Rabu, 10 Mei 2017

Peluncuran Program “YouthCan!” SOS Children’s Villages



Launching YouthCan! -dokpri

Siapa tak bangga, melihat anak-anak usia muda bertumbuh dengan kemandirian. Terlebih berasal dari latar belakang keluarga kurang harmonis, karena berbagai sebab di rumah masing-masing.
Mereka adalah anak-anak bangsa, yang kurang beruntung dalam hal pengasuhan. Bisa jadi karena perpisahan kedua orang tuanya, atau karena kondisi tertentu yang begitu kompleks.  Kalau bukan kita, siapa lagi yang mau memedulikan masa depan anak-anak masa depan ini.
SOS Children's Villages , adalah organisasi sosial non profit yang menyediakan pengasuhan alternatif bagi anak-anak yang telah atau beresiko kehilangan pengasuhan orang tua. Kini telah mengasuh sekitar 1.300 anak, tersebar di 8 Desa Anak ( Childern’s Villages) di Indonesia (Lembang, Jakarta, Semarang, Tabanan, Maumere, Banda Aceh, Meulaboh dan Medan). Nah, pada 8 mei 2017 meluncurkan program YouthCan!.
Apa itu YouthCan! ?
Adalah sebuah inisiatif global yang bertujuan mempersiapkan pemuda untuk memasuki dunia kerja dan hidup secara mandiri, dengan membantu mereka mendapatkan pengalaman praktis, pelatihan serta pengetahuan yang memadai.
YouthCan! melibatkan pemuda, mitra korporasi serta SOS Children's Villages untuk menciptakan kesempatan bagi pemuda dan membatu mitra korporasi mendapatkan talenta terbaik sekaligus memperkuat brand.
YouthCan! Telah diluncurkan di Afrika Selatan dan Kosta Rika, sementara Indonesia menjadi negara pertama di Asia yang akan mengimplementasikan program YouthCan!.
Meningkatkan kemampuan pemuda di dunia kerja merupakan prioritas utama SOS Children's Villages. Saat ini baru sekitar 60% pemuda yang telah meninggalkan SOS Children’s Villages bisa mandiri. Melalui YouthCan! SOS Children’s Villages ingin meningkatkan angka ini menjadi 90% di tahun 2030. Kami memberikan para pemuda akses terhadap pelatihan, mentor atau role model, serta pengalaman kerja agar mereka siap memulai karir atau mendirikan bisnis sendiri” Jelas Gregor Hadi Nitihardjo, selaku National Director of SOS Children’s Villages IndonesiaSOS Children’s Villages Indonesia saat ini bekerja untuk lebih dari 6.000 anak dan pemuda yang tersebar di seluruh penjuru negeri. Kami ingin memastikan seluruh pemuda dalam pengasuhan kami bahkan yang berada di luar itu bisa lebih siap dalam menghadapi tantangan di dunia kerja. Oleh karena itu kami mengajak mitra korporasi, pemerintah dan seluruh stakeholder terkait untuk bersama sama mencapai tujuan ini”.
dokumentasi pribadi
Pada tahap awal SOS Children’s Villages bekerjasama dengan beberapa mitra korporasi, seperti DHL dan AkzoNobel untuk membekali pemuda dengan berbagai aktivitas yang dapat mengembangkan keahlian maupun personalitas pemuda seperti program magang, pelatihan dan mentoring.
DHL sendiri ternyata telah menjadi mitra SOS Children’s Villages sejak 2011, berdasarkan evaluasi telah berhasil memperkuat kepercayaan diri para pemuda menyongsong masa depan yang cerah. Dari sisi DHL kerjasama ini membangun kebanggan karyawan DHL, karena mereka bisa terlibat memberikan sesuatu kepada masyarakat.
Sementara untuk AkzoNobel mengungkapkan optimisme terhadap YouthCan!,  akan mendorong pertumbuhan generasi masa depan yang menjadi kunci misi AkzoNobel, yaitu menciptakan kehidupan yang nyaman dan menginspirasi.

2 komentar:

  1. wahhh program yg keren dan empowering bgt yah
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  2. ini program perlu buat semua lulusan sekolah deh kayanya ya...

    BalasHapus