Selasa, 29 Agustus 2017

Peluncuran Roma Sky Pirates di Trans Studio Bandung

Suasana Roma Sky Pirates di Trans Studio Bandung
Nama Biscuit Roma, pasti bukan nama asing di telinga. Camilan berbahan dasar gandum ini, sangat mudah didapatkan konsumen. Selain harganya bersahabat, rasa dan kemasan juga menarik hati.
Minggu terakhir bulan Agustus, PT Mayora Indah Tbk, selaku produsen biscuit Roma,  memberi kejutan kepada masyarakat Indonesia. Bekerjasama dengan Trans Studio Bandung, meluncurkan Roma Sky Pirates.
Apa itu Roma Sky Pirates?
Adalah sebuah wahana permainan berbentuk kapal layar yang bisa dinikmati pengunjung dari berbagai kalangan usia.
Nah, di wahana permainan ini,  pengunjung bisa seru seruan berpetualang bersama kawanan bajak laut mencari ladang gandum kemasan.
Marketing Manager PT. Mayora Indah Tbk. Budi Setyohutomo (tengah) didampingi perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dr. Siska Gerfianti, MH.Kes 

Budi Setyohutomo selaku Manager Marketing PT. Mayora Indah. Tbk, menyampaikan,  "Gandum adalah bahan makanan bernilai tinggi,  tinggi serat, kaya gizi dan baik untuk tubuh. Bahan yang digunakan sebagai bahan utama produk Roma dipilih secara khusus dari kualitas gandum terbaik untuk mendapatkan manfaat terbaik. "
Apa sih manfaat gandum?
Gandum memiliki kandungan, selenium, tembaga, asam folat,  protein, zat besi, magnesium, fosfor, zink, mangan dan vitamin B kompleks.
Gandum juga punya keunikan, yaitu bisa tumbuh di sembarang tempat, bahkan di daerah sub tropis dengan ketinggian 1000 m di atas permukaan laut dan memiliki kadar air yang cukup.
Donna Agnesia sedang story telling di depan anak anak 

Wahana Roma Sky Pirates, sebagai salah satu upaya edukasi masyarakat tentang pentingnya manfaat gandum. Dengan edukasi yang menyenangkan, niscaya pengunjung lebih mengingat pesan yang disampaikan.
Gandum pilihan terbaik diolah melalui dua jenis, yaitu :
Gandum utuh, yaitu gandum digiling bersama kulitnya, untuk mendapatkan serat terbaik.
Gandum biji, yaitu gandum yang diolah bijinya saja tanpa kulit pembungkus.
Mengonsumsi dua jenis gandum olahan ini, memiliki kebaikan yang sama untuk tubuh.
Pada kesempatan yang sama di peluncuran Roma Sky Pirates, juga hadir Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bandung, yaitu Dr. Siska Gerfianti MH.Kes dan Brand Ambassador Roma, Donna Agnesia.
Wah, makin tidak sabar ya mengunjungi Roma Sky Pirates. Selain keseruan dan fun, ada manfaat edukasi yang pengunjung dapatkan. Segera atur jadwal liburan anda, pergi ke Bandung dan berkunjung ke Roma Sky Pirates di Trans Studio.  

Minggu, 27 Agustus 2017

Memamah Kisah dalam Novel Janadriyah - Sebuah Perjalanan –



Novel Janadriyah , Sebuah Perjalanan -dokumentasi pribadi

Coba bayangkan di benak anda, sebuah keluarga muda yang tengah hidup di negara orang.  

Tinggal di kontrakkan atau flat sederhana, hanya ada perabot minim dimiliki seperti karpet gulung dan kasur tiup.
Hidup jauh dari sanak saudara, kalau ada masalah tak bisa berkesah pada orang terdekat.

Rahmat nama ayah muda, mengajak istri dan anaknya pindah karena bekerja di Riyadh Qatar.

Mai sang istri, sedang mengandung buah hati kedua. Masalah serius tiba-tiba menghampiri, ketika usia kandungan masih delapan bulan.

Jumat, 25 Agustus 2017

Yuk Ikutan Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2017 Berhadiah 4 Mobil



Banner lomba, sumber asta.co.id


Bagi penyuka Fotografi dan tulis menulis, jangan lewatkan kesempatan emas ini. Pada pekan terakhir agustus (23/8’17), bertempat di Candi Bentar Convention Hall, Putri Duyung Ancol, PT. Astra International Tbk, meluncurkan Lomba Foto Astra (LFA) dan Anugerah Pewarta Astra (APA) 2017.
Program tahunan ini, digelar Astra dalam upaya apresiasi karya foto dan tulisan jurnalis serta masyarakat umum.

Kamis, 24 Agustus 2017

Edukasi ‘Indonesia Merdeka Diare’ Persembahan Nutricia Sarihusada Untuk Bangsa

Nutricia Sarihusada #IndonesiaMerdekaDiare -dokpri
“Siapa anaknya tidak pernah terkena diare?”
Pertanyaan pembawa acara terlontar, ketika membuka acara press confrence Nutricia Sarihusada, dalam rangka kampanye edukasi ‘Indonesia Merdeka Diare.’
Sontak tidak ada satupun telapak tangan terangkat, karena buah hatinya pernah terkena diare. Saya ayah dengan dua anak, memiliki buah hati yang pernah terserang diare. Bahkan untuk anak pertama sempat panik, gara gara diare membuat badan si anak lemas. Semua asupan yang masuk lambung, setelah melewati tenggorokan beberapa saat  berselang langsung dimuntahkan.
Karena  masih sangat awam, sambil panik kami membawa anak ke dokter, kemudian diberi resep dan sembuh. Sejak peristiwa memilukan itu, si ayah dan ibu muda mendapat pencerahan perihal diare.
Mungkin anda sepakat dengan saya, diare adalah satu penyakit yang umum diderita oleh anak. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, menyatakan 1 dari 7 anak Indonesia pernah mengalami diare dengan frekwensi 2 – 6 kali setahun.
Tak dipungkiri beberapa orang tua menganggap, diare adalah masalah yang bisa diatasi sendiri.  Langkah awal cukup diberi minuman oralit buatan sendiri, yaitu campuran gula dan garam yang dilarutkan dalam air. Atau kalau mau jalan praktis, tinggal membeli larutan oralit di apotek.
Kalau diare masih berkelanjutan, sebaiknya anak segera mendapat penanganan khusus. Membiarkan diare berlama lama, akan mempengaruhi tumbuh kembang anak terutama pada berat badan.
Melihat fenomena yang terjadi, bertepatan dengan bulan Agustus Nutricia Sarihusada menggelar kampanye ‘Indonesia Merdeka Diare’.
Sudah familiar Nutricia Sarihusada kan.
PT. Nutricia Indonesia Sejahtera (Nutricia) dan PT Sarihusada Generasi Mahardika (Sarihusada), kemudian disebut Nutricia Sarihusada, berkomitmen untuk memastikan tingkat kehidupan yang lebih baik untuk generasi sekarang dan masa mendatang.
Bekerjasama dengan ibu, dokter serta praktisi kesehatan, memberikan edukasi, dukungan konselling program pengembangan anak yang berfocus pada stimulasi kesehatan fisik dan pengembangan karakter untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus di Indonesia.
dokumentasi - Nutricia Sarihusada
-0o0-
Acara  press confrence digelar di Kembang Gula Restauran tepatnya di kawasan Jakarta pusat, jurnalist dan blogger diundang menjadi saksi.
Suasana restoran disulap serba merah dan putih, menggambarkan semangat hidup sehat dan merdeka dari Diare. Mulai dari meja regristasi, meja kursi, semua ornamen di sudut ruangan sampai panggung utama terasa meriah.
Ibu Nablila Chairunissa, selaku Brand Manager Digestive Care dalam sambutannya menyampaikan,”Nutricia Sarihusada melalui kampanye ‘Indonesia Merdeka Diare’ adalah langkah nyata komitmen perusahaan terhadap nutrisi untuk bangsa agar anak Indonesia dapat menjadi anak generasi maju. Kami berharao melalui kampanye edukasi ini akan membuat banyak ibu yang semakin mengerti penangangan tepat diare pada anak.”
Apa sih penyebab umum diare?
Adalah infeksi usus disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit. Sementara untuk penyebab diare terbanyak adalah Rotavirus sekaligus intoleransi laktosa, dialami oleh 30% anak Indonesia. Pada diare Roctavirus, terjadi kerusakan pada jonjot usus, hal ini menyebabkan produksi beberapa enzim jonjot yang berfungsi untuk  pencernaan nutrisi akan berkurang.
Enzim yang dimaksud adalah enzim laktase, emzim yang berguna untuk mencerna gula alami atau laktosa terdapat pada susu. Laktosa yang tidak tercerna, akhirnya tidak terserap dan menyebabkan diare semakin berat, kembung dan tinja berbau asam.
Nah, kondisi inilah yang disebut intoleransi laktosa.
Hadir DR. Dr. Ariani Dewi Widodo Sp. A(K), sebagai narasumber dalam presentasinya menyampaikan, “ Apabila anak tidak mau makan dan minum, orang tua perlu mengusahakan asupan bernutrisi yang mudah dicerna oleh anak. ASI dan cairan dehidrasi oral adalah yang paling utama selain tambahan zinc. Asupan nutrisi yang baik dapat mempercepat pemulihan fungsi usus normal, termasuk kemampuan untuk mencerna dan menyerap makanan yang masuk, serta memberikan energi untuk mempercepat proses pemulihan.”
Beberapa tips untuk ibu dalam mengatasi diare pada anak
  • Tetaplah memberikan ASI, bagaimanapun ASI adalah asupan terbaik
  • Berilah larutan oralit untuk mencegah dehridasi
  • Kalau diafe belum mereda segera konsultasi ke tenaga medis
  • Jangan lupa menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan
  • Berilah nutrisi bebas laktosa dengan rekomandi dokter
Ibu memegang peranan penting untuk kesehatan buah hati, maka sudah semestinya ibu paham pedoman mengatasi diare. Pengetahuan ibu yang memadai, memungkinkan ibu dapat memberi penanganan saat anak mengalami diare. Kampanye ‘Indonesia Merdeka Diare’ dari Nutricia Sarihusada, bisa menjadi sarana membuka pengetahuan tentang diara

Selasa, 22 Agustus 2017

Menikmati Malam di Pinggir Pantai Tanjung Layar Bersama Pak Andre Vincent Wenas



Foto by  Nugraha Amijaya

Saya punya kegemaran berguru, pada siapa saja tanpa pandang bulu. Karena setiap orang memiliki keunikan, bisa menjadi tambang ilmu kalau kita mau menggalinya.

Pada program ‘Blogger on Vacation’ Semen Merah Putih, hari ketiga blogger melewatkan jelang malam di pinggir pantai Tanjung Layar di Bayah Banten.
Suasana pantai dengan ombak tenang, semakin seru dengan obrolan bersama Pak Andre Vincent Wenas, selaku Direktur Human Capital PT Cemindo Gemilang.

Senin, 21 Agustus 2017

‘TOP Generation Challenge’ Upaya TOP Coffe Mendorong Generasi Muda Berani Berwirausaha

Ngopi di pagi hari -dokpri



Pagi belum terlalu sempurna, saya sudah bangun karena mengejar jadwal first flight tujuan Jogjakarta. Sesuai rundown dari panitia, Blogger kumpul di Bandara pukul 04.00 Wib.
Berarti, saya musti berangkat dari rumah di Tangsel dua jam ke belakang. Yup, saya bangun jam satu, untuk mandi dan siap-siap, kemudian berangkat jam dua dini hari.

Ngantuk dong, itulah resiko bangun terlalu pagi. Tenang, ada kopi sebagai solusi jitu. Kebetulan istri selalu sedia TOP Coffe di lemari dapur, cukup diseduh dengan air panas, diminum hangat-hangat, rasa kantuk seketika hilang.

Oke, satu masalah teratasi. Terus bagaimana dengan kendaraan ke Bandara. Saya punya pengalaman kurang mengenakkan, dengan taxi konvensional.

Kala itu, saya pernah pesan taxi (by phone) sehari sebelum keberangkatan, untuk jam sebelum subuh ke Bandara. Operator menjawab, satu jam sebelum berangkat akan dikabari ketersediaan armada. Bayangkan, jawaban petugas terkesan tidak memberi kepastian.

Pada hari H, kekhawatiran saya terjadi. Armada taxi kosong, saya tidak dapat taxi dan ngomel-ngomel pagi itu. Semarah apapun, hanya dibalas permintaan maaf dan tidak memberi solusi.

Sekarang sangat jauh berbeda, era digital menjawab permasalahan saya dan masyarakat pada umumnya.
Pagi itu, saya membuka aplikasi order taxi online. Hanya dalam hitungan menit, order taxi langsung direspon oleh driver. Alhasil, saya tidak perlu pesan taxi jauh hari (sehari sebelumnya), dan tidak perlu kawatir kehabisan armada.

Kehadiran Startup, benar-benar menjawab kebutuhan jaman. Keseharian manusia di era digital, tidak bisa dilepaskan dari peran teknologi.
Mau bepergian, tinggal pesan ojek atau taxi online (seperti saya pagi itu), mau pesan makanan bisa via aplikasi, perlu tiket kereta atau pesawat tinggal buka smartphone.

Pergeseran tengah terjadi, bahkan transaksi perbankan dan keuangan, industri logistik, media massa, pola komunikasi, semua bisa diakses dari layar smartphone.

Pemerintah tidak tinggal diam, melalui Kominfo mencanangkan "Gerakan Indonesia Seribu Startup," sebuah gerakan, untuk merespon kebutuhan masyarakat akan teknologi.
Sementara dari Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf, support kegiatan berafiliasi dengan teknologi, melalui sektor aplikasi digital dan games.

TOP Coffekopinya orang Indonesia produksi Wings Food, secara cermat menangkap moment. Bekerjasama dengan Bekraf, membuka event keren bin ketjeh "TOP Generation Challenge."
-0o0-

Peluncuran 'TOP Generation Challenge' -dokumentasi pribadi




Sembari menunggu taxi online, saya menikmati TOP Coffe buatan istri. Kebetulan, istri memilihkan saya TOP Coffe kopi susu. Aromanya yang harum, membuat sel sel otak berpendar, layaknya sebuah aromatherapy.

Tak sampai sepuluh menit, taxi ditunggu datang juga. Setelah pamitan, saya masuk dan duduk di Jok tengah, memilih kursi bagian kiri belakang driver. Posisi kami serong, kalau bapak driver mengajak ngobrol, tinggal menengok kiri sedikit,

"Bandara Soekarno Hatta kan Pak" Driver memastikan tujuan saya,
"Benar, biar cepat, lewat Tol Ulu Jami saja Pak"

Roda mobil bergerak perlahan, saya melempengkan badan bermaksud hendak tidur. Tapi efek ngopi sangat dahsyat, kelopak meta enggan terkatup. Sepagi ini, belum terlalu mood membuka obrolan dengan driver.
Dua bola mata ini memadang keluar, mengamati jalanan yang masih gelap. Cahaya lampu jalanan, seolah berjalan, membawa pikiran mengembara kemana suka.

Mungkin, pengaruh menikmati secangkir TOP Coffe sebelum berangkat. Benak ini teringat, saat menghadiri acara launching 'TOP Generation Challenge."
Sebuah acara keren yang diadakan pada pertengahan Agustus, di kawasan Jakarta Pusat. Menghadirkan lima narasumber berkompeten, memberi pencerahkan tentang program ‘TOP Generation Challenge’.

Apa itu Top Generation Challenge ?
Adalah Program inisiatif TOP Coffe, dengan tujuan membantu dan mendorong generasi muda untuk menciptakan inovasi memanfaatkan perkembangan digital dan membangun usaha rintisan secara kreatif.

Fajar Hutomo, selaku Deputi Akses Permodalan Bekraf menjelaskan,“Kontribusi Ekonomi kreatif terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) nasional sebanyak 750 – 800 triliun setiap tahun. Hal ini juga dapat memperluas lapangan pekerjaan di tanah air, untuk mendorong pertumbuhan startup, pemerintah memberi bantuan berupa mentoring dan pembinaan intensif

Taxi berjalan dengan kecepatan standart, saya membetulkan posisi duduk. Sekilas cahaya lampu jalan, menyapu sepatu yang saya pakai.
Sepatu warna hitam buatan pengrajin lokal, saya beli langsung dari Magetan Jawa Timur-- waktu pulang kampung. Sepatu, termasuk produk kreatif anak negeri.

Belum lagi, gasper, jaket yang saya kenakan dan tas ransel yang saya bawa, semua adalah hasil dari kreatifitas.
Saya mengurut produk kreatif lainnya, seperti perhiasan (gelang, cincin, kalung), tas jinjing, accesoris, topi dan lain sebagainya.

Masih ada lagi, meja kursi, pembatas ruangan, tudung saji, tempat tisu, tatakan gelas, tempat sampah. Bahkan gadget atau smartphone, lengkap dengan aplikasi di dalamnya. Tak bisa kita pungkiri, semua adalah produk hasil kreasi manusia.
Produk kreatif -dokpri

Produk kreatif -dokpri
Hampir  semua aspek kehidupan ada sentuhan kreatif, masalahnya siapa produsennya atau belinya dari mana. Fenomena usaha rintisan atau startup, tidak bisa diabaikan begitu saja. Bekraf ingin membangun ekosistem yang friendly, sekaligus mensupport terhadap perkembangan dan pengembangan startup di Indonesia. Kondisinya memang masih belum sempurna, tapi gairahnya sudah dirasakan saat ini, ” Tambah Fajar Hutomo.

Sesuai misi Bekraf untuk memberdayakan startup lokal, kegiatan pendukung seperti ‘TOP Generation Challenge’ musti diperbanyak.


-0o0-
Bicara tentang era digital, pasti tidak asing dengan nama KASKUS, sebagai komunitas daring terbesar di Indonesia. Nama KASKUS, tak bisa dilepaskan dari foundernya yaitu Andrew Darwis.

Andre Darwis, hadir dalam acara launching TOP Generation Challenge. Berkisah, bagaimana dulu belia babat alas mengenalkan internet ke masyarakat.
KASKUS berdiri pada tahun 1999, saat internet belum booming dan masih mahal, sehingga internet  murni untuk mencari informasi semata,” Ujar Andrew Darwis.


Sekarang, internet bukan barang mahal. Provider berlomba-lomba, memberi penawaran paket ekonomis dan terjangkau. Saya pribadi, termasuk pemakai dan penikmat paket internet hemat, selain kuota juga paket telepon hemat-- hehehe.


Tidak hanya biaya yang murah, perangkat untuk mengakses internet, juga sangat mudah. Tak perlu lagi menggunakan desktop, cukup melalui laptop atau  handphone.
Pada tahun 2008 mulai muncul stratup puncaknya pada 2011, seiring perjalanan waktu yang tidak expert otomatis tumbang. Namun orang jadi banyak belajar, sehingga  startup yang muncul sekarang adalah yang berkualitas,” tambah Andrew Darwis
Foto dari orisinal.id
*Ting, sebuah pesan masuk, membuyarkan lamunan
"Sudah otw nih, yang lain posisi di mana"
"Gue sudah di Tol Semanggi"
"Jangan lupa ya, ntar kumpul di dekat musholla"
Chatt di WA Group, bersahut-sahutan, mengabarkan keberadaan masing-masing anggota.
"Bentar lagi masuk Tol Pondok Aren" balas saya.

Sepagi ini, jalanan masih lancar. Sesuai perhitungan, masih cukup waktu tiba Bandara, sebelum jam disepakati. Setelah muncul sebentar di WAG, saya tergelitik membuka web Kaskus.

Mengapa KASKUS bisa bertahan ?
KASKUS konsisten terhadap product, tidak mau ketinggalan jaman alias selalu berinovasi. Sehingga memiliki user loyal.

Mulailah membuat produk dari yang disuka, sehingga setiap mengerjakan tidak seperti kerja tapi seperti melakukan hoby,” tegas Andrew Darwis
 "Anak muda adalah penggenggam ide dan kreatifitas, tapi kalau berhenti pada ide saja tidak akan ada apa apanya. Memulai dan terus mencoba adalah kata kunci. Kalau tidak segera dimulai dan dicoba, ide tidak akan jalan dan tidak teruji."
"Manfaatkan kesempatan yang ada, seperti Top Generation challenge,” tambah Andrew Darwis.

-0o0-
Jatuh bangun dalam membangun brand, juga dialami Niluh Putu Ary Pertami Djelantik atau lebih dikenal dengan Niluh Djelantik.
Brand Niluh lahir pada tahun 2003, kemudian melakukan rebranding menjadi Ni Luh Djelantik pada januari 2008.

Dua nama tangguh, Niluh Djelantik dan Andrew Darwis, didapuk oleh TOP Coffe sebagai mentor dalam "TOP Generation Challenge."

foto dari balebong.id
Nilai lokal menjadi kekuatan Niluh Djelantik, sesuai filosofi awal setiap apa yang dilakukan harus dimulai dengan pondasi yang kuat. Niluh hadir dengan impian sederhana, ingin membuat sepatu yang pas tapi harus dibuat oleh anak indonesia dengan bahan indonesia dan serba indonesia. Nilai-nilai lokal ini yang menjadi tantangan, untuk disampaikan ke dunia bahwa ada hasil karya anak bangsa yang bisa dibanggakan,”Jelas Niluh Djelantik pada acara launching ‘TOP Generation Challenge’.

Mengapa Niluh Djelantik bisa bertahan?
Konsistensi dan menempatkan customer service sebagai hal yang sangat penting – mirip dengan prisip KASKUS ya guy’s.
Sikap diterapkan Niluh membawa dampak luar biasa, pembelian konsumen dilakukan secara sustainable. Seorang  ibu yang konsumen Niluh, menularkan memakai produk Niluh kepada anaknya dan seterusnya.
-0o0-
Press Conference TOP Generation Challenge -dokpri

Mengapa TOP Coffe membuat TOP Generation Challenge?
250 juta penduduk dan 170 juta adalah anak muda, artinya 68 % anak muda menjadi potensi untuk dimaksimalkan. TOP Kopi  membuat TOP Generation Challengem untuk  menantang anak muda dengan ide atau yang sudah punya usaha kurang dari satu tahun”, jelas Edward Christian Djaya, selaku Product Manager Top Coffe.

TOP Generation Challenge dibagi dua kategori ;
Pre-startup ;  yaitu ide usaha rintisan yang telah memliki perencanaan usaha dan sedang mencari pasar.
Startup ; adalah usaha rintisan tahap awal yang baru berjalan dan masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan produk atau layanan untuk membangun pasar.

Peserta ; WNI, usia 18 – 35 tahun

Periode TOP Generation Challenge
16 Agustus – 10 Desember 2017 ; Pendaftaran
11 – 15 Desember 2017 ; Penyaringan Proposal
16  Desember 2017 ; Pengumuman 10 finalis
21 – 23 Desember 2017 ; Kunjungan finalis ke KASKUS dan Kompas TV, Grand Final & Demo Day, Pengumuman Pemenang.

Hadiah ; Uang tunai dengan total 450 juta, -- wow banyak banget !!

Eit’s, ada juga TOP Generation Workshop lho. Program ini akan roadshow, mulai dari Jakarta bulan September, Medan bulan Oktober, Surabaya November, Jogjajarta  bulan November, Bandung bulan Desember dan Final di Jakarta pada bulan Desember.
Mengapa sih harus ikut TOP Generation Challenge ?
Ajang Promosi ;  Kesempatan memperkenalkan Startup atau ide bisnis di acara bergengsi
Pendanaan Startup ; Total hadiah Rp. 450.000.000,-
Juri Berkompeten ; Proposal bisnis akan diseleksi Tim Akademisi FE Unika Atma jaya. Saat Grand Final proposal dinilai langsung pelaku startup berpengalaman.
Networking ; membangun jaringan professional dengan sesama pelaku bisnis startup.

Bagaimana Cara ikut ?
Download dulu templete proposal kemudian isi dan submit ke www.topgeneration.id
website TOP Generation Challenge - dokpri
Bagaimana sih proposal yang qualified di TOP Generation Challenge ?

Andreas selaku salah satu Juri dari Unika Atma Jaya, memberi bocoran,
Sebuah proposal bisa dilihat visible atau tidak, apakah kalau dibuat akan punya pasar atau tidak. Berbisnis memang mencari profit, observasi awal sangat penting dalam bisnis plan. Startup adalah problem solver, kalau startup tidak menyelesaikan masalah tidak akan punya market. Contoh paling simple adalah gojek, kalau Jakarta tidak macet maka gojek tidak ada yang download.”

Mekanisme penyaringan proposal, diusahakan seobyektif mungkin. Akan dilakukan review, dengan pendekatan substansi proposal.
Proposal dibaca beberapa orang yang expert di bidangnya, punya basic cukup bisa menangkap substansi, memprediksi seberapa layak proposal disulap sebagai usaha rintisan.

Sembilan dari sepuluh startup yang dibina akan "dead", jadi optimis rate hanya 10 %. Ini yang akan dibangun Bekraf, melalui perbankan, dana masyarakat, pasar modal dan sebagainya. Di sepanjang teori startup, makin membentuk passion akan menarik investor di situ akan  tetap difasilitasi Bekraf dengan mempertemukan pengusaha startup dengan investor,” tambah Fajar Hutomo.
-0o0-
Ki-Ka ; Edward Christian Djaya, Fajar Hutomo, Niluh Djelantik, Andrew Darwis, Andreas - dokumentasi pribadi
"Terminal 2 F, sudah sampai Pak"
"Sudah sampai ya Pak" Saya terhenyak, baru sadar kalau sampai tujuan.

Jarum jam, menunjukkan pukul 03.45 Wib. Perhitungan waktu yang tepat, saya datang tidak terlambat.
"Terimakasih, Saya bayar pakai Go-Pay ya Pak"
"Baik, sama sama, hati-hati Pak"Balas driver"

Kurang praktis apa coba, pembayaranpun sekarang bisa melalui aplikasi. Tidak perlu repot membawa uang cash, si driver tidak perlu ribet harus mencari uang kembalian. 
Kita pasti sepakat, masalah bangsa ini tidak mungkin diatasi sendiri oleh Pemerintah. Diperlukan peran serta swasta untuk turun tangan, seperti dilakukan dari Wings dalam "TOP Generation Challenge." - Salam Sukses-

Sabtu, 19 Agustus 2017

Yuk Wisata ke Perpustakaan Saidjah Adinda di Lebak Banten


dokumentasi pribadi

Bagi anda penggila novel, pasti sudah tidak asing dengan nama Eduard Douwes Dekker atau Multatuli.. Douwes Dekker yang lahir di Amsterdam tahun 1820, pernah menjadi Asistant Residen di Lebak Banten pada periode 1856 – 1856.
Meski memiliki kewarganegaraan Belanda, batinnya miris melihat fenomena kerja paksa kala itu. Hingga lahirlah tokoh Saidjah Adinda yang melegenda, dalam Novel berjudul Max Havellar yang terbit pada tahun 1860.
Novel yang dipasarkan kali pertama di Belgia, konon langsung mencetak best seller kala itu. Kisah masyarakat Lebak yang ada di dalam novel ini, ternyata juga menginspirasi perlawanan terhadap penjajah di kawasan Eropa.
Dalam rangkaian ‘Blogger on Vacation’ bersama Semen Merah Putih, Blogger diajak mengunjungi Perpustakaan Saidjah Adinda. Lokasi perpustakaan ini terbilang strategis, yaitu di Jl RM Hardiwinangun no 3 atau di kawasan alun alun timur Rangkasbitung.
Perjalanan blogger dari stasiun Rangkasbitung, butuh sekitar 30 menitan untuk sampai di perpustakaan Saidjah Adinda. Kalau naik angkutan umum juga bisa, silakan cari angkot warna merah bata bernomor 4 tujuan Ona. Pesan ke pengemudi  untuk diturunkan di alun alun, cukup membayar empat ribu rupiah saja.(hasil nanya mbah google nih)
Mengapa “Blogger on Vacation” kok ke Perpustakaan?
Sejalan dengan Pilar Pendidikan dalam program CSR Semen Merah Putih, erat kaitannya dengan dengan program ayo gemar membaca.
Semen Merah Putih melakukan upaya nyata, berupa pemberian donasi papan informasi  (majalah dinding) untuk media informasi dan kreatifitas masyarakat di Desa Kaserangan Serang Banten. Gerakan membaca bersama, juga diwujudkan dengan donasi buku bacaan yang didistribusikan ke seluruh sekolah di Kabupaten Serang Banten.
Pilar pendidikan pada CSR Semen Merah putih lainnya,  berupa program pemberian beasiswa dan peningkatan kompetensi masyarakat.
Perpustakaan Saidjah Adinda di Lebak, sangat berpotensi menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi. Bentuk bangunan yang dipilih juga sangat unik, mengadopsi bangunan khas suku baduy yaitu Leuit.
Apa itu Leuit ?
Leuit atau lumbung padi masyarakat suku Badui, berfungsi untuk menyimpan hasil panen dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Konon leuit bukan sekedar bentuk bangunan saja, tapi lebih pada sistem atau management pengelolaan bahan pangan atau beras. Dengan penerapan sistem leuit, terbukti suku Baduy tidak pernah kekurangan beras sepanjang tahun.
Material yang dipilih untuk Perpustakaan Saidjah Adinda didominasi bambu, sesuai dengan nama Rangkasbitung, Rangkas artinya patah dan bitung artinya bambu.
dokumentasi pribadi

Suasana Perpustakaan- dokpri

Perpustakaan yang selesai dibangun pada awal Desember 2016, posisinya berdampingan dengan Museum Multatuli. Khusus bangunan Museum Multatuli, adalah bangunan yang dipertahankan keasliannya sejak bupati kedua Lebak. Bagaimanapun juga tak bisa dipungkiri, nama penulis buku Multatuli yang mendunia tidak bisa dilepaskan dengan Lebak.
Siapa sangka kedua bangunan ini telah menjadi ikon baru, banyak anak muda datang untuk selfie dan upload ke medsos. Terlebih pada malam hari, dua bangunan bertambah indah karena dilengkapi lampu hias aneka warna.
Drs. Ali Rahmat, M.M -dokpri
Drs. Ali Rahmat, M.M. Selaku Kabid Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lebak, pada saat temu blogger menyampaikan “Perpustakaan Saidjah Adinda, telah dimodernisasi dengan sistem pelayanan digital.  Saat ini sudah memiliki 20 ribu judul buku, dengan jumlah buku sekitar 30 – 40 ribu eksemplar dan akan terus ditambah judul dan jumlahnya. Meskipun belum genap satu tahun berdiri, perpustakaan ini sudah didatangi 14 ribu pengunjung yang 70% diantaranya adalah anak dan remaja.
Menurut saya nih, pernyataan Pak Kabid sekaligus mematahkan stigma bahwa budaya membaca generasi muda dibilang rendah.
Perpustakaan Saidjah Adinda memiliki jam operasinonal 08 – 15 WIB, kalau hari minggu dengan mobil perpustakaan keliling buka di kawasan Car Free Day.
Pada bulan Desember, Dinas Perpustakaan akan mengadakan bedah buku Max Havellar dengan tujuan untuk lebih memperkenalkan sejarah,” tambah Drs. Ali Rahmat, MM.
Tak sekedar perpustakaan saja lho, pada lantai dasar dilengkapi mini studio. Blogger sempat diajak masuk studio, menyaksikan pemutaran film berjudul Max Havellar. Film yang diproduksi tahun 1976 dengan memasang beberapa nama bintang Indonesia, dulu sempat dilarang diputar pada masa orde baru—wah jadi makin penasaran.
di depan Museum Multatuli -dokpri
Karena keterbatasan waktu dan musti melanjutkan perjalanan, blogger tidak bisa menyaksikan film Max Havellar sampai habis. Ingin pada lain kesempatan datang lagi, khusus untuk menyaksikan film Max Havellar.
Nah kalau anda juga penasaran, yuk berkunjung ke Lebak jangan lupa mampir ke Perpustakaan Saidjah Adinda. –salam-

Kamis, 17 Agustus 2017

Batik Lebak dan Keripik Pisang Bayah Menggeliat Bersama Semen Merah Putih



Maket Semen Merah Putih -dokumentasi pribadi

Rasa penasaran itu sontak menyeruak, ketika melihat dan memegang sendiri batik khas Lebak. Batik dengan warna dasar gelap bermotif pantai Sawarna, pantai di daerah Bayah Banten tak kalah indah dengan pantai lain di bumi pertiwi. 
 
Saya juga sempat mencicipi keripik pisang camilan khas Bayah, hasil olahan penduduk di daerah sekitar Pabrik Semen Merah Putih (selanjutnya SMP) berdiri. Irisan pisang yang tipis dan halus, digoreng garing menghadirkan ‘kriuk’ saat digigit.

Rabu, 16 Agustus 2017

Blogger Santap Siang di Restoran Bijin Nabe Beauty Hot Pot



Chicken Soup Collagen -dokpri

Setiap mendengar menu Jepang, benak ini langsung tertuju pada nama Sushi dan Shabu shabu sementara untuk minuman langsung ingat Ocha. Ternyata masih banyak menu khas Jepang lho, beberapa diantaranya ada di restorant Bijin Nabe Beauty Hot Pot.
Bijin Nabe Beauty Hot Pot  berada di dalam management AP Company Co., Ltd, sebuah perusahaan terkemuka berbasis di Jepang, telah mengoperasikan jaringan lebih dari 250 restoran ternama.
AP Company Co., Ltd adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan, distribusi dan penjualan bahan makanan. Segmen bisnis termasuk di dalamnya pengolahan, distribusi dan penjualan makanan seperti ayam, ikan segar, sayuran dan buah buahan, serta peternakan unggas dan lainnya.
Dalam segmen bisnis penjualan terlibat dalam pengoperasian toko ritel dan restoran, pembukaan dan pengoperasian gerai waralaba. Perusahaan menjalankan bisnisnya dengan menggunakan model produksi dan distribusi yang terhubung langsung.
Apa keunikan Bijin Nabe Beauty Hot Pot ?
Chicken Soup Collagen, berasal dari kaldu yang kaya dan sempurna terbuat dari kollagen alami dari ayam. Tidak sembarang ayam ya guys, ayam dipelihara di luar kandang dan mendapat pakan serta pemilihan pakan yang tepat.
Hasilnya !
Ayam dengan daging berlebih dan sedikit lemak, soal rasa jangan diragukan lagi, tentu lebih enak dan kaya kollagen. Untuk mendapatkan hasil maksimal, daging dan tulang ayam direbus dengan bahan segar selama 8 jam (CATAT 8 JAM).
Tau kan manfaat kollagen ?
Yup, sebagai komponen utama untuk kulit, terutama bagian dalam kulit yang membuat fleksibel sehingga tampak awet muda.
Kollagen adalah protein pembangun bagi tubuh manusia, sangat penting untuk menjaga elastilitas dan regenerasi kulit serta rambut. Kollagen diproduksi oleh tubuh manusia sampai usia 20 tahun, setelahnya (usia 20 tahun ke atas) turun 1.5% setiap tahun.
Apa yang terjadi seiring pelambatan produksi kollagen?
Struktur sel mulai kehilangan kekuatan, sehingga kulit menjadi rapuh, kurang elastis dan keriput bermunculan. Untuk menjaga keseimbangan kollagen, bisa melalui tambahan asupan kollagen yang berasal dari bahan alami karena lebih mudah diserap oleh tubuh- sayang banget kan.
-0o0-
Bijin Nabe Beauty Hot Pot -dokpri
Hari Senin minggu kedua bulan agustus, Blogger berkesempatan menikmati santap siang di restoran Bijin Nabe Beauty Hot Pot. Lokasi restoran ini sangat strategis, tepatnya di Plaza Senayan lantai 5 berada di lantai yang sama dengan XXI.
Meski kesempatan ini bukan kunjungan perdana, tetap saja saya dibuat takjub dengan suasana Bijin Nabe. Material untuk meja, kursi, partisi semua dipilih dari dominasi kayu, begitu masuk sontak pengunjung bisa merasakan atmosfir negri tirai bambu.
Lampu gantung berjuntai dengan penerangan teduh, menghadirkan rasa nyaman di indra penglihatan. Sementara konsep kitchen terbuka diterapkan, konsumen bisa melihat proses pengolahan makanan yang bersih dan hygenis.
Mr. Hiromi Kasai selaku Directur AP Company International Indonesia, dalm sambutannya menyampaikan, “Bijin Nabe sudah ada di Singapore, China, Hongkong, Amerika dan termuda di Indonesia. Bijin Nabe di Jepang tidak hanya membuka restoran, tapi ada pertanian dan distribusi jadi mengelola dari hulu ke hilir menjadi satu. Sehingga bisa menjaga kualitas bahan dan harga bisa ditekan, saat ini sedang direncanakan untuk menerapkan sistem di Jepang untuk Indonesia.
Apa saja menu santap siang Blogger.
Fresh Vegetable Cophed Salada ( porsi 3 – 4 orang)
Salad dengan cacah sayuran, tomat, telur ayam rebus, keju dengan saos dan sedikit bawang, bisa dimakan pakai sendok tidak perlu pakai garpu.
-Menu ini terdapat dalam set combo lunch, mendapat mini salad untuk satu orang -
Fresh Vegetable Cophed Salada-dokpri
Chicken Namban ( Porsi 3 – 4 orang)
Menjadi best seller di bijin Nabe Indonesia dan Jepang, yaitu deep fried chichken dengan campuran original saus tartar yang diproduksi sendiri.
Sushi Burrito
Sushi roll buatan Menlaiko,dengan telur, wortel, mentimun dan nori.
Gyoza
Makanan gyoza dengan ikan tuna di dalamnya, bisa dinikmati dengan lima saos mayo pilihan Original, Yuzu Pepper, Red Pepper, Curry, Tartar)
Spesial Bijin Men
Terdiri dari ramen dengan kuah Miso (saus recommended dengan campuran collagen), bisa diberi toping salmon dan ayam, ditambah irisan bawang, telur, jagung muda, nori daun bawang, kulit jeruk, touge.
-Dijual antara jam 11.00  – 16.00 ( Bijin Men adalah Bijin dan ramen)
aneka menu di Bijin Nabe -dokpri
Chicken Soup Collagen
Menu utama ini dimasak langsung, setiap meja didampingi oleh satu chief. Konsumen bisa menyaksikan sendiri, bagaimana proses pengolahan bijin Nabe Chicken Soup Collagen.
Sungguh saya bisa menikmati proses, ketika pudding kollagen dipanaskan dan perlahan mencair. Kemudian diaduk dan mengeluarkan asap, seketika aroma kollagen menyentuh setiap indera penciuman di sekitarnya. Pudding kollagen mencair dalam hitungan menit, kemudian bahan bahan dimasukkan satu persatu. Mulai dari potongan ayam, baso, tahu, sayuran dan seterusnya dan seterusnya.
Dalam keadaan mendidih, barulah mangkok mangkok mungil siap menampung Chicken Soup Collagen. Yummy, rasanya benar benar menggugah selera.
Home Made Custrad Pudding
Menjadi menu dessert sebagai penutup, yaitu pudding dengan campuran telur dan karamel kering diatasnya.
-0o0-
Sungguh mengesankan, santap siang di restoran Bijin Nabe Beauty Hot Pot. Bagi kalian yang penasaran dengan menu lainnya, silakan browsing atau bisa dicheck di zomato.
Menikmati makanan Jepang yang nikmat sekaligus mempercantik kulit, tak perlu jauh jauh ke Jepang, cukup ke restoran Bijin Nabe di Plaza Senayan lantai 5 Jakarta Selatan.

Daftar Blog Saya