Sabtu, 19 Agustus 2017

Yuk Wisata ke Perpustakaan Saidjah Adinda di Lebak Banten


dokumentasi pribadi

Bagi anda penggila novel, pasti sudah tidak asing dengan nama Eduard Douwes Dekker atau Multatuli.. Douwes Dekker yang lahir di Amsterdam tahun 1820, pernah menjadi Asistant Residen di Lebak Banten pada periode 1856 – 1856.
Meski memiliki kewarganegaraan Belanda, batinnya miris melihat fenomena kerja paksa kala itu. Hingga lahirlah tokoh Saidjah Adinda yang melegenda, dalam Novel berjudul Max Havellar yang terbit pada tahun 1860.
Novel yang dipasarkan kali pertama di Belgia, konon langsung mencetak best seller kala itu. Kisah masyarakat Lebak yang ada di dalam novel ini, ternyata juga menginspirasi perlawanan terhadap penjajah di kawasan Eropa.
Dalam rangkaian ‘Blogger on Vacation’ bersama Semen Merah Putih, Blogger diajak mengunjungi Perpustakaan Saidjah Adinda. Lokasi perpustakaan ini terbilang strategis, yaitu di Jl RM Hardiwinangun no 3 atau di kawasan alun alun timur Rangkasbitung.
Perjalanan blogger dari stasiun Rangkasbitung, butuh sekitar 30 menitan untuk sampai di perpustakaan Saidjah Adinda. Kalau naik angkutan umum juga bisa, silakan cari angkot warna merah bata bernomor 4 tujuan Ona. Pesan ke pengemudi  untuk diturunkan di alun alun, cukup membayar empat ribu rupiah saja.(hasil nanya mbah google nih)
Mengapa “Blogger on Vacation” kok ke Perpustakaan?
Sejalan dengan Pilar Pendidikan dalam program CSR Semen Merah Putih, erat kaitannya dengan dengan program ayo gemar membaca.
Semen Merah Putih melakukan upaya nyata, berupa pemberian donasi papan informasi  (majalah dinding) untuk media informasi dan kreatifitas masyarakat di Desa Kaserangan Serang Banten. Gerakan membaca bersama, juga diwujudkan dengan donasi buku bacaan yang didistribusikan ke seluruh sekolah di Kabupaten Serang Banten.
Pilar pendidikan pada CSR Semen Merah putih lainnya,  berupa program pemberian beasiswa dan peningkatan kompetensi masyarakat.
Perpustakaan Saidjah Adinda di Lebak, sangat berpotensi menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi. Bentuk bangunan yang dipilih juga sangat unik, mengadopsi bangunan khas suku baduy yaitu Leuit.
Apa itu Leuit ?
Leuit atau lumbung padi masyarakat suku Badui, berfungsi untuk menyimpan hasil panen dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Konon leuit bukan sekedar bentuk bangunan saja, tapi lebih pada sistem atau management pengelolaan bahan pangan atau beras. Dengan penerapan sistem leuit, terbukti suku Baduy tidak pernah kekurangan beras sepanjang tahun.
Material yang dipilih untuk Perpustakaan Saidjah Adinda didominasi bambu, sesuai dengan nama Rangkasbitung, Rangkas artinya patah dan bitung artinya bambu.
dokumentasi pribadi

Suasana Perpustakaan- dokpri

Perpustakaan yang selesai dibangun pada awal Desember 2016, posisinya berdampingan dengan Museum Multatuli. Khusus bangunan Museum Multatuli, adalah bangunan yang dipertahankan keasliannya sejak bupati kedua Lebak. Bagaimanapun juga tak bisa dipungkiri, nama penulis buku Multatuli yang mendunia tidak bisa dilepaskan dengan Lebak.
Siapa sangka kedua bangunan ini telah menjadi ikon baru, banyak anak muda datang untuk selfie dan upload ke medsos. Terlebih pada malam hari, dua bangunan bertambah indah karena dilengkapi lampu hias aneka warna.
Drs. Ali Rahmat, M.M -dokpri
Drs. Ali Rahmat, M.M. Selaku Kabid Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lebak, pada saat temu blogger menyampaikan “Perpustakaan Saidjah Adinda, telah dimodernisasi dengan sistem pelayanan digital.  Saat ini sudah memiliki 20 ribu judul buku, dengan jumlah buku sekitar 30 – 40 ribu eksemplar dan akan terus ditambah judul dan jumlahnya. Meskipun belum genap satu tahun berdiri, perpustakaan ini sudah didatangi 14 ribu pengunjung yang 70% diantaranya adalah anak dan remaja.
Menurut saya nih, pernyataan Pak Kabid sekaligus mematahkan stigma bahwa budaya membaca generasi muda dibilang rendah.
Perpustakaan Saidjah Adinda memiliki jam operasinonal 08 – 15 WIB, kalau hari minggu dengan mobil perpustakaan keliling buka di kawasan Car Free Day.
Pada bulan Desember, Dinas Perpustakaan akan mengadakan bedah buku Max Havellar dengan tujuan untuk lebih memperkenalkan sejarah,” tambah Drs. Ali Rahmat, MM.
Tak sekedar perpustakaan saja lho, pada lantai dasar dilengkapi mini studio. Blogger sempat diajak masuk studio, menyaksikan pemutaran film berjudul Max Havellar. Film yang diproduksi tahun 1976 dengan memasang beberapa nama bintang Indonesia, dulu sempat dilarang diputar pada masa orde baru—wah jadi makin penasaran.
di depan Museum Multatuli -dokpri
Karena keterbatasan waktu dan musti melanjutkan perjalanan, blogger tidak bisa menyaksikan film Max Havellar sampai habis. Ingin pada lain kesempatan datang lagi, khusus untuk menyaksikan film Max Havellar.
Nah kalau anda juga penasaran, yuk berkunjung ke Lebak jangan lupa mampir ke Perpustakaan Saidjah Adinda. –salam-

Kamis, 17 Agustus 2017

Batik Lebak dan Keripik Pisang Bayah Menggeliat Bersama Semen Merah Putih



Maket Semen Merah Putih -dokumentasi pribadi

Rasa penasaran itu sontak menyeruak, ketika melihat dan memegang sendiri batik khas Lebak. Batik dengan warna dasar gelap bermotif pantai Sawarna, pantai di daerah Bayah Banten tak kalah indah dengan pantai lain di bumi pertiwi. 
Saya juga sempat mencicipi keripik pisang camilan khas Bayah, hasil olahan penduduk di daerah sekitar Pabrik Semen Merah Putih (selanjutnya SMP) berdiri. Irisan pisang yang tipis dan halus, digoreng garing menghadirkan ‘kriuk’ saat digigit.
Batik Lebak dan keripik pisang khas Bayah, dua nama yang mendadak tersimpan di benak. Kedua produk rumahan dengan kemasan menarik, saya jumpai pada acara buka puasa bersama SMP pada bulan Ramadhan lalu.
Tampak sticker gambar Badak bercula satu, binatang langka yang ada di daerah ujung kulon Banten. Simbol badak sengaja disertakan, sebagai representasi keberadaan pabrik SMP di daerah Banten.
Pengharapan itu akhirnya terjawab, bersama 4 blogger tergabung dalam acara “Blogger on Vacation” yang diselenggarakan PT. Cemindo Gemilang yang memproduksi SMP. Program ini merupakan program community development Semen Merah Putih bersama Blogger, untuk mempromosikan potensi pariwisata, ekonomi kreatif dan budaya Indonesia khususnya di area sekitar pabrik PT. Cemindo Gemilang.
Kami berangkat menggunakan Commuter Line (CL), mengambil rute stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Rangkas Bitung. Perjalanan dimulai jam 8 pagi, kondisi CL sangat lengang tersebab jalur diambil bukan jalur padat.
Tiket dibayar relatif murah, hanya tujuh ribu rupiah saja untuk perjalanan menuju Rangkas Bitung. Betapa murahnya kawan’s, kalau bawa kendaraan sendiri satu liter premium tidak cukup. Fasilitas pendingin ruangan di dalam CL, membuat perjalanan selama dua jam dilalui dengan nyaman.
Tujuan pertama perjalanan kami yaitu Perpustakaan Saidjah Adinda, nama ini diambil dari tokoh yang ada di novel Max Havelaar karya Eduard Douwes Dekker atau Multatuli – akan saya tulis di artikel lain.
Ketika matahari mulai turun, Bloggers menuju pusat produksi kerajinan batik Canting Perdana. “Yes, Ini yang saya tunggu-tunggu ” batin ini bersorak
Sebagai orang berdarah Jawa, sejak kecil kain dan motif batik sudah tidak asing. Meski bukan ahlinya, saya cukup familiar dengan motif kawung, Sidomukti, Parang kusumo dan motif khas lainnya.
Batik Solo dan Joga yang saya kenal sejak lama, lazimnya memakai warna dasar cokelat. Motif khas dengan warna cokelat terasa menyatu, mematrikan simbol budaya adiluhung yang elegan dan bercita rasa tinggi.
Prespektif itu kini meluas, ketika dua kaki melangkah di workshop “Batik Canting Perdana” di daerah Lebak Banten. Batik bisa dikreasikan dengan aneka warna, mulai dari putih, biru, hitam, pink, hijau atau warna lain sesuai keinginan konsumen.
Ibu Uumsaroh, sebagai owner dan founder batik Canting Perdana berkisah, “Canting Perdana berdiri pada awal 2016, saya belajar secara otodidak dari melihat orang membatik dan praktek.”
Batik Canting Perdana -dokpri
Meskipun belum genap dua tahun berdiri, Chanting Perdana berani menawarkan dua belas motif bagi konsumen. Yaitu motif Pare Sapocong, Leuit Sajimat, Lebak Bertauhid, Sadulur, Sawarna, Kahirupan Baduy, Rangkas Bitung, Gula Sakojor, Saruluk Saruntui, Saren Tauh, Kalimaya dan Angklung Buhun.
-rasanya perlu waktu khusus untuk membedah satu persatu, apa filosofi yang ada di balik setiap motif batik Banten -
Menilik goresan motif dan pemilihan nama, terkandung maksud dan tujuan untuk mengangkat kearifan lokal. Upaya Pemda Lebak mengangkat batik sangat nyata, pada hari kamis pegawai di lingkungan pemda wajib berseragam batik Saruluk Saruntui.
Ibu Uum panggilan akrab empunya kerajinan batik, saat ini mempekerjakan 4 orang karyawan. Dengan produksi antara 30 – 100 lembar kain perhari, kalau sedang ramai bisa lebih banyak lagi.
Siapa sangka, batik produksi bu Uum telah menembus pasar mancanegara. “Sekarang sedang ada pameran di Moskow, setelah beberapa bulan lalu batiknya dibawa ke Vietnam. Batik Chanting Perdana bisa ikut pameran di luar negeri, difasilitasi team promosi dari Dinas Pariwisara Banten,” Jelas bu Uum dengan logat sunda yang kental.
Selembar batik ukuran 2,20 meter dibandrol harga 150 ribu, semakin banyak kuantitas harganya bisa kurang.
SMP menjadi pemesan setia batik Banten, biasanya dijadikan souvenir atau goody bag untuk tamu. Beruntung saya sudah menyimpan satu lembar Batik Lebak, saya dapat pada acara Buka Puasa bersama SMP.
Pesanan SMP juga unik, yaitu memasukan motif kepala badak dikolaborasi dengan motif lokal seperti leuit atau pantai Sarwana,” tambah ibu Uum.
Perjalanan belum selesai, pada hari berikutnya Blogger mengunjungi keripik pisang Jago Rasa.
-0o0-
Keripik Jago Rasa berdiri tahun 1980, dengan varian keripik pisang kepok dan pisang nangka, pisang ambon untuk bahan sale dan ada keripik singkong.
Air muka perempuan sepuh ini tampak bahagia, melihat kedatangan team SMP dan Blogger ke rumahnya. Ibu Amanah nama pemilik usaha rumahan ini, telah mengalami pasang surut dalam usaha keripik pisang.
Keripik Jago rasa -dokpri
Bersama almarhum suami, usahanya sempat berjaya sampai memiliki mobil pick up. Jaringan distribusi sampai luar kota, Cirebon, Serang bahkan Jakarta. Masa jaya itu kini telah berlalu, setelah sang suami berpulang usahanya sempat kena tipu.
Dulu mah kalau kirim ke Cirebon bisa sampai tiga pick up, apalagi kalau mau lebaran pesanan tambah ramai ” mata ibu Amanah menerawang
Sekarang dengan dibantu lima tenaga lepas, rata rata tiga ton keripik pisang bisa dijual dalam satu bulan. Sistem penjualan yaitu jual putus, sedang untuk toko dekat rumah dan sudah kenal dengan cara titip barang dan dibayar barang setelah laku.
resiko sistem titip, biasanya barang akan dikembalikan kalau tidak laku ” nada getir jelas terdengar.
Keripik jago rasa bisa bertahan sampai satu bulan, karena semua proses pembuatan dilakukan secara manual. Mula mula pisang dikupas kemudian diserut, setelah itu direndam sekalian untuk proses pencucian dan langsung digoreng.
Sedang proses untuk sale pisang, setelah direndam harus melewati proses dijemur. Sementara untuk kripik singkong, tahapannya tidak jauh beda dengan keripik pisang.
Semen Merah Putih pesan secara rutin, bisa sebulan sekali kalau ada acara bisa lebih sering. Kalau saya suka bilang, sebaiknya pesan sehari sebelum diambil, agar rasa keripik lebih enak” jelas ibu Amanah.
-0o0-
Mencermati wajah dua perempuan pemilik usaha rumahan, keduanya menampakkan air muka yang sama. Ketika menyebut nama Semen Merah Putih, seolah membersit harapan besar untuk dibantu usahanya.
Semen Merah Putih telah mengulurkan tangannya, buktinya saya sendiri sudah kenal batik Lebak dan Keripik pisang Bayah.
Hal serupa juga saya tangkap, ketika mengunjungi puskesmas, perpustakaan Saidjah Adinda, museum Multatuli pun ketika di pantai Sarwana.
Pantai di sekitar Pabrik SMP -dokpri
O’ya, ada cerita nyata nih !
Ketika sedang dibonceng ojek, pada perjalanan menuju pantai pasir putih. Motor kami menyusuri jalan setapak, jalan terjal bersemen membelah perkebunan. Tukang ojek yang gemar cerita, tampak berusaha akrab dengan pelanggannya.
Dulu jalanan ini masih tanah pak, kalau hujan licin saya takut lewat sini. Setelah ada Semen Merah Putih jalanan disemen, jadi bisa bawa penumpang kapanpun” abang ojek membuka cerita.
Setelah abang ojek ini tahu saya blogger, intonasi suaranya berubah riang. Menurutnya, media membuat pantai di daerahnya dikenal banyak orang. Setelah masuk dalam acara televisi swasta, setiap akhir pekan ada saja pengunjung dari luar kota datang ke pantai.
-0o0-
Pak SIgit Indrayana saat acara bukber- dokumentasi pribadi
 Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung”, SMP hadir dan berbaur di tengah masyarakat Lebak Banten” saya ingat betul dengan kalimat ini. Kalimat yang pernah diucapkan Pak Sigit Indrayana, selaku Senior Corporate CSR dan Public Relation Semen Merah Putih, dalam acara Buka Puasa Bersama bulan lalu.
Sungguh, pernyataan itu bukan sekedar isapan jempol. Saya telah menyaksikan sendiri, wajah bu Uum, Bu Amanah, tukang ojek dan wajah lain yang bersahaja dan tulus. Mereka telah merasakan manfaat secara langsung, dengan kehadiran Semen Merah Putih di daerahnya.
Semoga dengan penerimaan masyarakat sekitar, SMP bisa bertumbuh bersama masyarakat Bayah Banten. – amin.

Rabu, 16 Agustus 2017

Blogger Santap Siang di Restoran Bijin Nabe Beauty Hot Pot



Chicken Soup Collagen -dokpri

Setiap mendengar menu Jepang, benak ini langsung tertuju pada nama Sushi dan Shabu shabu sementara untuk minuman langsung ingat Ocha. Ternyata masih banyak menu khas Jepang lho, beberapa diantaranya ada di restorant Bijin Nabe Beauty Hot Pot.
Bijin Nabe Beauty Hot Pot  berada di dalam management AP Company Co., Ltd, sebuah perusahaan terkemuka berbasis di Jepang, telah mengoperasikan jaringan lebih dari 250 restoran ternama.
AP Company Co., Ltd adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan, distribusi dan penjualan bahan makanan. Segmen bisnis termasuk di dalamnya pengolahan, distribusi dan penjualan makanan seperti ayam, ikan segar, sayuran dan buah buahan, serta peternakan unggas dan lainnya.
Dalam segmen bisnis penjualan terlibat dalam pengoperasian toko ritel dan restoran, pembukaan dan pengoperasian gerai waralaba. Perusahaan menjalankan bisnisnya dengan menggunakan model produksi dan distribusi yang terhubung langsung.
Apa keunikan Bijin Nabe Beauty Hot Pot ?
Chicken Soup Collagen, berasal dari kaldu yang kaya dan sempurna terbuat dari kollagen alami dari ayam. Tidak sembarang ayam ya guys, ayam dipelihara di luar kandang dan mendapat pakan serta pemilihan pakan yang tepat.
Hasilnya !
Ayam dengan daging berlebih dan sedikit lemak, soal rasa jangan diragukan lagi, tentu lebih enak dan kaya kollagen. Untuk mendapatkan hasil maksimal, daging dan tulang ayam direbus dengan bahan segar selama 8 jam (CATAT 8 JAM).
Tau kan manfaat kollagen ?
Yup, sebagai komponen utama untuk kulit, terutama bagian dalam kulit yang membuat fleksibel sehingga tampak awet muda.
Kollagen adalah protein pembangun bagi tubuh manusia, sangat penting untuk menjaga elastilitas dan regenerasi kulit serta rambut. Kollagen diproduksi oleh tubuh manusia sampai usia 20 tahun, setelahnya (usia 20 tahun ke atas) turun 1.5% setiap tahun.
Apa yang terjadi seiring pelambatan produksi kollagen?
Struktur sel mulai kehilangan kekuatan, sehingga kulit menjadi rapuh, kurang elastis dan keriput bermunculan. Untuk menjaga keseimbangan kollagen, bisa melalui tambahan asupan kollagen yang berasal dari bahan alami karena lebih mudah diserap oleh tubuh- sayang banget kan.
-0o0-
Bijin Nabe Beauty Hot Pot -dokpri
Hari Senin minggu kedua bulan agustus, Blogger berkesempatan menikmati santap siang di restoran Bijin Nabe Beauty Hot Pot. Lokasi restoran ini sangat strategis, tepatnya di Plaza Senayan lantai 5 berada di lantai yang sama dengan XXI.
Meski kesempatan ini bukan kunjungan perdana, tetap saja saya dibuat takjub dengan suasana Bijin Nabe. Material untuk meja, kursi, partisi semua dipilih dari dominasi kayu, begitu masuk sontak pengunjung bisa merasakan atmosfir negri tirai bambu.
Lampu gantung berjuntai dengan penerangan teduh, menghadirkan rasa nyaman di indra penglihatan. Sementara konsep kitchen terbuka diterapkan, konsumen bisa melihat proses pengolahan makanan yang bersih dan hygenis.
Mr. Hiromi Kasai selaku Directur AP Company International Indonesia, dalm sambutannya menyampaikan, “Bijin Nabe sudah ada di Singapore, China, Hongkong, Amerika dan termuda di Indonesia. Bijin Nabe di Jepang tidak hanya membuka restoran, tapi ada pertanian dan distribusi jadi mengelola dari hulu ke hilir menjadi satu. Sehingga bisa menjaga kualitas bahan dan harga bisa ditekan, saat ini sedang direncanakan untuk menerapkan sistem di Jepang untuk Indonesia.
Apa saja menu santap siang Blogger.
Fresh Vegetable Cophed Salada ( porsi 3 – 4 orang)
Salad dengan cacah sayuran, tomat, telur ayam rebus, keju dengan saos dan sedikit bawang, bisa dimakan pakai sendok tidak perlu pakai garpu.
-Menu ini terdapat dalam set combo lunch, mendapat mini salad untuk satu orang -
Fresh Vegetable Cophed Salada-dokpri
Chicken Namban ( Porsi 3 – 4 orang)
Menjadi best seller di bijin Nabe Indonesia dan Jepang, yaitu deep fried chichken dengan campuran original saus tartar yang diproduksi sendiri.
Sushi Burrito
Sushi roll buatan Menlaiko,dengan telur, wortel, mentimun dan nori.
Gyoza
Makanan gyoza dengan ikan tuna di dalamnya, bisa dinikmati dengan lima saos mayo pilihan Original, Yuzu Pepper, Red Pepper, Curry, Tartar)
Spesial Bijin Men
Terdiri dari ramen dengan kuah Miso (saus recommended dengan campuran collagen), bisa diberi toping salmon dan ayam, ditambah irisan bawang, telur, jagung muda, nori daun bawang, kulit jeruk, touge.
-Dijual antara jam 11.00  – 16.00 ( Bijin Men adalah Bijin dan ramen)
aneka menu di Bijin Nabe -dokpri
Chicken Soup Collagen
Menu utama ini dimasak langsung, setiap meja didampingi oleh satu chief. Konsumen bisa menyaksikan sendiri, bagaimana proses pengolahan bijin Nabe Chicken Soup Collagen.
Sungguh saya bisa menikmati proses, ketika pudding kollagen dipanaskan dan perlahan mencair. Kemudian diaduk dan mengeluarkan asap, seketika aroma kollagen menyentuh setiap indera penciuman di sekitarnya. Pudding kollagen mencair dalam hitungan menit, kemudian bahan bahan dimasukkan satu persatu. Mulai dari potongan ayam, baso, tahu, sayuran dan seterusnya dan seterusnya.
Dalam keadaan mendidih, barulah mangkok mangkok mungil siap menampung Chicken Soup Collagen. Yummy, rasanya benar benar menggugah selera.
Home Made Custrad Pudding
Menjadi menu dessert sebagai penutup, yaitu pudding dengan campuran telur dan karamel kering diatasnya.
-0o0-
Sungguh mengesankan, santap siang di restoran Bijin Nabe Beauty Hot Pot. Bagi kalian yang penasaran dengan menu lainnya, silakan browsing atau bisa dicheck di zomato.
Menikmati makanan Jepang yang nikmat sekaligus mempercantik kulit, tak perlu jauh jauh ke Jepang, cukup ke restoran Bijin Nabe di Plaza Senayan lantai 5 Jakarta Selatan.

Sabtu, 12 Agustus 2017

Philips AVENT Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak Pada MPASI 6 Bulan



Talkshow Memperingati Hari Anak Philips AVENT -dokpri

Setiap orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati, terlebih bagi anak usia batita yang perlu perhatian khusus. Asupan nutrisi sangat penting diperhatikan, untuk memenuhi kebutuhan selama masa tumbuh kembang bayi.
Selama 30 tahun Philips AVENT terus berinovasi, memberi terbaik untuk ibu dan bayi dalam masa tumbuh kembang. Pada acara  Talkshow dalam memperingati Hari anak Nasional, Hadir Yongky Sentosa selaku, Head of Personal Health Philips Indonesia. Dalam kesempatan tersebut Yongki Sentosa mengungkapkan, Philips AVENT ingin meng encourage dengan memberikan produk terbaik untuk anak.
menurut data BPS tahun 2016, sebanyak  40% angkatan kerja di Indonesia adalah wanita dan akan terus bertumbuh. Fakta dari 40% ternyata 60% belum memberi ASI exclusive, Philips AVENT mempunyai produk membantu hal tersebut.” Jelas Yongky Sentosa
Apa Saja Produk Philips AVENT ?
Steamer Blender ; adalah kombinasi antara pengukus dan pelumat makanan untuk bayi.
Breast Pump (manual/ electric); Pompa ASI paling nyaman, memeras ASI tanpa perlu bersandar ke depan, sementara bantal pijat lembut merangsang aliran ASI.
Botol Warmer ; alat penghangat botol susu dengan cepat dan merata
Electric steam sterilizer ; pensteril uap, membunuh kuman sampai 99%,, dengan design hemat tempat dan bisa disesuaikan.
Dan berbagai product Philips AVENT lainnya
Philips terus mengembangkan produk dengan melibatkan ahli, dokter, pskiolog dan orang tua sendiri. Philips adalah perusahaan healthtech, mengadopsi health kontinyu dimulai dari gaya hidup sehat termasuk pencegahan penyakit, diagnosa penyakit, perawatan hingga pemulihan” tambah Yongky Sentosa
-0o0-
Acara Talkshow semakin seru, dengan kehadiran narasumber ahli yaitu Dr. dr. Damayanti R Syarif Sp.A(K), dokter spesialis anak dengan sub spesialisasi nutrisi dan penyalit metabolik.
Dalam presentasi Dr. dr. Damayanti menyampaikan, “Merancang MPASI dimulai pada 1000 hari awa; kehidupan, nutrisi sangat penting karena kalau pada 1000 hari pertama kurang nutrisi akibatnya akan permanen. Membuat seorang pintar dan bebas penyakit generatif, dimulai dari makanan pada 1000 hari pertama yaitu dari anak masih di dalam perut ibu 9 bulan ditambah sampai 2 tahun.”
Data Riskesadas pada th 2007, 2010 dan 2013, indonesia sebagai penyumbang manusia pendek nomor 5. Anak pendek lazimnya disebabkan kurangnya asupan, dalam jangka pendek akan mengalami penurunan kecerdasan, pada saat dewasa akan gemuk dan berpotensi punya penyakit hypertensi, diabetes, jantung , osteoporosis.
Seorang anak yang kurang gizi, pada dewasa kemampuan berpikir hilang 10% kemampuan bekerja manual hilang 6%.  Anak anak pendek memungkinkan memiliki masalah pembakaran lemak, pada umur 7 tahun biasanya akan mudah gemuk,” ujar Dr.dr Damayanti.
Ibu sebagai pemegang kunci utama, penting sekali memperhatikan nutrisi pada masa tumbuh kembang. Pada tiga bulan pertama biasanya berat badan bayi menurun, maka ASI exclusive perlu dijaga karena kondisi setiap ibu berbeda.
Bayi umur 6 bulan sudah saat diberi MPASI, karena ASI pada 6 bulan mulai berkurang nutrisi dan zat besi hampir habis. Pada titik ini makanan pendamping ASI sangat penting, karena MPASI berfungsi untuk  melengkapi yang zat yang sudah kurang pada ASI.
Ibu bisa mendeteksi dini masalah bayinya, dengan cara rutin mendatangi posyandu untuk mengontrol berat badan, tinggi dan lingkar kepala anak apakah sudah sesuai. Perkembangan ini bisa diketahui, melalui lembar grafik tabel yang disediakan di setiap Posyandu.
Setiap Ibu musti memberi ASI sedini mungkin, dengan tujuan agar produksi ASI bagus dan cepat keluar. Disamping itu pemberian MPASI dimulai 6 bulan tidak boleh ditunda, diberikan secara tepat waktu dengan aman dan cara benar.
Pada usia 6 bulan bayi perlu 11 MG zat besi sedang pada 1-3 tahun perlu 7 MG zat besi, kalau kekurangan menyebabkan nantinya sebagai anak telat mikir. Dampak kekurangan zat besi dalam jangka panjang, IQ turun 10-15 dan terkait dengan kemampuan berhitung atau matematika. Saat ini kemampuan matematika Indonesia nomor 64 dari 65 negara, sementara nomor satu China, kedua Singapore, ketiga Hongkong. Masalah ini bisa terjadi, karena salah makan pada seribu hari pertama,” tambah Dr.dr Damayanti.
Sumber zat besi ada dua type yaitu dari hewan dan nabati, hewan sebanyak 63 % zat besi dan nabati 35% zat besi. Otak juga membutuhkan karbohidrat, lemak, protein, semua bisa didapatkan dari  makanan. Sebenarnya tidak perlu makanan mahal lho, karena sumber protein tinggi bisa didapat dari ikan kembung, ikan tenggiri, ikan tongkol yang harganya terjangkau.
Sayur sebaiknya jangan dulu dikenalkan pada anak, kalau terlalu banyak akan menghambat zat besi. Namun ada cara pengolahan agar sayur tidak menarik zat besi, seperti kacang kacangan sebelum masak direndam satu hari atau diragikan.
Dengan  proses merendam kemudian direbus atau kukus, maka serat dalam sayuran makin turun dan aman dikonsumsi bayi.
O’ya, pemberian MPASI ternyata ada syaratnya.
Selain usai bayi masuk enam bulan, juga perlu dilihat apakah kepala bayi sudah tegak, kalau belum tegak jangan dipaksakan menerapkan MPASI. Pun pembuatan MPASI harus dengan peralatan yang steril, jangan lupa komposisi MPASI juga diperhatikan oleh ibu.
Bagi ibu yang bekerja ada tips memeras ASI, pada saat produksi ASI sedang bagus bagusnya sebaiknya ketika menyusui sekalian memeras ASI dari sumber ASI yang lain. Hari pertama pemberian MPASI pada usia enam bulan, sudah semestinya menjadi moment spesial bagi ibu dan buah hati,’ pungkas Dr. dr. Damayanti.
-0o0-
Produk Philips AVENT -dokpri
Pada sesi tanya jawab, hadir pula Artasya Sudirman seorang blogger, penulis, penyiar radio dan pemain teater.
Sebagai seorang working mom, Artasya adalah pengguna setia produk Philips AVENT. Bahkan buah hati sampai hafal, bentuk dan tekstur empeng ortodentik Philips AVENT. Pernah dicoba dengan produk sejenis dari merk lain, ternyata sang buah hati menolak untuk memakainya.
Breast pump manual Philips AVENT juga menjadi andalan, selalu dibawa kemanapun Artasya bepergian.
Ada satu peristiwa saat nonton bioskop dan konser Sheilla on 7, tiba tiba ASI waktunya diperas. Akhirnya saya masuk ke dalam mobil, langsung menggunakan Breast pump manual Philips AVENT” kisah Artasya Sudirman.
Untuk kepraktisan, breast pump electric juga tersedia memakai batre selain breast pump yang dicolokkan listrik. Untuk semakin memberi kemudahan konsumen mendapatkan produk, Philips AVENT bekerjasama dengan ecommerce JD.id untuk pembelanjaan secara online.
Blogger hadir dalam acara Philips AVENT -dokpri