik bagi kemandirian ekonomi dan edukasi dikelola secara baik dan teratur. Wakaf berpotensi mengembangkan pemberdayaan ekonomi secara produktif, satu diantaranya adalah pemberdayaan Dompet Dhuafa melalui program pertanian di Subang.
Berwakaf, bisa dilakukan dengan menyerahkan lahan, pemanfaatannya dengan didirikan pesantren, masjid atau pemakaman di atasnya.
Dalam satu riwayat, wakaf pertama kali dilakukan Umar Bin Khatab berupa lahan subur di wilayah Khaibar. Kala itu Rasulullah tidak langsung menerima, justru menjadikan Umar sebagai pengelola.
Rasulullah berpesan, “ Engkau tahan pokoknya dan ambil hasil di atasnya untuk mereka yang berhak (mawkuf alaihi).”
Indonesia dengan jumlah muslim mayoritas, memiliki potensi wakaf sangat besar. Namun belum dikelola secara optimal, baik itu potensi asset, potensi penduduk, potensi kekayaan sebagai asset sebuah negara. Sehingga ironis, kalau kita mendengar masih ada kelaparan di negeri yang kaya raya ini.
Dompet Dhuafa tergerak melakukan sosialisasi wakaf, memantik penyadartahuan umat muslim tentang wakaf. Betapa besar manfaat wakaf, apabila ditangani secara proffesional dan dirawat sebaik-baiknya.
-0o0-
Agung Kharisma (pegang toak) menjelaskan tentang Panen buah naga dan Nanas- dokpri
Rabu 25 Oktober 2017, jurnalist dan blogger melakukan visit ke Subang Jawa barat, untuk menyaksikan panen raya buah naga dan nanas (Ganas). Melalui program ‘Indonesia Berdaya’ Dompet Dhuafa, berhasil menyulap lahan mati menjadi produtif.
Pada lahan seluas 8 hektare, 5 hektare sudah diolah dengan menanam lima komoditas, yaitu buah naga, pepaya california, nanas, jambu crystal dan pisang.
Kami mengunjungi lahan di Blok F, terdapat 476 tiang naga dan 300 pohon pepaya calina. Dalam satu tiang cor terdapat 4 populasi tanaman naga, satu tiang menghasilkan antara 10 – 15 kg buah naga per musim panen.
Jurnalist dan Blogger mendengar penjelasan -dokpri
Mengapa memakai istilah tiang ?
Dalam sekelompok pohon naga (4 pohon), disatukan dalam satu tiang cor. Semakin tua batang, semakin berhimpitan dengan tiang.
Mulai bunga naga mekar menjelma buah siap petik, membutuhkan waktu selama 33 hari. Saya berangan, ibarat proses metamorfosis dari kepompong menjadi kupu-kupu. Pada buah naga, mula- mula bunga warna kuning, perlahan menjelma menjadi buah naga merah merona yang manis menyehatkan.
Agar pohon buah naga semakin produktif, petani membantu proses perkawinan atau penyerbukan. Proses penyerbukan paling bagus, dilakukan antara pukul 22.00 sampai 05.00. proses ini lazim menghasilkan buah naga, kategori grade A atau B, sehingga petani lebih diuntungkan.
Apa ada penyakit di buah naga?
Penyakit  pada buah Naga adalah steam cancer atau kanker batang, ditandai batang berlubang dan tampak menguning.
Kanker batang, bisa disebabkan hama atau bakteri dibawa alam (angin). Namun hal ini bisa diatasi, dengan memotong batang yang terkena cancer. Langkah ini dilakukan, sebagai antisipasi agar tidak merusak buah naga.
Bagiamana sistem irigasi ?
Seperti pohon kaktus, buah Naga tidak terlalu membutuhkan air. Pengairan hanya dilakukan seminggu sekali, sebagai syarat agar tanah tidak terlalu kering. Ketika musim hujan tiba, dibuat parit sekitar pohon agar tidak terjadi genangan.
Cara menanam pohon naga sangat sederhana, tinggal menancapkan potongan batang pohon buah naga.
Periode panen buah naga, umumnya pada bulan november- april. Setiap satu hektare lahan, bisa menghasilkan panen sebanyak 1.000 ton. Semakin bertambah tahun, produktifitas bbuah naga semakin bagus, puncaknya pada tahun ke 5,7 dan 8. 
Petunjuk Blok -dokpri
Mekanisme tumpang sari ?
Pengaturan tanaman tumpang sari, didasarkan pada kecocokan syarat tumbuh suatu tanaman. Pada prinsipnya, setiap komoditas tidak saling mengganggu. Tumpang sari memiliki jarak tanam 3x3 meter, sedang monokultur 2.5 m x 2.5 m.
Nah, buah Naga dan nanas, adalah tanaman yang tidak saling menganggu. Tapi kalau ditambah komoditas pohon pepaya, hanya sampai pepaya berusia satu tahun.
Semakin tinggi pohon pepaya, berpotensi mengganggu cahaya matahari mengenai buah naga. Setelah satu tahun, sebaiknya pohon pepaya ditebang kemudian ditanam ulang.
Bagaimana pasca panen?
Selain buah naga dan nanas langsung dijual, ada yang dilanjutan menjadi produk olahan lainnya. Indonesia Berdaya bekerjasama dengan Bumdes, menyulap buah nanas menjadi aneka makanan.
Sebut saja, manisan, dodol, sale, ekstrak juice, adalah produk olahan dari lahan Indonesia Berdaya Dompet Dhuafa.
Rumah Pengolahan Nanas - dokpri
-0o0-
Dompet Dhuafa memilik dua organ umum kelembagaan, yaitu Dompet Dhuafa Philantropy dan Dompet Dhuafa Social entreprize.
Dompet Dhuafa Philantropy, mengemban penghimpunan ZIS dan wakaf. Sedangkan Dompet Dhuafa enterprize, sebagai  lini baru penguatan aspek pengembangan usaha.
Rintisan ini dilakukan, agar selain menjadi lembaga philantropi, Dompet Dhuafa menciptakan lembaga usaha, yang memberi kontribusi donasi selain ZIS Waf.
Hal ini sebagai cerminan lembaga pemberdayaan, yaitu memberdayakan masyarakat dalam jangka panjang.
Kebun Naga dan Nanas di Subang, sebagai ikhitiar Dompet Dhuafa di sektor agribisnis berbasis wakaf. Karena dengan wakaf, bisa mempertahankan aset selamanya milik masyarakat. Yaitu masyarakat sebagai wakif, atau orang yang berdonasi wakaf pada Dompet Dhuafa.
Wakaf yang dikelola dengan profesional, mengambil hasil secara berkesinambungan, bisa dikategorikan wakaf produktif. Wakaf produktif inilah, menjadi pondasi kebangkitan ekonomi ummat Islam. 
Foto Session - dok WAG

Daftar Blog Saya