Minggu, 31 Januari 2016

Rekor Muri 200 Jam menyetrika Non Stop Untuk Philips HD1173


Penandatangan Berita Acara Peliputan Pencapaian Rekor Muri Philips HD1173 (dokpri)
Roadshow Truk Setrika Philips, yang digelar 22 - 30 Januari 2016 akhirnya memasuki hari terakhir. Bertempat di area parkir Carefour Lebak Bulus, menjadi tempat untuk detik- detik menuju 200 jam #SetrikaBekerjaTerlama. Selama sembilan hari Truk Roadshow berkeling, singgah di pusat-pusat keramaian.
Mulai dari Margonda Depok, Carefouur MT Haryono, Pasar Kebayoran Lama,  Pasar Muara Karang, Cileduk Puri Beta, Electronik City SCBD, Pondok Gede, Duren Sawit, Kalibata dan masih banyak pusat keramaian lainnya. Pada hari pamungkas Komunitas Blogger dan Lion Club, hadir menjadi saksi moment special.
Kegiatan Roadshow sendiri bertujuan,  guna memecahkan rekor MURI. Sekaligus mempertunjukkan pada masyarakat luas, bahwa Philips HD1173 mampu bekerja 200 jam non stop. Hal ini sangat penting untuk membuktikan, bahwa Philips HD1173 memiliki ketahan, kepraktisan dan efisiensi.
Dokumen Pribadi
Tampak hadir artis Meisya Siregar, menyetrika dengan Philips HD1173 di Truk Setrika. Selama sekitar lima menit, bergantian dengan undangan termasuk para blogger. Panitia juga cukup kreatif, agar acara semakin meriah dan seru. Games dan kuis diselenggarakan, disambut antusias para undangan mengikuti tantangan. Mulai dari selfie dengan syarat tampak logo philips, kemudian diunggah di medsos dengan mention Fan Pages "Philips Home Living" dengan Hesteg Setrika bekerja Terlama. Aneka gift yang disediakan, mampu membangkitkan semangat. Kemudian jagad lini masa, mulai ramai dengan #SetrikaBekerjaTerlama.
O'ya pembaca, tanpa terasa lebih 100 tahun Philips tak henti berinovasi. Komitmen dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus dijaga, menjadikan pekerjaan rumah lebih mudah dan efisien. Philips HD 1173, termasuk kategori setrika kering dengan tampilan modern dan kualitas design yang nyaman. Yang pasti tetap mememperhatikan performa, terutama ketahanan untuk pemakaian jangka panjang.
Jasper Westerink, selaku General Manager Philips Personal Health Indonesia mengungkapkan "Inovasi merupakan bagian dari DNA Philips. seiring waktu, Philips telah menyediakan solusi yang membuat pekerjaan rumah tangga menjadi lebih cepat dan lebih cepat, membatu para ibu memberikan yang terbaik buat keluarga. Melalui Roadshow Truk Setrika Philips, kami ingin membuktikan bahwa produk kami didesign untuk memenuhi tingginya kebutuhan pekerjaan rumah tangga dan sesuai permintaan pasar akan produk tahan lama".
Detik demi detik terus berjalan, satu menit lagi menuju saat yang ditunggu. Para petinggi Philips mendekati Truck Setrika Philips, dengan terompet plastik warna merah siap berada di tangan. Timer digital menempel di kanan atas truck, seketika sebagai benda yang menjadi pusat perhatian seluruh yang hadir. Dinding depan truck yang didesign dengan kaca bening, memudahkan kami memantau pergerakan waktu.
Tepat di menit ke 199 ; 59 ; 50, Pembawa acara mengajak menghitung mundur dari sepuluh. "Yuk mulai menghitung" teriak MC. "Sepuluh-Sembilan-Delapan-Tujuh-Enam-Lima-Empat-Tiga-Dua-Satu", -Teeeeeeeeeeeettt- Suara terompet panjang memekakkan telinga, namun benar benar menyemarakkan suasana.

Drone yang mengabadikan moment istimewa, sangat aktif berputar di atas kami, "Yuk lambaikan tangan pada drone" ajak MC.  Celebracy yang sempurna, tampak tak ada wajah yang tak ceria di lokasi acara.
Perwakilan dari MURI maju kedepan, menyatakan bahwa Philips HD1173 dinyatakan memecahkan rekor muri untuk #SetrikaBekerjaTerlama. Kegiatan pemecahan rekor ini, masuk dalam urutan rekor ke 7.308. Sesuai mekanisme di MURI, segera dilakukan penandatanganan berita acara peliputan. Selain dari MURI dan Philips, saksi dari bloger dan Lion Club turut membubuhkan tandatangan.
Tepuk tangan menyertai prosesi ini, sekaligus mengukuhkan gelar yang telah diperoleh Philip HD1173 sebagai #SetrikaBekerjaTerlama. (salam)

Sabtu, 30 Januari 2016

Nahkoda Baru Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat Kemenkes


Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat Kemenkes, drg. Oscar Primasi, MPH (dokpri)

Selama menjadi anggota #Sahabat JKN, setiap acara kerap saya menjumpai sosok ibu Murti Utami. Kemudian ketika mengikuti acara Launching buku "Prasati  Puskom Publik". baru saya dibuat "ngeh" (paham). Ternyata satu dasawarsa  Biro Komunikasi dan pelayanan Masyarakat Kemenkes, dipimpin tiga ibu yang luar biasa.  
Maka pada perusaan kali pertama, tiba-tiba terasa ada yang beda. Kami dari #sahabat JKN, berjumpa dengan sosok ayah. Beliau adalah drg. Oscar Primadi, MPH, dilantik pada 18 Januari 2016 oleh Mentri Kesehatan. 
Yap betul, nahkoda baru itu seorang Arjuna (yang pasti tampan dan gagah- hehe). Puskom Publik pun berganti nama, menjadi Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyatakat Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Sebentar, kalau menilik titel di depan nama beliau adalah drg. Berarti sama dengan nahkoda sebelumnya, memiliki gelar drg. Konon profesi dokter, bekerja penuh ketelitian dan analisa yang komplit dan akurat sebelum menentukan penyakit pasien. Maka saya yakin, sikap teliti dan pertimbangan matang akan diterapkan dalam jabatan apapun yang disandang.
Sebagai pemegang tongkat estafet, Pak Oscar membuka pintu bagi rekan Journalis dan Blogger. Karena sosiaslisai dan kampanye program Kemenkes, sejauh ini benar efektif dengan menggandeng rekan media mainstream dan media sosial. Namun Pak Oscar tetap mengacu mekanisme, apabila ada kasus yang membutuhkan waktu untuk obeservasi mohon dimaklumi. Nah jeda waktu harus dimanfaatkan, memberi pemahaman kepada masyarakat agar tidak gelisah.
Tugas pemahaman ini menjadi ruang, yang musti diisi dengan sebaiknya oleh journalist dan blogger. Meski secara pribadi Pak Oscar mengakui, pelayanan terbaik yang dipersembahkan pada masyarakat bukan hal yang mudah. Namun dengan dukungan penuh seluruh keluarga besar Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, serta komponen masyarakat  (journalis dan blogger) beliau semakin yakin. Amanah akan dapat dijalankan sebaiknya, dibarengi dengan ikhtiar semaksimalnya.
Upaya Pak Oscar lebih dekat tak bertepuk sebelah tangan, journalist dan netizen menyambut dengan harapan tak kalah besar. Beberapa perwakilan mengungkapkan, agar dipermudah akses mendapat informasi selama 24 jam sehari 7 hari seminggu. Beberapa person in charge di Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat Kemenkes, bahkan bersedia membagi no hp pribadi kepada wartawan dan Netizen yang kerap disebut #Sahabat JKN.
Bersama #SahabatJKN (Foto dari FB Rahab G)
Persuaan pada pertengahan januari 2016, adalah baru langkah awal menjalin silaturahmi. Waktu kedepanlah, menjadi kesempatan mengejawantahkan komitmen yang telah tersampaikan.
Selamat bertugas Pak Oscar dan team, saya secara pribadi dan #SahabatJKN lainnya tentu senantiasa mensupport semampunya. Semoga kita bisa bergandengan tangan, mempersembahkan sumbangsih terbaik bagi bangsa. (salam)

Senin, 25 Januari 2016

Pria Perlu Perawatan Wajah Juga lho !


Dokumen Pribadi
Sejak merantau ke ibukota awal tahun 2000-an, saya mengandalkan roda dua untuk bepergian. Selain praktis dan hemat biaya, pertimbangan lebih cepat sampai  tujuan lebih mengemuka. Tak sampai setahun saya lumayan hapal lalu lintas ibukota, relatif punya strategi menghindari macet. Jalanan kampung adalah solusi, agar tak berebut ruas jalan raya yang padat kendaraan.
Namun naik roda dua, tak lepas dari ketidakenakkan. Saat hujan dan lupa bawa mantel, terpaksa mencari tempat berteduh. Kalau cuaca sedang panas, musti bertahan dalam helm meski keringatan. Cara mengatasi sumuk akibat helm ala saya, membukanya saat melintasi jalan kampung. Atau kalau sedang di jalan protokol, membiarkan kaca depan menganga. Pilihan ini cukup membantu, semilir angin yang terasa membantu mengusir panas.
Wajah dalam kondisi terbuka, menantang polusi udara dan panas. Kalau sudah begitu, ujung-ujungnya muka terasa tebal. Pernah saya coba ambil tisyu, mengusapkan ke seluruh wajah. Begitu selesai, kertas tisyu yang semula putih berubah kotor.
Pekerjaan saya, menuntut sering bertemu orang baru. Mau tak mau, penampilan juga harus diperhatikan. Biasanya sebelum ketemu, saya pergi ke toilet membersihkan muka di wastafel.
Pernah saya mengatasi, menggunakan satu product pembersih wajah X. Memang wajah terasa kesat usai dibersihkan, tapi setelah beberapa saat kemudian ada yang aneh. Kotoran wajah mengumpul, tepatnya di sekitar cekungan hidung bawah kelopak mata. Saat ujung telunjuk meraba, bisa dicukil pelan dengan kuku.
"Kok, product yang saya pakai sepertinya tidak tuntas mengatasi masalah" begitu saya membatin sendiri.
00oo00
sumber website CNI
Berkat pertemanan sesama blogger, saya direkomendasi produk RJ Facial Cleanser. Pembersih wajah, dengan aloe Vera, Witch Hazel & Chammomile.  
Fungsi ekstrak Aloe Vera dan CGF Honey, dapat menjaga kelembaban alami kulit wajah, melembutkan dan mendinginkan kulit. Witch hazel gunanya, sebagai astringen untuk membantu meringkas pori-pori kulit. Ekstrak Chamomile, untuk menyegarkan dan mencerahkan kulit.
Produk ini, didistribuskan CNI. Brand CNI sendiri sudah terkenal, menghadirkan produk berkualitas untuk konsumen. Seiring perkembangan, CNI tak henti berinovasi untuk memasarkan produk berkualitas tinggi. Sepuluh kantor cabang dan ratusan distributor, sebagai upaya mendekatkan diri pada konsumen.
Agar tak salah, saya ikuti langkah pemakaian seperti tertulis di kemasan. Hasilnya wajah halus dan kesat, beberapa waktu kemudian tak ada kotoran tertinggal seperti pembersih sebelumnya.
Pemakaian RJ facial Cleanser (dokpri)
RJ facial Cleanser memiliki keistimewaan ;
1. Ph seimbang dan baik untuk kulit wajah
2. Tidak mengandung sabun, sehingga tidak merusak kelembaban alami kulit.
3. Aman untuk kulit sensitif
Saya memakai RJ Facial Cleanser ukuran 50 ml, dengan kemasan praktis. Bisa dibawa kemana pergi, tak repot dipakai kapanpun. Saya sendiri membersihkan wajah, rata-rata tiga kali sehari. Pagi dan sore saat mandi, dan malam menjelang tidur. RJ Facial Cleanser mempercepat kegiatan, saya tak perlu berlama-lama di depan wastafel.
CNI telah menjalin kerjasama, menempati pabrik seluas 12.600 m2 di Tangerang. Lebih dari 80% produk CNI, diproduksi dalam negeri sesuai standar Good manufacturing Practice (GMP) juga Cara Pembuatan Obat Yang baik (CPOB). Kini CNI memperluas jaringan pasar international, mendirikan CNI Corporation Malaysia. Untuk ekspansi ke Singapura, Hong Kong, China, India, Brunei dan negara lain. 
Onlineshop CNI (dokpri)

O,ya untuk belanja produk CNI, kini lebih mudah lho. Karena bisa dilakukan secara online, caranya klik di www.geraicni.com belanjaan diantar ke alamat konsumen. Banyak produk berkualitas lain, disediakan memenuhi kebutuhan konsumen.
setelah memakai RJ Facial Cleanser, wajah saya terasa enteng alias tida tebal karena kotoran. Ternyata kebersihan wajah bukan dominasi kaum Hawa, priapun juga perlu demi penampilan dan kesehatan tentunya.
Yuk coba kawan's, rasakan juga pengalaman seperti saya! (salam)

Sabtu, 23 Januari 2016

Keseruan Acara Wendy's N Friend


Wendys N Friend at Pluit Village (dokpri)
Sebuah kuis diselenggarakan di Medsos FB Wendys, pemenang berhak mendapat Undangan. Bertempat di Pluit Village pada sabtu 23/1'16, peserta Wendys N Friend datang dengan dress code merah putih. Tepat pukul 10.00 , meja regristasi mulai dikunjungi peserta yang mendapat email. Saya termasuk yang beruntung, bersama Wendy's Lover's dan tiga teman blogger lain. Meski kebanyakan yang hadir bukan blogger, acara tetap saja meriah.
Siapa tak kenal Wendy's?
Sang founder Dave Thomas, mendirikan Wendy's pada 1969 di Columbus Ohio. Kemudian melebarkan sayap, hadir di Indonesia sejak 1991 gerai pertama di Plaza 89 Kuningan. Kemudian sejak 2012, wendy's Indonesia berada dalam naungan PT. Trans Corp.
Seperti diketahui khalayak, Trans Corp terkenal dengan brand media televisi (TransTV & Trans 7) Perbankan (Bank Mega), Pusat perbelanjaan, hotel, wahana permainan dan lain sebagainya. Tak mengherankan beberapa poster saya perhatikan, program discount bagi konsumen pemegang Credit Card Bank Mega.
Restaurant Wendy's sudah menyebar di kota besar Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Malang, Semarang, Jogjakarta, Bali,  Medan, Makasar, Manado.
Pendiri restaurant ternama ini sangat jeli, beliau memprioritaskan kualitas dalam setiap sajian. Sejauh pengetahuan saya, semua gerai terpasang slogan "Quality Is Our Recipe"
Ibu Sapta Amy, selaku pemegang medsos Wendy's menjelaskan di awal acara.
Kemudian ada satu menu khas Wendy's, yang tidak ada di restaurant lain.  Bahkan menu khusus ini, bisa dikategorikan andalan Wendys.
Yup benar, Baked Potato !!
Kentang panggang dengan lumuran keju atau toping lainnya. saya paling gemar, baked potato dengan toping brocoli. Kentang bulat,  dengan kulit sengaja dibiarkan menempel. Sebagian besar bahan masih diimpor, semua semata-mata demi mempertahankan kualitas.
"justru nutrisi kentang ada pada kulitnya"jelas Ibu Amy Sapta 
Keseruan Wendys N Friend (dokpri)
Setelah sessi tanya jawab yang berlangsung seru, bagi penjawab yang berhasil menjawab dengan benar mendapat voucher. Acara Wendy's N Friend semakin meriah, berlanjut dengan parktek membuat burger ala wendys. Semua undangan focus mendengar pengarahan, berjaga-jaga kalau mendapat jatah membuat Burger. Setelah diundi nama saya Agung Han terpilih, bersama satu undangan lain.
Maka langkah-langkah segera saya praktekkan;
1. Roti bulat (bun) bagian bawah, ditumpuk beef burger menyusul cheeze dan mayonaize dibentuk huruf W (initial Wendy's)
2. Roti bulat (bun) bagian atas, dioles mayonaize, kemudian saos tomat, diatasnya tiga potong acar timun, dua iris bawang bombay, satu iris tomat, paling atas selada.
3. Langkah terakhir, bun bawah dan bun atas di tumpuk.
4. Finishing, dibungkus dengan tehnik khusus.
Saya dan bapak peserta rival, masing masing membuat satu kesalahan. Saya pada proses pembungkusan, sementara peserta lain pada campuran tomat isinya dua. Akhirnya masing-masing mendapat voucher wendys, sekaligus burger kreasi bisa dinikmati sendiri.
Kemeriahan acara mendekati akhir, dan sessi foto bersama menjadi penutup persuaan yang luar biasa. Terima kasih Wendys, sukses selalu semakin kreatif dan inovatif. (Salam)