Sabtu, 31 Oktober 2015

AWesome American Nacho Cheese Varian Baru Restaurant A&W®


Launching Menu AW (dokpri)

Siapa tak suka keju?
Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti suka keju, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Makanan berbahan dasar susu ini, sangat akrab dengan lidah orang Indonesia. Keju dihadirkan dan dipadukan, dalam aneka bentuk makanan. Kebanyakan dalam wujud kue atau cake, keju bisa dinikmati oleh penggemarnya.
Eits tunggu dulu!
Masih tentang inovasi keju, mulai 26 Oktober 2015 ada yang baru di seluruh gerai A&W® lho. Dalam rangka perayaan ulang tahun ke 30, A&W® mempersembahkan menu AWsome American Nacho Cheezy. Peluncuran menu terbaru  menjadi wujud komitmen A&W®, demi senantiasa menyajikan produk-produk inovatif bagi masyarakat Indonesia.
"sebelumnya kami pernah meluncurkan Cheese Fries pada periode tertentu. "Jelas Pak Suryo Wiratmo, Product Development and Quality Assurance (PDQA) Manager at A&W® Restaurant Indonesia " Kemudian melihat respon dan menyambut antusiasme pelanggan,  maka hari ini dengan senang hati kami menghadirkan kembali Cheese Fries, dalam rangkaian menu Awesome American Nacho Cheese"
Apa saja sih yang ada di menu Awesome American Nacho Cheese?
Cheezy Duo Aroma Chicken Combo
1. Cheezy Duo Aroma Chicken Combo (mulai dari IDR 60.500 - sebelum pajak)
Menu ini terdiri dari ;
- Dua potong Golden & Spicy Aroma Chicken, Cheeze Butter Rice dengan Egg, Potato Chowder Soup, dan RB ukuran biasa.
Saya pribadi langsung terpikat, meihat tampilan  menu yang sungguh menggoda. Hamparan keju meleleh di atas nasi putih, ditimpa bulat telor dengan warna kuning mata sapi di atasnya.
Cheezy Chicken Sandwich Combo
 2. Chicken Sandwich Combo (mulai dari IDR 60.500 - sebelum pajak)
Terdiri dari ;
- Cheezy Chicken sandwich with egg, satu potong spicy aroma Chicken, Potato Chowder Soup dan RB Reguler.
Cheezy Chicken Sandwich Combo, adalah sajian lezat terbuat dari 100% daging dada ayam. Konsumen dijamin puas, ketika menyantap hidangan ini.
Cheezy Double Beef Burger Combo
3. Cheezy Double Beef Burger Combo (mulai dari IDR 60.500 - sebelum pajak)
Menu ini terdiri dari ;
Cheezy Double Beef Burger dengan egg, Spicy Aroma Chicken, Potato Chowder Soup dan RB Reguler.
Membaca dan mendengar kata "double", dalam benak saya terbayang kata "besar/ ganda".  Pun ketika menyaksikan  sendiri, Cheezy Double Beef Burger Combo  seperti mimpi menjadi nyata hadir di depan mata.
(note; Sup pada ketiga menu ini rasanya sangat berbeda dan unik, saya sangat recomended. Begitu kuah soup menyentuh ujung lidah, taste istimewa langsung meresap dengan sensasi "sluppp" Yummy)


Restaurant A&W® dengan sajian cita rasa international, saat ini mengoperasikan lebih dari  240 outlet di Indonesia. Tersebar mulai dari Aceh, Sumatera, Jawa, Kalimatan, Sulawesi, Bali, outlet terbaru ada di Manado. Restaurant A&W® focus pada lokasi yang memadai, sehingga pelanggan terjaga sensasi dalam bersantap.  Setiap menu yang disajikan, diawali dengan riset dan survey pada masyarakat.
"kami bekerjasama dengan Flavour House dan lembaga survey, demi menemukan cita rasa yang pas" Ujar Pak Suryo Wiratmo
Atas upaya maksimal tersebut,  rasanya pantas kalau Restoran A&W® kembali meraih sertifikasi halal dari LPPOM MUI yang ketiga kalinya.
O'ya selain disajikan dalam Paket,  beberapa menu istimewa bisa dinikmati secara Ala Carte.
1. Potato Chowder Soup (mulai dari IDR 11.000 - sebelum pajak)
Cocok bagi anda pecinta sayuran sekaligus sedang diet, menu istimewa ini disajikan tanpa daging.
2. Cheezy Butter Rice (mulai dari IDR 11.000 - sebelum pajak)
Nasi sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia, kini hadir dengan tampilan cantik dan menarik. Selain memiliki aroma keju yang khas, kandungan asupan energinya juga tinggi.
3. American Cheezy Fries (mulai dari IDR 25.000 - sebelum pajak)
Adalah kentang dengan kualitas terbaik, dikreasikan dengan lelehan saus keju impor premium memberi kepuasan menkmati keju.

Suryo Wiratmo, Product Development and Quality Assurance (PDQA) Manager at A&W® Restaurant Indonesia (dokpri)

Suryo Wiratmo sesi wawancara (dokpri)
suasana Media & Blogger Luncheon (dokpri)
Rangkaian menu AWsome American Nacho Cheezy, menjadi pengejawantahan dari filosofi A&W®. Yaitu sebagai wujud, kreativitas tanpa henti yang menjadi pijakan A&W®. Komitmen A&W® Restaurant Indonesia juga, untuk meningkatkan mutu dan inovasi sejalan dengan sertifikasi Halal dari LPPOM MUI.
Perjalanan panjang selama tiga dasawarsa, cukup untuk membuktikan ketangguhan A&W®. Dalam menyajikan pilihan makanan lezat, seperti ayam, burger, kentang goreng keriting, wafel es krim, dan mug root beer mug.  A&W® terbukti sukses meraih kepercayaan dan kepopuleran, memberikan pengalaman kualitas bersantap bagi keluarga Indonesia. (salam)
Gerai AW di Kedoya

Sepotong Kesah dalam Secangkir Kopi


Secangkri Kopi (dokpri)
Pagi belum terlalu sempurna, langkah kaki kecil itu sudah terlampau jauh menjejak. Yu Sukirah nama perempuan tangguh ini, tubuhnya yang kurus ternyata menyimpan tenaga yang perkasa. Dua bongkokkan (ikatan besar) ranting kering, mampu diangkat dengan punggungnya. Dua hari sekali menyusuri jalanan dari sudut hutan dekat rumahnya, menuju pasar desa kecamatan terdekat. Kebiasaan ini sudah dilakukan puluhan tahun, hingga anak gadis satu satunya lulus Sekolah Dasar. Kang Parno sang suami biasanya turut mendampingi, lelaki berkulit legam membawa lebih banyak bongkokan. Sebagai buruh tani Kang Parno terpaksa absen jualan kayu, ketika musim panen padi beranjak datang. Seperti dini hari ini Yu Sukirah berjalan sendiri, karena sang suami musti memetik padi yang sudah menguning.
Kumandang panggilan subuh bergema, penanda saat menghentikan langkah sarat beban. Saat melepas penat ditanggung punggung, menghempas sesak terpendam di dada. Air wudlu membasahi wajah, kaki dan tangan, sejenak menghantar aroma segar. Mukena lusuh terselip antara ranting digendongan, kini membungkus tubuh kurusnya. Menyisakan sebentuk wajah kuyu, dan telapak tangan dengan garis kasar. Menegakkan dua rakaat wajib tiada ditinggal, kecuali saat siklus bulanan sebagai perempuan datang. Shalat adalah hakekat kehidupan, meski hidup seolah berwajah tak ramah. Segala peluh yang ditanggung jatuh, mengalir beriring manik embun dari sudut mata. Serangkaian bacaan bahasa arab imam musholla, didengar sungguh meski tak dimengerti maksudnya. Beruntung doa yang dilantunkan, memakai boso jowo halus yang sangat dipahami. Usai menghadap pemilik kehidupan, ada rasa lega di dada. Perasaan yang tidak bisa diterjemahkan, namun membuat Yu Sukirah terasa berlipat semangat.
Jarak dari musholla ke pasar sudah tak begitu jauh, ditempuh kurang dari setengah kilometer. Maka sambil menunggu langit sedikit terang, satu kelaziman mampir di warung pojok lapangan. Hati pemilik warung yang welas,  pun seluas lapangan bola disamping  tempat jualannya. Bu Sadilah sama sekali tak keberatan, menyediakan ruang untuk Yu Sukirah. Membantu pekerjaan apapun sebisanya, bersama Yu Yem batur*(pembantu) tetap bertahun tahun. Mencuci piring dan gelas kotor, serta menggoreng jajanan dagangan. Hingga semburat sinar pagi muncul, artinya Yu Sukirah musti ke pasar menjual kayunya. Atas kerelaan membantu pekerjaan di dapur, secangkir kopi dan gethuk menjadi upah. Tak ada kamus hitung hitungan bayaran, yang ada ketulusan atas dasar rela dan direlakan. Saat menikmati secangkir kopi, sembari duduk di atas dingklik di sudut dapur.  Adalah momentum istimewa, yang melegakan rasa menghempas sejenak duka. Kalau sedang sepi pengunjung, Bu Sadilah membuka obrolan apa saja. Tak ketinggalan kopi menemani, berada di meja tempat empunya warung.
Kopi (dokpri)
"Piye anakmu Yu.." obrolan dimulai "jadi  ngenger* di mana?" (*ngenger = bekerja sebagai pembantu)
Pertanyaan Bu Sadilah membuat gundah mencuat, hati perempuan kurus seperti terkoyak. Cangkir kopi yang masih panas diraihnya, disruput  langsung beriring satu tarikan nafas panjang. Kopi yang masih penuh uapnya mengepul, menghadirkan wajah Waginem anaknya. Gadis tanggung sedianya ditawari bekerja di warung ini, namun tak kunjung menjawab pertanda menolak.
"mboten ngertos  saya budhe,  wong mau anaknya pengin jadi TKW di Arab" ujarnya berat
Aroma kopi masihlah lekat di indra penciuman, sejanak melumerkan hatinya yang risau. Yu Sukirah perempuan tak berdaya, tetapi perkasa memanggul beban hidupnya. Cawan ceper diraih dituang air kopi, agar panasnya setidaknya sedikit berkurang.  Entah sensasi apa yang dihadirkan dari setiap sesapan, tapi ada satu perasaan yang menjadi lebih ringan. Asap yang mengepul diresapi, dengan mata merem sambil dihirup dalam. Dalam kesahajaan hidup yang utuh, ternyata tak mengambil sepenuh hak untuk sebuah kenikmatan. Kenikmatan yang didapati dengan cara sederhana, melalui secangkir kopi yang dituang di atas cawan kecil.
Kopi di warung Bu Sadilah terkenal enak, yu yem menggoreng sekaligus ndeplok sendiri. Kopi mentah dibeli dari langganan di pasar, hanya warung bu Mitro yang menjual kopi jenis khusus ini. Meski harganya sedikit berbeda, namun rasa yang ditawarkan tentu berbeda juga. Yu Yem yang telaten dan cekatan, menggoreng di atas tungku menggunakan wingko (wajan dari tanah). 
Kopi dibolak balik sampai menghitam, menyemburkan hawa panas di sela sela biji. Setelah  setiap butiran kopi dipastikan matang, dideplok mengunakan lumpang batu. Proses ndeplok perlu beberapa waktu dan kesabaran, sampai butiran demi butiran kopi matang hancur. Langkah selanjutnya serbukan kopi disaring, memakai ayakan dengan lubang tipis. Agar kopi yang dihasilkan dijamin halus, bisa larut dengan air saat disajikan.
"Yu yem,...kapan kapan aku diajari goreng kopi kaya gini yo.."rajuk Yu Sukirah memendam penasaran.
"enak yo rasane,...." senyum Sayem merekah bangga " iyo yu... nanti tak ajari"  
Racikan favorit pelanggan terpenuhi, melalui adonan tangan pemilik warung. Dalam takaran yang terukur, tersaji kopi nasgitel alis panas, legi, kenthel. Dengan aneka pilihan jajanan, membuat secangkir kopi terasa lebih nikmat. Pelanggan kebanyakan bapak bapak sepuh, datang saat malam tiba. Mereka membincangkan keseharian dengan gayeng, ditemani secangkir kopi Bu Sadilah. Penjual sayuran atau blantik sapi, hadir biasanya sebelum subuh. Cita rasa kopi warung ini tersebar, melalui cara efektif yaitu mulut ke mulut.
Bu Sadilah adalah generasi pemula, sedikit memendam gundah seperti Yu Sukirah. Anak mbarepnya sudah bekerja di Mojokerto, sedang ragilnya kelas dua SMA di Magetan. Kedua anaknya tak ada yang tertarik, meneruskan warung rintisan ibunya.
Ada kesah yang serasa turut tertuang, beriring kucuran kopi diatas cawan. Semerbak aroma kopi yang menyentuh ujung hidung, merampas sedikit kepedihan yang ditanggung. Dua perempuan berbeda kelas, dengan cita rasa kopi yang sama. Saling gudo roso (berbagi perasaan) yang hinggap, meski dengan sudut pandang sendiri sendiri.
Satu sruputan kopi ditingkah potekan gethuk, mengganjal perut Yu Sukirah yang nyaris keroncongan. Wejangan Budhe Sadilah yang mengalir, membuat kenikmatan kopi semakin paripurna. Secangkir kopi tak lagi sekedar secangkir kopi, tetapi menjelma sebuah perhatian dan ruang lapang.  
Yu Sukirah datang dua atau tiga hari sekali, bergilir jualan ranting kayu di desa lain. Sehingga ke warung Budhe Sadilah, menjadi pengobat rindu pada secangkir kopi. Selain menjaga diri atas rasa sungkan, kalau terlalu sering mampir.
"memang maunya anak sekarang sudah beda" celetuk budhe Sadilah "penginnya dapat duit gedhe"
Tak gamblang maksud kalimat Budhe Sadilah, bisa jadi mewakili perasaannya sendiri juga. Yu Sukirah hanya diam mendengarkan, tak tahu musti menjawab dengan kalimat apa. Dirinya seperti berada dipersimpangan, antara melepas dan menahan Wagiyem. Anak wedhok satu satunya, kalau sudah punya kemauan cukup keras hati. Apalagi setelah melihat teman semasa SD, menjadi TKW pulang membawa perhiasan dan duit banyak. Tapi Yu Sukirah justru mengedepankan rasa khawatir, ketika mendengar berita TKW disiksa majikan, atau pulang tinggal nama.
Secangkir kopi dengan aroma tak terkira, sejenak telah mengusir kesahnya. Sruputan demi sruputan dilalui, menemani sepotong pagi yang ke entah. Mengelupas rasa tak menentu, namun tak ada pilihan kecuali dijalani. Secangkir kopi meninggalkan residu pekat, sepekat kebimbangan batinnya. Secangkir kopi mengandung banyak hal, kadang sama sekali tak dipahami perempuan setangguh Yu Sukirah.
"Budhe nuwun sewu langitnya sudah terang, kulo pamit dulu" ujarnya sambil berkemas.
"Yo yu, sing ati ati" balas pemilik warung.
foto dipinjam dari http://slametriyadi.com

Kerekatan batin dua perempuan ini, terjalin erat melalui secangkir kopi. Aromanya yang ngangeni, menjadi hak siapa saja mengecap tanpa memandang kasta. Langkah kaki yang sempat berat, mendadak menjelma ringan sarat semangat. Secangkir kopi telah mengalirkan energi, bersama kelapangan hati pemilik warung. Meskipun beban tetaplah beban, yang tak diketahui akan kemana bermuara. Bayangan Waginem disimpannya, menjemput keringat demi keringat untuk dibawa pulang nanti siang.  

Kamis, 29 Oktober 2015

Wendy's ; Persembahan Menu Standart Internasional


Aneka Menu di Wendy's (dokpri)

Gaya hidup di kota besar, biasanya berbanding lurus dengan lingkungan pergaulan. Kaum urban lazimnya tak pernah mau ketinggalan, selalu up date baik dalam berpenampilan (baca; busana), aksesoris,  gadget, tempat nongkrong, apalagi makanan. Tak mengherankan, kalau tempat seperti Mall berkelas, Butik, Bioskop, Cafe, Restaurant, rasanya tak pernah sepi pengunjung. Fenomena yang berlangsung, menjadi peluang semua sektor bisnis berlomba. Satu kata kunci agar bisa survive, yaitu bersaing agar mendapat tempat di hati konsumen. Persaingan yang sehat musti dibarengi dengan inovasi produk, agar konsumen betah dan selalu penasaran.
Rabu siang di Gerai Wendy's Senayan City, food blogger secara khusus diundang. Dalam rangka launching dua menu pilihan spesial, yang pasti berbeda dari lainnya. Kalau mulai penasaran, baca artikel ini sampai tuntas ya :)
Wendy's Senayan City (dokpri)
Siapa tak kenal  Wendy's
Saya yakin masyarakat sudah tidak asing, dengan brand ternama dari restaurant cepat saji ini.  Restaurant  yang didirikan Dave Thomas pada 1969 di Columbus Ohio,  sudah hadir di Indonesia sejak 1991. Sang Founder sangat  memprioritaskan kualitas, dengan menggaungkan slogan "Quality Is Our Recipe"
Wendy's menyajikan berbagai varian beef burger, dengan signature produknya Premium Single Beef Burger.
Apa itu "Premium Single Beef Burger"?
Yaitu, Burger dengan kaizer premium bun, premium Australian beef dan toping sayuran segar. Selain itu terdapat burger ayam favorit konsumen, yaitu "Grilled Chicken Burger" disajikan dengan 100% potongan dada ayam panggang ukuran besar dan juicy.
"Sesuai filosofi -Wendy's Never Cuts Corner- maka hasil terbaik dipersembahkan untuk kepuasan konsumen" jelas Ibu Inggrid Gani, Marketing Manager Wendy's Indonesia "Dave Thomas tidak mau mengambil jalan pintas untuk produknya, selalu berusaha untuk menghasilkan yang maksimal"
Pernyataan Ibu Inggrid bisa dibuktikan, dengan burger berbentuk kotak sebagai simbol bahwa konsumen berhak mendapat lebih dari yang dibayarkan. Khusus kentang bisa diperhatikan, kulitnya sengaja dibiarkan menempel. Sebagian besar bahan masih diimpor, semua semata-mata demi mempertahankan kualitas.
" Justru nutrisi kentang ada pada kulitnya " jelas Mbak Amy Sapta dari Wendy's
Kerja keras selama ini cukup terasa, terutama saat konsumen berpikir tentang restaurant cepat saji berkualitas. Maka  seketika  yang terucap adalah nama Wendy's, sekaligus menancap di benak konsumen.
-o0o-
Wendy's  memperkenalkan pilihan menu bagi anda, masih diolah dari daging sapi sebagai bahan utama. Daging Burger dijamin 100% daging sapi murni impor dari Australia, dipanggang pada suhu 350 derajad F  sehingga taste Juicy  terasa saat penyajian.  Demi konsumen pula, Wendy's Indonesia mempersembahkan dua variasi menu pilihan cocok untuk segala usia bertema " 100 % Australian Beef ".
Hot 'N Juicy Single Beef Burger (dokpri)
- Hot 'N Juicy Single Beef Burger
Wendy's menyajikan 90 gram beef patty, roti premium kaizer, bersama sayuran selada, tomat, bawang bombai, acar timun ditambah saus mayones. Single Beef Burger yang diolah istimewa, berpadu dengan kentang goreng dan minuman ( jenis minuman bisa dipilih). Konsumen bisa menikmati paket ini, cukup membayar Rp. 36.363,-
Beef Blackpepper Rice (dokpri)
 - Beef Blackpepper Rice
Selain menu pertama diatas, ada pilihan kedua dimodifikasi dengan makanan pokok masyarakat Indonesia. Menu ini adalah daging sapi 100% murni impor dari Australia dilumuri saus lada hitam, disajikan dengan nasi, salad dan minuman (jenis minuman bisa dipilih). Bagi anda yang sudah penasaran dan tergoda, cukup membayar Rp 31.818,-
Baked Potato (dokpri)
Selain dua menu package, Wendy's  masih memiliki sajian andalan. Yaitu Baked Potato, atau kentang panggang dengan lumuran keju atau toping lainnya. Ada juga Beef Chili Soup yamg dimasak 4 jm untuk pengolahannya, sehingga rendah lemak namun kaya serat fiber).
---- ----- -----
Suasana Wendy's Sency (dokpri)
O'ya kawan's ada kabar baru,  Wendy's Indonesia saat ini berada satu group dengan Trans Corp. Seperti kita ketahui bersama, Trans Corp perusahaan raksasa yang membawahi, perusahaan media, perbankan, pusat perbelanjaan, hotel dan lain sebagainya.
"Bagi pemegang kartu Bank Mega mendapat discount 25 % - 50%" jelas ibu Inggrid.
Khusus Indonesia Restaurant Wendy's sudah menyebar, Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Malang, Semarang, Jogjakarta, Bali,  Medan, Makasar, Manado.
"Baru-baru ini Wendy's buka gerai di Balikpapan" jelas Bu Inggrid.
Mumpung dua Paket perkenalan masih fresh, jangan sampai anda tidak menikmati kelezatannya. Segera datang ke gerai Wendy's terdekat, pesan Hot 'N Juicy Single Beef Burger atau Beef Blackpepper Rice. Layanan pesan antar juga tersedia, anda cukup telepon di nomor 1500063 (salam)